27.6 C
Padang
Friday, October 30, 2020

Gubernur Sumbar Terkesan Dengan Pasar Pabukoan Payakumbuh

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mendadak mengunjungi Pasar Pabukoan di Payakumbuh, Senin (29/6), sekitar pukul 17.00 WIB. Didampingi Walikota Riza Falepi dan Sekdako H. Benni Warlis, MM, gubernur langsung membeli gulai kambing di pasar pusat kuliner Ramadhan itu. Selain itu gubernur juga berdialog dengan sejumlah pedagang.

Menurut gubernur, fasilitas yang disediakan Pemko Payakumbuh buat pedagang kuliner pabukoan, cukup bagus dan strategis. Selain mampu menampung 250 lebih pedagang, suasananya sangat aman dan nyaman buat dikunjungi. “Tinggal lagi, bagaimana pemko memotivasi pedagang, agar jangan sampai menggunakan bahan berbahaya dalam berjualan,” sebut guber.

“Lai lamak gulai kambiang ibuk ko. Bara saporsi,” tanya gubernur. Ada enak gulai kambing ibuk. Berapa satu porsi,” tanya gubernur. “Cubolah dek apak, sakali mambali pasti babaliek bisuak. Cobalah sama bapak, besok pasti kembali kesini membeli gulai kambing ini,” jawab ibu Gadih penjual gulai kambiang itu.

Karena ingin mencoba gulai kambing masakan ibuk tersebut, akhirnya gubernur merogoh koceknya membeli gulai kambing tersebut untuk dibawanya ke Padang. Selepas itu, gubernur juga mengitari seluruh kawasan pasar pabukoan, sambil mengingatkan seluruh pedagang memelihara kebersihan makanan dan minuman yang dijual serta tidak memakai bahan pengawet atau bahan berbahaya.

“Tolong dijaga kebersihan makanan dan minuman yang dijual. Sekali-kali jangan memakai pengawet atau bahan berbahaya lainnya. Karena, selain berdosa, juga merugikan kesehatan orang yang memakannya,” ingat gubernur.

Walikota Payakumbuh Riza Falepi didampingi Kadis Kesehatan Elzadaswarman, SKM, MPPE, melaporkan, Payakumbuh sudah mempunyai Perda Nomor 1 Tahun 2014, tentang Pangan Sehat dan Bebas Bahan Berbahaya, serta Perwako tentang Keamanan Pangan. Secara berkala, bersama BPOM Padang, Dinkes menurunkan tim guna memeriksa seluruh bahan makanan yang dijual di pasar tradisional Ibuah serta di pusat perniagaan lainnya.

Makanan yang dijual di pasar kuliner malam, termasuk di Pasar Pabukoan itu, dikatakan walikota, sudah diperiksa oleh tim kesehatan Dinkes Payakumbuh, sebelum puasa dan hari pertama pasar pabukoan digelar. “Alhamdulillah, semua makanan dan minuman yang dijual, bebas dari bahan berbahaya,” tegas walikota. Monitoring pangan tersebut, akan dilakukan terus setiap pekan, tambah Kadis Kesehatan Elzadaswarman.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Sultani : Petani Itu Adalah Kita

Tanah Datar,- Sultani, calon wakil bupati tanah datar mengatakan bahwa kita harus memperhatikan petani dengan memunculkan berbagai program yang menguntungkan dan membantu...

Lagi – Lagi Pasangan Mulyadi Dan Ali Mukhni Tidak Menghargai Ruang Publik

Oleh Reido Deskumar Seharusnya pasangan calon gubernur dan wakil gubernur bersyukur adanya ruang publik yang dihadirkan oleh media televisi,...

Para Pengemudi Layanan “Maxim” di Padang Mendonorkan Darah untuk Palang Merah Indonesia

Padang,- Pada tangga 24 Oktober, sekitar 15 pengemudi layanan dan puluhan masyarakat yang peduli di kota ini telah mengisi bank persediaan darah...

Ditemukan Tidak Bernyawa Dikawasan Kelok 9, Ini Pernyataan Keluarga Korban

Limapuluh Kota,- Hingga sampai saat berita ini diturunkan aparat Kepolisian dari Polres Limapuluh Kota masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti ditemukannya seorang...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kolaborasi Noka dan ALKO Berdayakan Petani Kerinci di Tengah Pandemi

Kedai kopi asal Bandung, Noka Coffee, meluncurkan outlet kedua mereka di kota Padang, Sumatera Barat Sabtu 9 Oktober 2020. Sebagai brand yang...

Keripik Karamunting Cemilan Kaya Antioksidan

Padang,- Pandemi Covid-19 tak hanya menghentikan kegiatan perkuliahan mahasiswa secara tatap muka di kampus. Pandemi ini juga memaksa program kreativitas mahasiswa (PKM)...

Pertamina Mengkaji Penghapusan Premium dan Pertalite

PT Pertamina (Persero) kini tengah mengkaji penghapusan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan nilai oktan (Research Octane Number/ RON) di bawah...

Krisis Ekonomi Dampak Pandemi

Jakarta – Sampai kini, ekonomi Indonesia mulai dari makro sampai moneter terus terpuruk di tengah pandemi corona, melihat kondisi Political and Public Policy Studies...
- Advertisement -