24 C
Padang
Selasa, November 30, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Dua Dosen UNAND Dilaporkan Gara-gara Kritik Hakim Kasus Praperadilan BG
D

Kategori -
- Advertisement -

Padang – Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Sarpin Rizaldi, mendatangi langsung Mapolda Sumatera Barat, guna melaporkan dua dosen Universitas Andalas (Unand) Padang, terkait pernyataan “dibuang secara adat”.

Hakim yang menangani kasus Praperadilan BG itu, mendatangi Markas Polda Sumbar di Jalan Sudirman, Padang, Jumat sore.

“Kedatangan saya untuk melaporkan dua orang dosen Unand, yakni Feri Amsari, dan Charles Simabura,” katanya di Padang.

Selain membuat laporan, dalam kesempatan tersebut Sarpin juga sekaligus mencabut laporan dari adik, yang terlebih dahulu membuat laporan.

“Laporan adika saya pada Rabu (25/2) dicabut, dan saya datang membuat laporan baru,” katanya. (Baca: Politisi Partai Nasdem Polisikan 2 Dosen Unand yang Kritik Hakim Sarpin)

Ia juga menegaskan, jika dirinya tidak peduli dengan tanggapan yang mengatakan laporan yang dibuatnya itu mengada-ngada.

“Terserah bagaimana mereka mengartikan kata-kata “membuang secara adat” itu secara harfiah, yang jelas bagi saya itu sudah mencemarkan,” tuturnya.

Pada bagian lain, laporan Sarpin itu diterima langsung oleh Kepala Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Shift II Polda Sumbar AKBP Alhamdi.

“Laporan telah kami terima, selanjutnya akan diteruskan ke Direktorat Reserse Umum,” jelas AKBP Alhamdi.

Sebelumnya, kritikan itu disampaikan Feri dan Charles, dalam aksi Gerakan Satu Padu (Sapu) yang digelar Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi Sumbar, pada Senin (16/2).

Aksi itu dilakukan untuk mengekspresikan kekecewaan terhadap putusan Sarpin, yang mengabulkan praperadilan penetapan status tersangka Komjen Polisi Budi Gunawan.

 

Sumber: Antara
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img