Padang,BeritaSumbar.com,– Rapat Kordinasi Wilayah (Rakorwil) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Provinsi Sumatera Barat yang digelar pada hari Rabu (25/3/2020) mulai pukul 20.00 Wib sampai dengan pukul 22.50 Wib, terpaksa diadakan lewat online melalui video conference.

Ihwal ini, menimbang perka kemanusiaan yang akhir ini seluruh pelosok negeri diserang dengan Pandemi Covid-19 atau yang disebut Coroba Virus. Dengan itu GP Ansor Sumatera Barat melaksanakan dengan video confrence secara online. Maka GP Ansor Sumatera Barat OKP pertama di Sumbar yang melakukan Rakorwil secara online.

Ketua Wilayah GP Ansor Sumbar Dr Rahmat Tuanku Sulaiman, MM menjelaskan GP Ansor garda terdepan menjadi bagian pemutus rantai penyebaran virus covid 19, tak hayal Rakorwil tetap bisa terlaksana semestinya. Apalagi para peserta dengan berkhitmad dari rumah.

Rakorwil ini, melibatkan Pimpinan Cabang GP Ansor se-Sumatera Barat kecuali Pimpinan Cabang Pesisir Selatan, dan para pengurus wilayah serta Pimpinan perwakilan lembaga di tubuh GP Ansor. Keterbatasan pertemuan secara fisik untuk berkoordinasi terkait kondisi terakhir negeri, dengan memanfaatkan fasilitas teknologi.

“Takada yang tak bisa hari ini, Rakorwil ini paling tidak memberikan edukasi kemasyarakat dan lembaga bahwa bekerja dan komunikasi tetap diadakan. Apalagi mengahdapi serangan dahsyat Covid-19. Maka GP Ansor Garda terdepan untuk memutus mata rantai virus ini. Salah satunya dengan cara: stay at home, rapat jalan terus” begitu kurang lebih statemen awal Ketua GP Ansor Sumbar

Kemudian Ketua PW GP Ansor Sumbar menghantarkan rapat dengan menyampaikan beberapa informasi terkait dengan perkembangan terakhir terkait dengan Covid19 terutama menindaklanjuti hasil Rakornas

Dari Rakorwil yang berakhir pukul 22.50 wib, Ketua Wilayah menginstruksikan kepada seluruh kader Ansor-Banser se Sumatera Barat :

1. Menunda semua aktivitas organisasi yang menghadirkan/melibatkan/mengundang banyak orang, seperti kaderisasi (DTD, konferensi, PKL, SUSBALAN), dll, sampai kondisi benar-benar terkendali.

2. Menghimbau tidak melakukan penyemprotan Disinfektan ke tempat-tempat ibadah, jika dilakukan tanpa memenuhi standar kesehatan. Bersama-sama menyepakati protokol keselamatan untuk para kader

3. Menjadi salah satu point penting untuk diperhatikan adalah menegaskan keselamatan kaderkader kita yang tergerak melakukan misi kemanusiaan akan tetapi kita masih melihat kurang disiplin dalam menjalankan misi kemanusiaan khusunya penggunaan Alat Pelindung Diri (APD).

4. Kita harus membuat protokol penangan covid-19 bagi kita semua

5. disiplin dalam menjaga jarak sosial dan kontak fisik, jangan melakuakn penyemprotan dengan berdekat-dekatan.

6. Prioritas dalam penanganan covid-19 adalah penyemprotan disinfektan misalnya di derah tinggal kader ansor dan ponpes. Dan memaksimalkan penyaluran bantuan, jika disalurkan pimpinan pusat dan pimpinan wilayah.

7. Masih ada Sahabat-sahabat GP ansor Banser yang sampai saat ini masih diminta membantu mengamankan beberapa kegiatan dan menghadiri pertemuan.

8. PW GP Ansor sudah membentuk satu gugus tugas untuk penangan covid 19, dikoordinir oleh wakil ketua bidang ekonomi, Shbt Yuni Candra dan kasatkorwil banser, Hafnizon. Mereka akan berkoordinasi dengan satuan gugus tugas dari PP termasuk menyusun protkol bagi kader ansor yang menjalankan misi kemanusiaan termasuk menyediakan informasi yang valid.

9. Ansor Sumbar dukung pemprov untuk meminta perantau untuk tidak pulang kampung

Ayo kita putus rantai penyebaran covid 19 dengan beraktivitas di rumah, jaga kesehatan, jangan lupa cuci tangan. Dan ditutupi tagline Ansor Lawan Corona. (Rezki Aryendi)

loading...