Batipuh, 1 Desember 2025— BeritaSumbar.com
Upaya evakuasi korban longsor di Jorong Pincuran Tujuh, Kenagarian Batipuh Baruh, Kecamatan Batipuh berlangsung mendesak setelah satu orang dilaporkan masih tertimbun material longsor. Ketua DPRD D Anton Yondra bersama anggota DPRD Tanah Datar, Yonnalis, segera mengambil inisiatif memperjuangkan pengiriman alat berat guna mempercepat proses pencarian dan penyelamatan.
Camatan Batipuh Rifka bersama perangkat nagari hadir di lokasi. Hadir pula Wali Nagari Cubadak Angger Prayoga, Wali Nagari Simabur Ary Abrianto, Wali Nagari Gunung Rajo Erizal Datuk Kayo, dan Wali Nagari Batipuh Baruh Mulyadi BJ. Dari unsur kepolisian tampak Kapolsek Batipuh, Kapolres Padang Panjang, Kabag Ops Padang Panjang, Kasat Lantas Padang Panjang, serta anggota Polres Padang Panjang yang membantu pengamanan dan operasi evakuasi.
Koordinasi di lokasi menegaskan kebutuhan segera akan alat berat untuk membuka material longsoran yang menutupi jalur akses dan lokasi titik tertimbunnya korban. Tim SAR gabungan bersama personel kepolisian dan perangkat nagari saat ini masih melakukan pencarian, namun kondisi medan dan volume material menyulitkan proses manual, sehingga percepatan pengiriman alat berat dinilai krusial untuk meningkatkan peluang menemukan korban dalam kondisi selamat.
Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, menyampaikan, “Pada keadaan darurat ini, segala upaya penanggulangan korban bencana, pencarian korban, dan usaha pemulihan pasca bencana harus bertindak cepat. Alat berat kami datangkan dari Salimpaung, semoga kita bisa segera menemukan korban yang tertimbun. Sayang karena material longsoran yang banyak dan waktu yang tidak memadai, proses evakuasi akan kita lanjutkan besok.”
Pihak berwenang mengimbau masyarakat setempat untuk menghindari area terdampak demi keselamatan proses evakuasi dan memberikan ruang bagi petugas bekerja. Koordinasi lanjutan tengah dilakukan antara DPRD, pemerintah kecamatan, wali nagari, dan aparat kepolisian untuk mengupayakan percepatan proses evakuasi. (McD)