25.1 C
Padang
Rabu, September 29, 2021
Beritasumbar.com

Gorengan Politik
G

Kategori -

Oleh Reido Deskumar (Ketua Gema Keadilan Sumbar)

Pernah mencoba makan goreng pisang? Bagaimana, enak bukan? Apalagi dimakan saat hari hujan ditemani segelas kopi bersama kawan, sensasinya sungguh nikmat sekali. Momen indah, yang ingin terus terulang.

Goreng pisang salah satu makanan yang sangat merakyat. Bahan yang digunakan juga cukup sederhana. Pisang di rendam dengan tepung, lalu dimasukan ke dalam minyak goreng yang sudah dipanaskan. Ditunggu beberapa menit, goreng pisang sudah bisa dinikmati.

Mencarinya juga tidak begitu sulit. Sering “di jojo” dari satu gang jalan ke gang yang lain. Hargapun sangat pas disaku. Punya uang lima ribu rupiah saja, sudah dapat tiga buah goreng pisang plus dengan keraknya.

Makan goreng pisang, sangat nikmat jika ada kawannya. Bisa dengan kopi hangat, bisa juga dengan ketan. Kalau sudah berkawan, tidak cukup satu empat buah gorengan bisa habis dibuatnya. Apalagi suasana mendukung, ada kawan yang membersamai.

Ada pula gorengan yang berbeda dengan goreng pisang. Gorengan ini nikmat tetapi penikmatnya beda. Goreng pisang dinikmati oleh rakyat, sedangkan gorengan satu ini dinikmati para elit. Ya, sebut saja itu gorengan politik. Semakin di goreng semakin hangat lah dia. Tak karuan dan tak berujung.

Penikmat gorengan politik ini biasanya bergerak dari satu isu ke isu yang lain. Lapaknya juga khusus, bukan di kedai melainkan di media. Persfektif berfikirnya juga berbeda, yang penting salah. Jika ditanya soal solusi, jangan terlalu berharap. Karena spesialsiasi gorengan politik itu bukan untuk mencari solusi akan tetapi menciptakan sebuah kesalahan.

Ibarat goreng pisang yang sedang dimasak dalam minyak hangat. Gorengan politik itu jangan direspon atau diangkat. Dibiarkan saja sampai hangus sendiri. Kalau sudah hangus, terbuang juga itu barang.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Kepala Disdikbud Agam Beberkan Manfaat Literasi Digital

Agam,BeritaSumbar.com, — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Agam, Isra menyebut literasi digital sebagai sarana mewariskan budaya.
- Advertisement -

Trik Aman Belanja Online Dikupas di Pasaman Barat

Pasaman Barat,BeritaSumbar.com, — Untuk menjaga masyarakat agar tidak menjadi korban penipuan di era digital, Kementerian Kominfo RI menghadirkan webinar di Pasaman Barat, (4/9).

Kakankemenag Dampingi Walikota Menyalurkan Dana Zakat Program Padang Panjang Makmur, Cerdas, Sehat dan Peduli

Padang Panjang, BeritaSumbar.com,_Kakankemenag Kota Padang Panjang Buya H. Alizar Datuak Sindo Nan Tongga memberikan Tausiyah dalam kegiatan penyaluran Dana Zakat Program Padang Panjang Makmur, Cerdas, Sehat dan Peduli dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Masjid Tauhid Kota Padang Panjang, Selasa (28/09/2021)
- Advertisement -

Waspada Bahaya Kejahatan di Ruang Digital Dibahas di Padang Pariaman

Padang Pariaman,BeritaSumbar.com, — Kementerian Kominfo RI membahas tentang bahaya kejahatan di ruang digital. Paparan disampaikan secara daring dan diikuti ratusan pelajar di Kabupaten Padangpariaman, Kamis (2/9).

Edukasi Universal Precaution Pada Masyarakat Oleh Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Sejak kemunculan infeksi coronavirus novel (2019-nCoV) pada bulan Desember tahun 2019 di Wuhan, infeksi ini menyebar dengan cepat ke seluruh Cina dan banyak negara lain. Penyakit 2019-nCoV dan telah menjadi masalah kesehatan global utama di dunia
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Edukasi Universal Precaution Pada Masyarakat Oleh Fakultas Keperawatan Universitas Andalas

Sejak kemunculan infeksi coronavirus novel (2019-nCoV) pada bulan Desember tahun 2019 di Wuhan, infeksi ini menyebar dengan cepat ke seluruh Cina dan banyak negara lain. Penyakit 2019-nCoV dan telah menjadi masalah kesehatan global utama di dunia

Benarkah Masa Pandemi Covid-19 itu Ibarat Pisau Bermata Dua dan Berkah Bagi Sektor Pertanian” Kita ?

