Tanah Datar,BeritaSumbar.com,-Danau Singkarak adalah salah satu objek wisata andalan provinsi Sumatera Barat.Danau dengan luas 107,8 KM², yang menjadikannya sebagai danau terluas kedua di Pulau Sumatera setelah Danau Toba, memiliki potensi ikan khasnya yang dikenal dengan nama Ikan Bilih. Selain itu pemanfaatan air danau juga menjadi faktor penting dalam keberlangsungan PLTA Danau Singkarak.

Indahnya pemandangan di sekitar danau singkarak, memang menarik banyak pengunjung untuk datang menyaksikannya, namun kondisi kebersihan Danau dari sampah tentunya menjadi ancaman sendiri, hal inilah yang mendorong Pemerintah Nagari Padang Laweh Malalo untuk melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan sampah di Danau Singkarak.

Danau Singkarak semakin mendapat perharian khusus oleh pemerintahan pusat setelah kegiatan “Aksi Bersih Danau Singkarak” dilaksanakan oleh pemerintahan Nagari Padang Laweh Malalo kec. Batipuh Selatan kab. Tanah Datar, Minggu (14/7/2019).

Sebagai nagari yang terletak di pantai barat danau Singkarak, pemerintahan Nagari Padang Laweh Malalo merasa bertanggung jawab untuk melestarikannya.
Kasmir selaku ketua panitia menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai permulaan dari gerakan lainnya. “secara umum kegiatan ini melebihi ekspetasi kami dari panitia.Walaupun masih terdapat kekurangan, tapi sebagai anak nagari kami sangat bangga dengan capaian ini. Tinggal bagaimana tindak lanjutnya kedepan.” imbuhnya.

Sementara dalam sambutannya Akhyari Sutan Caniago wali nagari Padang Laweh Malalo menyampaikan bahwa permasahan danau singkarak tidak bisa selesai oleh satu nagari saja. “kami hanya mencoba memulai dan mengkampanyekannya. Saya berharap kegiatan ini bisa menjadi gerakan yang lebih besar, kalau bisa langsung melibatkan masyarakat nagari lainya di seluruh wilayah pinggir danau Singkarak.”

Akhyari sangat senang dengan semangat masyarakat dan anak nagari Malalo Tigo Jurai dalam aksi ini. ” ini membuktikan bahwa masyarakat kami peduli dengan danau Singakarak.” lanjutnya

Menambahkan, Kepala Dinas Perkim dan LH Kab. Tanah Datar, Ir. Desi Trikorina berharap agar program ini berkelanjutan.” dalam minggu ini kita akan melaksanakan pelatihan pengolahan sampah di sini, agar bank sampahnya bisa berjalan dengan segera.” beliau juga menjanjikan akan membantu peralatan dengan catatan bank sampah di nagari Padang Laweh Malalo bisa berjalan maksimal.

Kegiatan ini dihadiri oleh Direktoral pencemaran air serta Direktoral Pengendalian Sampah Kementerian LHK dan berbagai komunitas pemerhati lingkungan baik lokal maupun nasional. (Ikaf/imam).

loading...