24 C
Padang
Senin, Oktober 25, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Kenali Ciri dan Dampak Korban Cyber Bullying, Ini Kata Akademisi UNP
K

Kategori -
- Advertisement -

Padangpariaman,BeritaSumbar.com, — Ciri-ciri korban bullying antara lain, tidak ingin bersekolah, perubahan mendadak dengan cara bicara, pengaduan berulang secara fisik, sering menangis, dan menarik diri dari pergaulan.

Hal itu disampaikan Dosen Universitas Negeri Padang, Desri Nora saat menjadi narasumber dalam webinar Literasi Digital yang digelar Kemenkominfo RI di Kabupaten Padangpariaman, Kamis (19/8) lalu.

Menurut Nora, Dampak korban cyber bullying meliputi, ketakutan bertemu teman, merusak emosi dan psikologis, dipermalukan, merasa terisolasi, kecewa dengan diri sendiri, paranoid, kehilangan kepercayaan diri, susah tidur, stress, dan depresi.

“Cara mencegah terjadinya cyber bullying ialah, tidak memberikan akses internet di kamar anak, komunikasi yang baik, tidak menanggapi pelaku, serta simpan bukti dan laporkan,” tegasnya.

Sementara itu, Strategic Marketing Spesialist, Kevin Sutedja menjelaskan literasi digital merupakan pengetahuan serta kecakapan pengguna dalam memanfaatkan media digital, seperti alat komunikasi, jaringan internet, dan sebagainya.

“Marketplace merupakan pihak perantara yang mengakomodasi pihak penjual dan pihak pembeli di dalam dunia maya. Situs marketplace akan menjadi layaknya pihak ketiga dalam transaksi online dengan menyediakan fitur penjualan serta fasilitas pembayaran yang aman. Marketplace sendiri bisa diartikan sebagai suatu department store-nya online store. Contoh marketplace, seperti Lazada, Shopee, Zalora, Blibli, dan Tokopedia,” jelasnya.

Pemateri lain webinar itu, Dosen Universitas Multimedia Nusantara, Sari Monik Agustin membahas data pribadi sebagai data perseorangan tertentu yang disimpan, dirawat, dan dijaga kebenaran serta dilindungi kerahasiaannya. Aspek-aspek yang diperhatikan dalam keamanan data pribadi, meliputi aspek filosofis, aspek legalitas, serta aspek penegakan hukum.

“Aspek penegakan hukum, gugatan perdata pasal 26 ayat 2 UU ITE, penggunaan data pribadi melalui media elektronik tanpa persetujuan yang bersangkutan maka dapat diajukan gugatan atas kerugian,” katanya.

Kepala SMAN 1 Ulakan Tapakis, Afniati membahas cara memperkuat karakter generasi bangsa, antara lain penguatan pemahaman wawasan kebangsaan.

“Pemahaman wawasan kebangsaan dapat ditingkatkan melalui pembelajaran berbasis pemanfaatan literasi digital,” katanya.

Webinar diakhiri oleh MC dan Influencer dengan Followers 14,9 ribu, Leoni Angela yang menyimpulkan hasil webinar dari tema yang sudah diangkat oleh para narasumber.(rel)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img