Berbicara tentang pandemi Covid-19, hampir pasti di semua kita langsung tersirat makna negatif setelah mendengar kata “Covid” tersebut. Padahal kenyataannya tidak. Masa pandemi Covid-19 ibaratkan seperti pisau bermata dua. Bagaimana tidak? Ingin tahu kenapa..padahal artikel ini akan kita kupas mengenai itu.

Jabatan Itu Amanah, Jangan Kau Minta Apalagi Beli

Rasulullah Nabi Muhammad SAW dalam sebuah hadis melarang umatnya untuk meminta jabatan. Rasulullah juga enggan memberikan jabatan kepada orang yang meminta jabatan dan rakus.

Dosen Unand Beri Pelatihan Teknik Relaksasi benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia

Dosen Universitas Andalas dari Fakultas Keperawatan, memberikan pelatihan tentang “Teknik Relaksasi Benson Untuk Mengatasi Gangguan Tidur Pada Lansia” Kegiatan ini dilaksanakan di Panti jompo Wisma Cinta Kasih kota Padang. Dosen-dosen tersebut ialah Gusti Sumarsih Agoes, S.Kp, M.Biomed, Ns. Arif Rohman Mansur, M.Kep dan Ns. Windy Freska, M.Kep

Manajemen Kesehatan Diri Di Masa Pandemi Covid-19

Pandemik merupakan penyebaran luas (mendunia) penyakit baru yang disebabkan agen biologis. Pandemik memiliki beberapa karakteristik yaitu merupakan penyakit baru (paling sering: zoonosis, penyakit akibat virus), penyebaran tingkat global dan sebagian besar mayarakat tidak memiliki kekebalan tubuh.

Yang Heboh Sudah Terbiasa Bikin Heboh

Tadi malam agak beda pula informasinya. Pemberitaan di salah satu media online menyebutkan KPK sedang OTT di Sumbar. Bahkan langsung mengarah kepada Pemprov Sumbar. “Bakalisiak” pula semua orang dibuatnya. Sehingga yang tenang jadi heboh.

Buya Mahyeldi Profesional Lantik Pejabat

Agaknya dua puluh empat jam gerak-gerik Buya Mahyeldi selalu di pantau. Diperhatikan betul, tak berkedip mata dibuatnya. Kebijakanya selalu di sorot dan di preteli satu persatu. Sepertinya terlalu berlebihan akan tetapi diambil saja sisi positifnya. Banyak yang perhatian kepada Buya Mahyeldi

Era Industri 4.0 Dikhawatirkan Menggerus Nilai-Nilai Kemanusiaan

Jakarta,BeritaSumbar.com. – Dunia pendidikan saat ini sedang mengalami masalah yang serius. Dengan perubahan Ilmu Pendidikan dan Teknologi (Iptek) yang sangat cepat dan kompleks.

Pemberdayaan PKK Dalam Meningkatkan Self Management Terkait Pandemik Covid-19 Di Jorong Bansa

Pandemik Covid 19 berdampak pada perubahan berbagai aspek kehidupan baik dimensi bio, psiko, sosio, ekonomi, spiritual dan kultural. Infeksi virus SARS-CoV-2 (coronavirus) sebagai penyakit infeksi baru yang belum diketahui obatnya, menyerang secara tiba-tiba dengan penularan dan penyebaran progresif yang cepat mengakibatkan kecemasan dan ketakutan hampir diseluruh lapisan masyarakat.

Surat Untuk Pejabat Daerah Kabupaten Solok

Bismillahirrohmanirrahim. Dengan segala ketulusan ketulusan dan kecintaan kepada Kabupaten Solok, demi kesetiaan serta pengabdian kepada Ibu Pertiwi. Semuanya berlalu begitu saja tanpa rasa berdosa merayakan kemerdekaan di ruang rapat paripurna DPRD Kabupaten Solok 18 Agustus 2021.
- Advertisement -