31 C
Padang
Kamis, Januari 20, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Gubernur Yang Berbeda!
G

Kategori -
- Advertisement -

Oleh: Ika Akbarwati (kontributor selasar)

Gubernur Belatar Belakang Berbeda dengan Mayoritas Masih Jadi Kasus Unik di Indonesia. Penolakan Forum Pembela Islam (FPI) terhadap Gubernur DKI Jakarta yang baru dilantik Basuki T. Purnama disebabkan oleh status agama Basuki (Ahok) yang non-Muslim dan sikap perilakunya yang dinilai kasar. Meskipun ada hal-hal lain menyangkut kebijakan Ahok yang dikritik oleh ormas tersebut, faktor agama yang dianggap sebagai minoritas di Jakarta yang sebagian besar penduduknya Muslim menjadi faktor yang paling mentereng.

Di Indonesia pada umumnya pimpinan propinsi dipilih sesuai latar belakang (etnis atau agama) dari penduduk terbanyak yang ada di propinsi tersebut. Meskipun demikian selain di DKI Jakarta saat ini dapat kita temui gubernur yang latar belakangnya tidak sama dengan latar belakang penduduk terbanyak di propinsi tersebut.

Kalimantan Barat

Menurut sensus penduduk tahun 2010 mengenai sebaran penduduk per propinsi berdasarkan agama yang dianut Kalimantan Barat merupakan propinsi yang penduduk terbesarnya beragama Islam. Saat ini gubernur Kalimantan Barat adalah Drs. Cornelis, MH dari Partai Demokrasi Indonesia Pejuangan (PDIP) dengan Wakil Gubernur Drs. Christiandy Sanjaya, SE, MM dari Partai Demokrat. Gubernur Cornelis tercatat beragama Katolik dan wakil gubernur Christiandy tercatat beragama Protestan.

Cornelis dan Christiandy sendiri saat ini menjabat untuk termin keduanya. Pada tahun 2008 lalu mereka berdua terpilih untuj menjabat sebagai gubernur dan wakil gubernur untuk pertama kalinya. Dan di tahun 2013 kembali terpilih untuk periode 2013 – 2018.

Kalimantan Tengah

Selain DKI Jakarta dan Kalimantan Barat, propinsi di Indonesia yang dipimpin oleh gubernur dengan latar belakangan berbeda dengan latar belakang penduduk mayoritas di propinsi tersebut adalah Kalimantan Tengah. Menurut sensus penduduk tahun 2010 mengenai sebaran penduduk per propinsi berdasarkan agama yang dianut Kalimantan Tengah merupakan propinsi yang penduduk terbesarnya beragama Islam.

Saat ini gubernur di propinsi tersebut adalah Dr.(H.C.) Agustin Teras Narang, S.H. dari PDIP. Agustin tercatat beragama Protestan. Sementara itu wakil gubernurnya adalah Ir. H. Achmad Diran, beragama Islam. Kedua gubernur dan wagub ini juga sudah bersama-sama menjabat untuk termin keduanya pada periode 2010 – 2015 setelah memenangkan termin pertama di tahun 2005.

Jakarta Pernah Dipimpin Henk Ngantung

Sebelum Ahok sebenarnya Jakarta juga pernah dimpimpin oleh Gubernur dari etnis Tionghoa yang beragama Kristen yaitu Hendrik Hermanus Joel Ngantung atau biasa dipanggil Henk Ngantung. Henk sebelumnya adalah Wakil Gubernur yang diangkat Prresiden Soekarno untuk membantu Gubernur Sumarno pada periode 1960 – 1964. Kemudian pada periode 27 Agustus 1964 sampai 15 Juli 1965 Henk diangkat sebagai gubernur.

Henk saat diangkat sebagai wagub tidak memiliki pengalaman sebagai birokrat. Ia adalah seorang pelukis yang membuat sketsa Tugu Tani sebelum bangunan tersebut didirikan. Saat menjabat sebagai gubernur Jakarta Henk yang lahir pada tanggal 1 Maret 1921 masih berusia relatif muda yaitu 43 tahun.

Jika melihat bahwa dari 34 propinsi di Indonesia hanya ada tiga propinsi yang saat ini dipimpin oleh gubernur dengan latar belakang berbeda dari mayoritas penduduk di propinsi tersebut, maka kondisi ini bisa dikatakan unik dan tidak biasa. Propinsi-propinsi lain yang mayoritasnya Non-Muslim seperti NTT, Bali, Sulawesi Utara, Papua Barat dan Papua dipimpin oleh orang dengan latar belakang sesuai dengan mayoritas di propinsi-propinsi tersebut.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img