30 C
Padang
Kamis, Agustus 5, 2021
Beritasumbar.com

Janji Jokowi Soal HAM, Pollycarpus Malah Bebas Bersyarat?
J

Kategori -

Presiden Joko Widodo (Jokowi), pernah mengatakan tatkala belum dilantik, akan membentuk pengadilan ad hoc untuk menangani perkara pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM). Ini sebagai bukti keseriusan Jokowi untuk menyelesaikan kasus pelanggaran HAM di negeri ini.

Langkah ini akan diambil pemerintah lantaran banyaknya kasus pelanggaran HAM yang tidak selesai hingga saat ini. Mulai dari peristiwa 1965, Mala Petaka Lima Januari (Malari), Talangsari, tragedi 1998, termasuk pembunuhan aktivis pembela HAM, Munir Said Thalib belum juga terpecahkan.

Pernyataan tersebut kemudian direkam oleh publik sebagai janji Jokowi saat aktif berkampanye. Bahkan, hal itu pun telah dimasukkan dalam agenda pembahasan tim transisi Jokowi untuk selanjutnya menjadi agenda prioritas pemerintah.

Deputi tim transisi yang saat ini menjabat sebagai Menteri Sekretaris Kabinet (Seskab) Andi Widjajanto kala itu mengatakan pihaknya telah menerima sejumlah data terkait kasus pelanggaran HAM dari Komnas HAM. Data tersebut memuat cukup rinci ihwal pelanggaran HAM.

Menurut Andi, pemerintah akan menyelesaikan kasus tersebut baik melalui jalur yudisial dengan membentuk pengadilan ad hoc HAM maupun jalur non-yudisial. Jalur non-yudisial akan ditempuh untuk beberapa kasus seperti peristiwa Madiun 1948, peristiwa 30 September 1965, serta penembakan misterius.

Alasannya, baik korban maupun pelaku di tiga peristiwa ini sudah tidak ada dan hanya tersisa keluarganya saja. Untuk itu, negara melalui presiden akan meminta maaf kepada para keluarga korban dan membentuk forum rekonsiliasi.

“Jadi presiden mendatang, atas nama negara akan meminta maaf kepada keluarga korban,” kata Andi saat itu.

Tetapi, pernyataan tersebut tampaknya hanya menjadi pemanis bibir di awal pemerintahan Jokowi. Pasalnya, di masa awal bekerja, Jokowi ternyata justru memberikan kesempatan kepada terpidana kasus pembunuhan Munir, Pollycarpus, meski tidak murni.

Per tanggal 28 November 2014, Pollycarpus dapat kembali merasakan segarnya udara bebas di luar LP Sukamiskin. Pemerintah menyatakan masa tahanan Pollycarpus sudah selesai, sehingga dia dinyatakan bebas bersyarat.

Hal ini membuat publik tercengang. Bagaimana tidak? Di saat banyak dorongan agar kasus Munir diungkap, Jokowi justru mengambil langkah yang bertolak belakang.

Peneliti pada Lembaga Studi dan Advokasi Masyarakat (ELSAM) Wahyudi Djafar menyayangkan kebijakan yang diberikan Jokowi kepada Pollycarpus. Dia menilai pemerintahan Jokowi mirip dengan pemerintahan SBY, tidak serius menyelesaikan kasus pelanggaran HAM.

“Bisa dianalogikan untuk kasus korupsi pemerintah memberikan perhatian begitu besar, tapi kenapa di kasus serius seperti ini pemerintah tidak melakukan hal yang sama,” ujar Wahyudi saat berbincang dengan merdeka.com, Sabtu (29/11).

Wahyudi mengaku cukup khawatir dengan pemberlakuan pembebasan bersyarat ini. Ini dapat menjadi preseden buruk bagi pemerintahan Jokowi di mata publik.

Padahal, sebenarnya publik memiliki harapan begitu besar agar seluruh kasus pelanggaran HAM, termasuk di dalamnya kasus terbunuhnya Munir dapat terungkap di bawah rezim Jokowi. Jika untuk kasus Munir saja tidak selesai, menurut Wahyudi, kasus lain pun tampaknya juga akan bernasib sama.

“Kasus Munir relatif baru. Kalau ini tidak selesai, kecil kemungkinan kasus lain dapat terungkap,” tuturnya.

(Ahmad Baiquni/merdeka)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Mewujudkan Zona Integritas, Kakankemenag Lakukan Pembinaan ASN

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,_Selesai acara Pelantikan Pejabat dan Serah Terima Jabatan Kepala Seksi Penmad Kankemenag Kota Padang Panjang, acara dilanjutkan dengan Pembinaan ASN dilingkungan Kemenag Kota Padang Panjang tentang Zona Integritas (ZI) oleh Kakankemenag H.Gusman Piliang didampingi oleh Kasubbag TU H. Bustami di Aula Kankemenag, Senin, (02/08/2021)
- Advertisement -

Iskandar Fuaddin Pimpin Tapak Suci 140 Tanah Datar

TANAH DATAR, - Ketua Pimpinan Wilayah XIV Sumatera Barat Jel Fathullah melantik Pengurus Pimpinan Daerah Tampak Suci Putera Muhammadiyah 140 Tanah Datar periode 2019 - 2024, Minggu (1/8) di aula kantor bupati di Pagaruyung.

