25 C
Padang
Monday, November 30, 2020
Beritasumbar.com

‘Hari Kemerdekaan Indonesia’ Versi Belanda 27 Desember 1949
&

Kategori -

Dalam sehari, 27 Desember 1949, 3 upacara penyerahan kedaulatan dari Belanda ke Indonesia digelar. Pertama, di Amsterdam, tepatnya di Istana Op de Dam. Wakil Presiden sekaligus perdana menteri, Mohamad Hatta memimpin delegasi Indonesia dalam Konferensi Meja Bundar (KMB).

“Kedua negara (Belanda dan Indonesia) tak lagi saling berlawanan, kini kita berdiri berdampingan,” kata Ratu Belanda Juliana kala itu, sesaat setelah naskah penyerahan kedaulatan ditandatangani.

Bung Hatta yang bicara Bahasa Indonesia dalam sebuah pertemuan KMB menekankan pentingnya penyelesaian damai konflik dua negara. “Empat tahun lamanya rakyat kita timbal balik hidup dalam persengketaan, karena merasa dendam di dalam hati … Bangsa Indonesia dan Bangsa Belanda, kedua-duanya akan mendapat bahagianya. Anak cucu kita, angkatan kemudian akan berterima kasih pada kita,” kata dia.

Sementara itu di Istana Negara, Jakarta, penyerahan kedaulatan dilakukan antara wakil tinggi mahkota Belanda di Indonesia Tony Lovink dan Sri Sultan Hamengku Buwono IX, sebagai wakil perdana menteri.

Setelah penandatanganan itu, Sultan dan Tony Lovink keluar, berdiri di depan Istana. Di sana bendera Belanda diturunkan lalu. “Sebentar terdengar sorakan, tapi segera berhenti,” demikian diungkapkan Herman Burgers, tentara Belanda yang menjadi saksi peristiwa tersebut, meski lewat radio dalam bukunya De Garoeda en de Ooievaar, seperti Liputan6.com kutip dari situs Radio Nederland.

Lalu, senyap, semua diam. Bendera Merah-Putih dikibarkan dalam suasana dramatis. Namun, “Ada kecelakaan kecil, karena bendera itu sempat tertahan. Seorang prajurit Belanda membantu prajurit TNI membereskannya, lalu tibalah saat yang dinanti-nanti, sang saka merah putih berkibar,” tambah Herman. Maka pecahlah sorak sorai ribuan orang.

Dari penuturan Herman, ternyata ada upacara lain yang dilaksanakan hari itu. Yang tidak disiarkan lewa radio. Upacara ketiga tersebut dilakukan di Gedung Negara, Yogyakarta. Di tengah rapat Komite Nasional Indonesia Pusat (KNPI).

Sukarno kala itu menyerahkan tugas-tugas kepresidenannya untuk sementara kepada Assaat, ketua KNIP. Sesudah itu, Assaat, sebagai wakil Republik Indonesia yang didirikan pada tanggal 17 Agustus 1945, menyerahkan kedaulatan Republik Indonesia kepada Republik Indonesia Serikat yang diwakili oleh presiden terpilihnya: Sukarno sendiri.

“Yang bagi saya penting adalah tindakan simbolisnya. Assaat menyerahkan sebuah kotak kayu berisi bendera yang pada tanggal 17 Agustus 1945 dikibarkan di Pegangsaan Timur 56. Bendera itu dijahit sendiri oleh Fatmawati,” kata Herman.

Menurut dia, upacara ketiga punya arti sangat penting. “Upacara ini harus berlangsung karena kedaulatan Indonesia tidak hanya berdasarkan pada yang diterimanya dari Belanda.”

Namun juga didasarkan pada Proklamasi 17 Agustus 1945. Penegasan bahwa kemerdekaan RI direbut dan diperjuangkan, bukan sekedar hadiah.

Awalnya Belanda kukuh mengakui kemerdekaan Indonesia adalah pada 27 Desember 1949, hari ketika soevereiniteitsoverdracht (penyerahan kedaulatan) ditandatangani. Bukan pada 17 Agustus 1945.

Pengakuan baru diberikan pada pada 16 Agustus 2005, sehari sebelum peringatan 60 tahun proklamasi kemerdekaan Indonesia. Dalam pidato Menlu Belanda Bernard Rudolf Bot di Gedung Departemen Luar Negeri di Jakarta.

Bot juga menghadiri Upacara Kenegaraan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-60 Kemerdekaan RI di Istana Negara, Jakarta. Untuk kali pertamanya dalam sejarah.

Selain penyerahan kedaulatan kepada RI, tanggal 27 Desember juga diwarnai sejumlah peristiwa penting. Pada tahun 2007, mantan Perdana Menteri Pakistan Benazir Bhutto dibunuh dengan tembakan dan serangan bom bunuh diri saat berpawai di daerah Rawalpindi.

Sementara, pada 1982, Majalah Time untuk kali pertamanya memilih komputer pribadi atau PC sebagai “Man of the Year”. Benda bukan manusia pertama yang mendapat gelar itu. (lip6)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Audy Joinaldy Sanbangi Kantor DPN LPPKI

Padang,BeritaSumbar.com,-Calon Wakil Gubernur Sumatera Barat Ir.Audy Joinaldy mengunjungi kantor sekretariat Dewan Pimpinan Nasional Lembaga Perlindungan dan Pemberdayaan Konsumen Indonesia (DPN LPPKI) Jalan...

Tragis, Mobil Pembawa Penumpang Ke Pesta Pernikahan Renggut Dua Korban Jiwa

Tanah Datar, beritasumbar.com - Berniat pergi ke pesta pernikahan,mobil pembawa penumpang malah masuk jurang sedalam 5 meter di Jorong Aur Duri Nagari...

Diduga Gantung Diri, Pria di Limapuluh Kota Ditemukan Tak Bernyawa di Sebuah Pohon

Limapuluh Kota, BeritaSumbar.com - Seorang pria yang belum diketahui identitasnya didapatkan tak bernyawa dan tergantung disebuah pohon di Koto Baru Simalanggang, Kecamatan...

Menanamkan Adaptasi Kebiasaan Hidup Baru (New Normal) Pada Santri TPA di Kota Padang

Padang,BeritaSumbar.com,-Pada hari jum’at (27/11) Tim Pengabdian kepada Masyarakat yang terdiri dari Pasar Rabu Tani - Koperasi Mandiri Dan Merdeka (PRT - KMDM),...

Rival Pribadi Pemuda Tangguh Juru Kunci Kemenangan Darma Tani

BeritaSumbar.com,- Sosok Rival pribadi santer menjadi pembicaraan publik masyarakat tanah datar belakangan ini. Kenapa tidak, pria 30 tahunan itu...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

JAKARTA - Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon...

Satgas Covid-19: Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya Jadikan Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...
- Advertisement -