28.4 C
Padang
Rabu, Agustus 4, 2021
Beritasumbar.com

Kemenangan Semu Idul Fitri
K

Kategori -

Waktu masih kanak-kanak dulu di kampung sangat terasa bahwa hari lebaran adalah hari kemenangan buat anak-anak yang berpuasa walau belum wajib karena belum akil baligh. Ada orang tua yang memberi hadiah khusus kepada anak-anak mereka yang mampu berpuasa sebulan penuh atau yang mampu berpuasa beberapa hari atau bahkan puasa sampai tengah hari. Tidak ada orang tua yang kasihan melihat anaknya menahan lapar karena itu adalah perintah Allah, malah bangga dengan sudah mendidik anak untuk menjalankan ibadah.

Latihan berpuasa sejak dini tersebut tentunya sangat baik untuk menanamkan nilai puasa kepada anak-anak, menahan lapar dan haus serta menahan dari yang dapat membatalkan puasa. Kemampuan menahan diri atau hawa nafsu dari makan dan minum serta ucapan dan perbuatan tidak baik tersebut diharapkan akan menjadi kebiasaan untuk seterusnya.

Sesuai dengan makna Idul Fitri yaitu kembali suci atau sering juga dikatakan sebagai hari kemenangan, karena menang melawan hawa nafsu dan  melawan segala hal yang dapat membatalkan puasa.

“Kemenangan terbaik bukanlah berhasil mengalahkan musuh terbaik tetapi berhasil mengalahkan keinginan terburuk~dm

Hikmah utama dari berpuasa adalah menahan makan dan minum serta semua yang dapat membatalkannya karena ketaatan kepada Allah dan ikut merasakan lapar atau peduli kepada orang yang lapar. Sehingga orang-orang yang puasanya benar-benar dijalankan dengan baik seharusnya bertambah taat dan bertambah dapat mengendalikan atau menahan diri dari perbuatan tidak baik serta makin peduli dengan orang lain.

Namun akhir-akhir ini ada beberapa hal yang terasa janggal di tengah umat islam bangsa ini,  misalnya konsumsi bahan makanan masyarakat justru meningkat berkali-lipat pada saat bulan Ramadhan. Artinya secara umum jumlah atau mungkin juga jenis makanan yang dimakan per umat bertambah banyak walaupun waktu makannya terbatas pada saat berbuka dan makan sahur saja. Begitu juga dengan tindakan kejahatan atau pelanggaran hukum dan aturan. Mengumbar fitnah atau hoax atau ujaran kebencian juga sepertinya tidak berkurang pada bulan Ramadhan ini. Dari pemberitaan atau dari media sosial juga kita baca tentang beberapa orang yang ditangkap karena telah melanggar UU ITE setelah memposting fitnah atau hoax atau ujaran kebencian di akun media sosial mereka. Anehnya mereka yang melanggar UU ITE ini ada yang berprofesi sebagai aparatur sipil Negara atau disingkat ASN, ada yang berpendidikan tinggi yang seharusnya bisa jadi teladan. Begitu juga dengan kejahatan tingkat tinggi yang sering disebut kejahatan kerah putih. Beberapa hari yang lalu ketika sedang berpuasa ada bupati yang ditangkap dalam operasi tangkap tangan disingkat OTT karena korupsi atau jual beli jabatan, yang berarti sang bupati tidak mampu menahan hawa nafsunya. Itu baru contoh-contoh besar yang terangkat atau viral ditengah masyarakat dan tentunya kejadian-kejadian lain yang tidak sesuai dengan hikmah berpuasa juga cukup banyak.

