spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Gubernur dan Walikota Beri Ucapan Selamat, 15 NINIK MAMAK AIA TABIK DIKUKUHKAN
G

Kategori -
- Advertisement -

Anak Nagari Aia Tabik, Kecamatan Payakumbuh Timur, baralek gadang, mambangun soko atau batagak penghulu, melibatkan 15 ninik mamak baru. Gelar acara ini  berlangsung cukup meriah dan sukses, di halaman Balai Adat nagari setempat. Kini, Nagari   Air Tabik  punya 158 penghulu. Ribuan anak nagari dari berbagai kaum, di kampung halaman ataupun yang datang dari rantau, memenuhi lokasi acara. Terakhir, Nagari Aia Tabik batak panghulu tahun 2001 lalu.

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno  Dt Rajo Bandaro Basa bersama Walikota Payakumbuh Riza Falepi Dt. Rajo Kaampek Suku, Ketua LKAAM Payakumbuh IZ. Dt. Rajo Simarajo, usai memberi sambutan dalam acara itu, memberikan ucapan selamat kepada ninik mamak penghulu baru tersebut.

Selanjutnya,  juga ikut memberikan ucapan selamat H. Suwandel Muchtar, Sekdako H. Benni Warlis, Ketua DPRD YB. Dt. Parmato Alam, anggota Muspida, seperti Kapolresta AKBP Yuliani, SH, sejumlah anggota DPRD serta  Yang Dipertuan Rajo Alam Pagaruyuang,  Taufik Thayib Basa Ampek Balai dan Tuan Gadih Pagaruyuang. Kemudian Ketua dan wakil TP-PKK Ny. Dr. Henny Riza Falepi dan Ny. Rasyidah Suwandel, Ketua Bundo Kanduang Sumbar,  Raudah Thaib,  Ketua Bundo Kanduang Payakumbuh Hj. Misnah,  unsur pengurus KAN Koto nan Ampek.

Pengukuhan ke-15 ninik mamak baru itu dilakukan Ketua KAN Aia Tabik, S. Dt. Bandaro nan Balidah.  Penyisipan keris ninik mamak diawali pucuk bulek urek tunggang  T. Tt. Paduko Rajo Lelo, diikuti  gubernur, walikota, wawako, Dipertuan Rajo Alam Pagaruyuang,  ketua LKAAM bersama ninik mamak kaampek suku.

Ke-15 ninik mamak baru itu, masing-masing  M. Janis Dt. Marajo Indo Mamangun suku Payobada, H. Arman Dt. Pono Rajo Nan Kuniang (Payobada Simabua), Amizon Dt.Batali Ameh (Pitopang), Hendrizal Dt. Paduko Alam (Pitopang), Edwar Dt. Gindo Mulie (Sipanjang), Usmanto Dt. Rajo Kayo Nan Hitam (Sipanjang), Ajisman Dt. Mangkuto Nan Panjang (Sipanjang Caniago).

Berikutnya, Mustika Mardi Dt.Muncak Nan Putiah (Sipanjang), Arif Budiman Dt.Hitam Nan Babudi(Piliang), Herdianto Dt. Karuk Nan Hitam (Piliang), H. Soandasrisol Dt.Panjang Nan Bosa(Bendang), Irsal Dt. Marajo Labiah (Bendang), Alif Noor. B Dt.Panjang (Bodi), Mekris Dt.Panjang Mangkuto Alam (Bendang) dan Yoyon Aneka Putra Dt.Panjang Nan Sati (Bendang).

Gubernur Irwan Prayitno Dt Rajo Bandaro Basa,  Walikota Payakumbuh Riza Falepi Dt. Rajo Kaampek Suku, mengajak seluruh ninik mamak di kota ini berperan aktif menggerakkan dan memajukan pembangunan, mulai dari nagari sampai ke tingkat kota dan provinsi.  Menurut gubernur,   bahwa adat itu ada dan melekat pada diri kita yang  harus dijadikan budaya kita.

Dikatakan, tugas dan fungsi ninik mamak itu harus  benar-benar diaplikasikan dalam kehidupan bermasyarakat dan  bernagari. Jangan sampa ada di antara ninik mamak hanya memakai gelar kepala kaum saja. Habis dilantik, tak menjalani amanah yang disandangkan kepada dirinya. Karena itu, pemprov dan pemko siap memfasilitasi ninik mamak, untuk kembali memfungsuikan peran ninik mamak itu di tengah anak kemenakan dan di tengah nagari.

Karena menurut gubernur dan walikota, jika semua ninik mamak telah menjalankan tugas dan fungsinya di tengah masyarakat dan anak kemenakan, maka beban tugas pemerintah akan menjadi ringan. Gubernur mencontohkan, jika terjadi sengketa tanah   atau perseteruan lainnya,  tidak akan sampai ke pihak aparat penegak hukum, jika persoalan di tingkat nagari dapat diselesaikan oleh ninik mamak bersangkutan.

Karena itu, semangat    persaudaraan, kekerabatan dan bernagari itu mari dipelihara dan ditingkatkan. Peran lembaga adat, seperti KAN dan LKAAM, benar-benar difungsikan, agar terpelihara sinergisitas antara pemerintah dengan ninik mamak, dalam membangun nagari di Minangkabau ini, simpulnya.

Ketua LKAAM  Payakumbuh IZ. Dt. Rajo Simarajo, dalam sambutannya, siap memfungsikan seluruh unsur ninik mamak pemangku adat untuk meningkatkan perannya.  Milakukan  interaksi dengan  seluruh lembaga adat, ninik mamak serta bundo kanduang dan unsur lainnya.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img