28.4 C
Padang
Wednesday, October 21, 2020

DPRD Pelalawan Belajar Sampah ke Payakumbuh

Hampir disetiap kota dan kabupaten, masalah sampah menjadi topik yang terus menerus membebankan. Banyak kota dan Kabupaten yang tidak bisa mengelola sampahnya dengan baik, berakhir dengan buruknya pengelolaan lingkungan. Hal inilah yang mendasari Anggota Parlemen dari Kabupaten  Pelalawan Pangkalan Kerinci, Provinsi  Riau berkunjung ke Kota Payakumbuh, Rabu (24/6).  Payakumbuh dinilai berhasil dalam mengelola persampahan ini.

Rombongan yang datang itu adalah anggota Pansus II DPRD Pelalawan, diterima  Walikota Payakumbuh  diwakili Asisten III Setdako Iqbal Bermawi, M.Si, di ruang rapat Balaikota Bukik Sibaluik.

Rombongan Pansus berjumlah 8 orang,  meliputi Baharudin, ketua tim, Saniman, Sudirman, Junaidi Purba, Kasiari, Mardanis, Said Masudi dan Orpan. Tamu dinanti Asisten III Iqbal Bermawi didampingi oleh Kepala  DTRK Zulinda Kamal, Kabag Tapem Edvidel Arda, Kabag. Organisasi Yasrizal, serta Sekretaris DPPKA, Andri Narwan.

Rombongan Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan,  melakukan sharing informasi mengenai 3 Ranperda yang sedang dibahasnya.  Yaitu Ranperda tentang Pengelolaan Sampah, Ranperda tentang SOTK Dinas dan instansi, serta Ranperda yang mengatur Pengelolaan Barang Milik Daerah.

“Namun, kami tertarik ke Kota Payakumbuh dengan Perda Pengelolaan Sampahnya. Terlebih lagi, Kota ini termasuk Kota yang menerima banyak penghargaan yang berkaitan dengan lingkungan. Kami ingin tahu, bagaimana cara kota Payakumbuh mengatur masalah sampah ini” ujar Baharudin, yang juga bertindak Ketua Pansus II.

Sebagai kota sedang yang berkembang, Payakumbuh mampu berbicara dalam ajang Nasional dalam penghargaan dibidang lingkungan. “Kita juga menginginkan pengelolaan sampah seperti Payakumbuh, sampah bisa menjadi berkah bagi masyarakat” kata Baharudin lagi

Menjawab pertanyaan ini, Kepala  Dinas Tata Ruang dan Kebersihan Kota Payakumbuh, Zulinda Kamal, menjabarkan Perda no. 4 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah di Kota Payakumbuh. “Pada prinsipnya, Kita di Payakumbuh dalam pengolahan sampah, menganut prinsip 3 R. Yaitu Reduce (mengurangi), Reuse (penggunaan ulang), dan Recycle (mendaur ulang)” kata Zulinda Kamal.

Selain itu, tambah Zulinda Kamal, banyak jenis sampah yang bisa digunakan kembali. Pemko Payakumbuh juga menggerakkan UMKM yang ada di Payakumbuh untuk diberdayakan mendaur ulang kembali sampah-sampah yang bisa digunakan.

“Masyarakat juga terbantu dengan hal ini. Walaupun orang menganggap sampah sebagai sesuatu yang dibuang. Namun, apabila dikelola dengan baik dan benar, ada ‘emas’ yang terdapat tumpukan sampah tersebut” ujar Zulinda lagi.

Zulinda memberi contoh, sampah-sampah pasar yang dikumpulkan oleh Tim Kebersihan, bisa di daur ulang menjadi pupuk kompos yang bisa dijual kepada petani-petani. Sampah plastik pun apabila diberdayakan, bisa dibuat kerajinan dan memiliki pangsa pasar sendiri.

Ditambahkan Asisten III Iqbal Bermawi,  Payakumbuh telah banyak menerima penghargaan dibidang lingkungan, terbukti dengan 7 kali Payakumbuh mendapat Piala Adipura. “Penghargaan ini merupakan hasil kerja Pemko dan Masyarakat” ujar Iqbal lagi. Selanjutnya, rombongan berkunjung ke TPA Regional di Kapalo Koto untuk melihat secara langsung proses pengolahan sampah di Kota Payakumbuh.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Razia Hari Ke Lima, Menyisir Kantor Pelayanan Publik, 4 Orang Terjaring

Payakumbuh --- Razia mobile yang dilaksanakan Satgas Covid-19 Kota Payakumbuh pada hari ke lima menyisir ke kantor-kantor pelayanan publik yang ada di...

Delmansyah Siap Memenagkan Darma Tani Di Tanjung Emas

Tanah Datar, - Struktur tim pemenangan darma tani kecamatan Tanjung emas Tanah Datar Resmi dibentuk pada minggu ( 18/10/20) malam.

Pengunjung Risih, Anjing Liar Masuki Taman Pagaruyung

Tanah Datar,- Beredar beberapa foto di media sosial menunjukkan bahwa mulai maraknya binatang "anjing" liar disekitar areal taman Pagaruyung Batusangkar.

Perbumma Adat Nusantara Kupas Prospek dan Solusi Peningkatan Penyediaan Pangan Nusantara

JAKARTA – Hari Pangan Sedunia yang ke XL pada tanggal 16-Oktober 2020, moment yang tepat bagi Perbumma Adat Nusantara dan KUP Suta...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Perbumma Adat Nusantara Kupas Prospek dan Solusi Peningkatan Penyediaan Pangan Nusantara

JAKARTA – Hari Pangan Sedunia yang ke XL pada tanggal 16-Oktober 2020, moment yang tepat bagi Perbumma Adat Nusantara dan KUP Suta...

GM FKPPI Jambi Hadiri Silaturahmi Ormas dan OKP Bersama Polda dengan Tema Jambi Cinta Damai

JAMBI - Kepolisian Daerah Jambi selalu dekat dan merangkul Organisasi Masyarakat (Ormas) dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dengan mengadakan Silaturahmi untuk meningkatkan...

P3S Gelar Webinar Dengan Tema “Masa Depan Penyiaran Analog (Konvensional) di Indonesia”

Topik menarik seputar kontroversi antara penyiaran analog dan digital akan dibedah dalam webinar Political and Public Policy Studies (P3S) dan esensinews.com yang...

Kemen PUPR: Pembangunan Bendungan Dapat Cegah Banjir Pangkalan

Limapuluh Kota, Beritasumbar.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) RI mengemukakan salah satu solusi untuk mengatasi banjir yang melanda...
- Advertisement -