Backdrop Pemimpin Birokrasi

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 8/1000 “Backdrop Pemimpin Birokrasi” Kali ini, kita berbincang tentang “backdrop” atau latar belakang penampilan seorang pemimpin birokrasi yang merujuk...
- Advertisement -

Instruksi Gubernur Sumbar Dalam Memperingati HUT ke-76 Kemerdekaan RI

Padang,BeritaSumbar.com,-Gubernur Sumatera Barat secara resmi menginstruksikan jajaran pemerintahan dan seluruh masyarakat di Sumbar untuk turut serta dalam peringatan HUT Kemerdekaan ke-76 RI.

BNPT dan YHPB bersama Pemuda-Mahasiswa Berikan Bantuan pada Mahasiswa Perantauan dan Masyarakat Terdampak Covid-19

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) bekerjasama dengan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) membuat gerakan bakti sosial, bertajuk ‘Pemuda dan Mahasiswa Bergerak untuk Indonesia Harmoni: Bakti Sosial kepada Mahasiswa Perantauan se-Indonesia di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek), dan masyarakat terdampak pandemi Covid-19’.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Mewujudkan Zona Integritas, Kakankemenag Lakukan Pembinaan ASN

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,_Selesai acara Pelantikan Pejabat dan Serah Terima Jabatan Kepala Seksi Penmad Kankemenag Kota Padang Panjang, acara dilanjutkan dengan Pembinaan ASN dilingkungan Kemenag Kota Padang Panjang tentang Zona Integritas (ZI) oleh Kakankemenag H.Gusman Piliang didampingi oleh Kasubbag TU H. Bustami di Aula Kankemenag, Senin, (02/08/2021)

23 Positif Covid-19 Dan 8 Bebas Isolasi Di Payakumbuh

Payakumbuh - Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh kembali mengumumkan terjadinya penambahan kasus positif Covid-19 yang hasil swabnya keluar Senin (02/08) sebanyak 23 orang dan delapan bebas isolasi.

Backdrop Pemimpin Birokrasi

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 8/1000 “Backdrop Pemimpin Birokrasi” Kali ini, kita berbincang tentang “backdrop” atau latar belakang penampilan seorang pemimpin birokrasi yang merujuk...

BNPT dan YHPB bersama Pemuda-Mahasiswa Berikan Bantuan pada Mahasiswa Perantauan dan Masyarakat Terdampak Covid-19

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Republik Indonesia (BNPT RI) bekerjasama dengan Yayasan Harmoni Pemersatu Bangsa (YHPB) membuat gerakan bakti sosial, bertajuk ‘Pemuda dan Mahasiswa Bergerak untuk Indonesia Harmoni: Bakti Sosial kepada Mahasiswa Perantauan se-Indonesia di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek), dan masyarakat terdampak pandemi Covid-19’.

MTsN 5 Padang Pariaman Gelar Kegiatan Madrasah Berbagi di Momen Idul Adha.

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- "Bahagia itu bersama, bukan sendiri. Senang itu bersama, bukan sendiri. Bahagia itu sesungguhnya sederhana, ketika digapai bersama". Itulah ungkapan yang terucap, oleh Dra. Lismaini Amir, M.Si. Kepala Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 5 Padang Pariaman, ketika disambangi awak media di ruang kerjanya usai penyerahan bantuan paket sembako kepada beberapa murid-muridnya.

MENUJU MEJA MAKAN

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 5/1000cerita Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)IV-e Kembali ke meja makan, pernah menjadi “trendy topic” pada tahun...

8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru

Cerita Berseri, Seribu Asa untuk Bahagia #Seri 4/1000 cerita “8 Fungsi Keluarga: dengan Kacamata Baru” Oleh : H. Nofrijal, MA Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Sebutan 8...

Pohon Kebahagiaan, Watering..

Cerita Berseri: Seribu Asa untuk Bahagia Seri 3/1000 Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA) IV-e Di hamparan hijau sawah yang subur, sumber pengairannya berasal dari banyak penjuru mata...

Tua, dalam Keajaibannya (Miracle Life)

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 2/1000 Cerita Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama (PUMA)/IV-e Kita semua berhak tahu…! Sebuah penelitian besar di Amerika Serikat menemukan bahwa: Usia...

Ada Temaram di Pintu Aging

Cerita Berseri: Seribu Cerita untuk Bahagia Seri 1/1000 “Ada Temaram di Pintu Aging” Oleh : H. Nofrijal, MA  Penyuluh Keluarga Berencana Ahli Utama/IV-e Sudah biasa dan terbiasa ada kata-kata...
- Advertisement -