Dengan demikian bisa dikatakan hikmah menahan atau hikmah ibadah tidak sepenuhnya dipahami dan dijalankan serta dijadikan momentum menahan dan mengendalikan hawa nafsu. Makanya tidak salah jika kita lihat fenomena bertambahnya jumlah jamaah haji dan umroh dari Indonesia tidak berbanding lurus dengan kepatuhan terhadap hukum Allah dan hukum dunia. Seharusnya semakin banyak ibadah seseorang dan semakin banyak jumlah orang yang beribadah maka interaksi ditengah masyarakat semakin mencerminkan masyarakat yang religius. Apalagi dikatakan bahwa “ibadah mencegah perbuatan keji dan mungkar”.

Sehingga tidak salah hasil penelitian atau survey Maarif Institute yang menyimpulkan bahwa kota yang paling islami atau agamais di Indonesia adalah kota Denpasar. Karena nilai islami seperti kejujuran, keteraturan, menghormati orang lain dan sebagainya dominan adanya di kota Denpasar dibandingkan kota lainnya di Indonesia.

Kita tahu bahwa Nabi Adam dan Siti Hawa terlempar ke Bumi dari surga adalah karena tidak mampu melawan godaan iblis atau tidak mampu mengendalikan nafsu keinginan untuk memakan buah koldi. Artinya besar sekali kerugian yang akan dialami jika tidak mampu mengendalikan hawa nafsu keinginan terhadap sesuatu yang dilarang oleh Sang Pencipta Langit dan Bumi.

Penjelasan tentang Kemenangan semu Idul Fitri ini dapat juga ditonton di akun youtube DM Channel

Semoga tulisan ini dapat menginspirasi pembaca untuk kembali kepada nilai-nilai agama yang sesungguhnya sehingga dapat menjadikan nilai-nilai ibadah sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Jakarta, 12 Mei 2021

Dedi Mahardi

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Mewujudkan Zona Integritas, Kakankemenag Lakukan Pembinaan ASN

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,_Selesai acara Pelantikan Pejabat dan Serah Terima Jabatan Kepala Seksi Penmad Kankemenag Kota Padang Panjang, acara dilanjutkan dengan Pembinaan ASN dilingkungan Kemenag Kota Padang Panjang tentang Zona Integritas (ZI) oleh Kakankemenag H.Gusman Piliang didampingi oleh Kasubbag TU H. Bustami di Aula Kankemenag, Senin, (02/08/2021)
- Advertisement -

23 Positif Covid-19 Dan 8 Bebas Isolasi Di Payakumbuh

Payakumbuh - Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh kembali mengumumkan terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 yang hasil swabnya keluar Senin (02/08) sebanyak 23 orang dan delapan bebas isolasi.

MTsN 5 Padang Pariaman Gelar Kegiatan Madrasah Berbagi di Momen Idul Adha.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- "Bahagia itu bersama, bukan sendiri. Senang itu bersama, bukan sendiri. Bahagia itu sesungguhnya sederhana, ketika digapai bersama". Itulah ungkapan yang terucap, oleh Dra. Lismaini Amir, M.Si. Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman, ketika disambangi awak media di ruang kerjanya usai penyerahan bantuan paket sembako kepada beberapa murid-muridnya.
- Advertisement -

Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Padang Panjang Barat Terlaksana

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_ Setelah Sukses Penandatangan Kontrak Pembangunan Gedung Kelas Baru MTsN Kota Padang Panjang dua hari yang lalu di Mushalla Kampus II MTsN Kota Padang Panjang, kembali dilaksanakan Penandatangan Kontrak Pembangunan Balai Nikah dan Manasik Haji Kecamatan Padang Panjang Barat antara Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kankemenag Kota Padang Panjang dengan Pemenang Tender dan Pengawas yang disaksikan oleh Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat,

Mahasiswa KKN Unand Padang Lakukan kegiatan bagi-bagi masker dan hand sanitizer buatan sendiri.

