Padang Pariaman, beritasumbar.com,-Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni menghadiri ujian implementasi Proyek Perubahan Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat II Angkatan III Tahun 2019 di Lembaga Adminstrasi Negara RI di Jakarta. Ada dua peserta dari Kabupaten Padang Pariaman yaitu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kawasan Pemukiman dan Pertanyaan, Yuniswan dan Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Hendra Aswara. Diklatpim dua ini merupakan Diklat yang wajib diikuti oleh seluruh pejabat eselon dua sebagai kompetensi menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT).

“Alhamdulillah, proyek perubahan kedua kadis Padang Pariaman mendapat apresiasi oleh tim penguji. Semoga raih hasil terbaik dan bermanfaat untuk daerah dan masyarakat,” kata Bupati Ali Mukhni di Graha Wisesa, Rabu (3/7).

Ali Mukhni menjelaskan bahwa terdapat dua inovasi yang dilahirkan oleh kedua kadis tersebut yaitu Program pengentasan kemiskinan dan penanganan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial dengan membentuk Pusat Layanan Terpadu Penanganan Kemiskinan yang Cepat, Akurat, Responsif dan Efektif atau disingkat Please Care Papa. Kemudian, Inovasi Peningkatan Sistim Pelayanan Laboratorium di Kabupaten Padang Pariaman.

“Jadi saya kira ini bukan hanya proyek perubahan Kadis Sosial dan Kadis Lingkungan Hidup saja, tapi inovasi ini adalah program strategis daerah untuk kesejahteraan masyarakat,” kata Alumni Lemhanas tahun 2012 itu.

Khusus inovasi Please Care Papa, kata Ali Mukhni, merupakan yang pertama di Sumatera Barat. Dimana penanganan kemiskinan dilakukan secara konfrehensif bersama seluruh stakeholders dengan tepat sasaran dan efektif.

“Banyak daerah yang telah studi tiru dan berencana mereplika inovasi Please Care Papa, menunjukan bahwa OPD kita benar-benar serius bekerja untuk menekan angka kemiskinan,” kata Peraih Satya Lencana Pembangunan.

Sementara Erfi Muthmainah selaku penguji mengatakan bahwa kehadiran Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni membuktikan keseriusan dan kepedulian Kepala Daerah meningkatan kompetensi sumberdaya aparatur di daerahnya.

“Peserta dari Padangpariaman dapat memaparkan proyek perubahan dengan baik sebagai syarat dalam  kelulusan DIklatpim dua ini,” kata Erfi.

Ia berharap inovasi terhadap proyek perubahan yang digagas bisa diterapkan secara terus-menerus dan dilakukan pengembangan ke arah yang lebih banik lagi.

Sementera Kepala DSP3A, Hendra Aswara mengucapkan terima kasih kepada Bupati Padang Pariaman yang telah mendukung penuh terhadap inovasi yang diluncurkan pada sektor sosial, penganan kemiskinan serta perlindungan perempuan dan anak.

“Alhmadulillah, kami berdua dari DinsosP3A dan Dinas Lingkungan telah selesai mengikuti Diklatpim dua, semoga ilmu yang didapat dapat diterapkan. Dan kami tetap berinovasi untuk kemudahan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Hendra mengakhiri. (bus)

loading...