Payakumbuh,BeritaSumbar.com, - Sebanyak 18 mahasiswa Universitas Andalas Padang angkatan 2018 yang dari berbagai jurusan melaksanakan bakti masyarakat di kelurahan Bulakan Balai Kandi kecamatan Payakumbuh Barat Kota Payakumbuh.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kuliah Daring, Belajar Sambil Bekerja Di Masa Pandemi

Penerapan Kuliah Daring berawal sejak pandemi Covid-19 pada bulan Maret tahun 2020 di Indonesia, dimana segala aktivitas perkuliahan di lakukan melalui Program Daring, adapun beragam fitur media sosial di gunakan untuk bertatap muka guna kegiatan tersebut antara lain ; Zoom Meeting, Google Meet, WAG, E-Learning,serta aplikasi media lainnya.

Mengenal Politik Praktis & Pragmatisme

Dalam praktik perebutan maupun mempertahankan sebuah kekuasaan Politik Praktis dan Pragmatisme seolah menjadi dua hal yang sulit dipisahkan, khususnya di negara Demokrasi seperti Indonesia.

Filosofi Lidi

Dari filosofi pohon kelapa yang sangat banyak manfaatnya, bahkan hampir seluruh bagian tanaman kelapa tersebut memberi manfaat untuk kehidupan manusia. Manusia sebagai makhluk yang paling sempurna tentu seharusnya juga memberi manfaat dan berperan menjaga bumi dan lingkungan setelah mengambil manfaat untuk kehidupan. Sesuai juga dengan perintah Tuhan dalam ajaran agama bahwa tujuan Tuhan menurun-kan manusia ke muka bumi ini adalah untuk beribadah dan berbuat yang bermanfaat.

Raih Keridhaan Allah melalui Etos Kerja

Dalam Manajemen Pendidikan Islam, etos kerja (semangat/motivasi kerja) dilandasi oleh semangat beribadah kepada Allah Swt. Maksudnya, bekerja tidak sekedar memenuhi kebutuhan duniawi melainkan juga sebagai pengabdian kepada Allah Swt,

Rugi Rasa Untung

Apakah beberapa fenomena terbalik yang terjadi ditengah masyarakat bangsa ini atau mungkin juga ditengah masyarakat dunia adalah pertanda bahwa kiamat sudah dekat ? Wallahu a’lam bishawab hanya Allah pencipta langit dan bumi yang tahu persis.

Mengatur Konflik dengan Teknik Mind Mapping

Konflik. Ketika kita mendengar kata itu, kebanyakan orang akan membayangkan seperti perang, rusuh, gontok-gontokan, atau orang yang berkelahi antarkampung. Tidak, sebenarnya konflik bisa dimulai dari sesuatu yang kecil. Kalau menurut psikologi, konflik itu bisa dimulai dari ketika kita merasa ada perbedaan, entah perbedaan pendapat atau perasaan tentang sesuatu hal.

DPW PTPI Sumbar Buka Bimbel & Bimtes CPNS 2021 Online

Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Trainer Profesional Indonesia Wilayah Sumatera Barat (DPW PTPI Sumbar) resmi membuka kegiatan Bimbingan Belajar (BIMBEL) dan Bimbingan Test CPNS 2021...

BUMN Berburu di Kebun Binatang

Sangat menarik menyimak perjalanan PT POS Indonesia sebuah perusahaan BUMN yang pionir dalam bidang jasa pengiriman barang dan serta pengiriman uang dalam bentuk wesel.

Kita Pancasila

Bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki komitmen dan memahami buah pemikiran dan cara pandang hidup yang disarikan para pendiri bangsa. Mereka telah membuat rumusan atau intisari yang digali dari jiwa bangsa ini, dari ruh bangsa ini, dari sikap hidup bangsa ini, yang berbhineka dan penuh nilai-nilai luhur.

Menanamkan Pendidikan Karakter Kepada Anak Sejak Dini

Pendidikan karakter memiliki peranan penting dalam dunia pendidikan dan sangat menarik untuk diteliti, terutama karena pendidikan karakter berorientasi pada pembentukan karakter siswa.
- Advertisement -