24.8 C
Padang
Saturday, November 28, 2020
Beritasumbar.com

Di Depan Menteri PU, Wako Riza Tandatangani Piagam Kota Hijau
D

Kategori -

Komitmen Pemko Payakumbuh terhadap Program Pengembangan Kota Hijau (P2KH) tidak setengah-setengah. Di depan Menteri PU dan Perumahan Rakyat,  Kabinet Kerja, Walikota Payakumbuh Riza Falepi bersama 29 bupati/walikota dari 18 provinsi di Tanah Air, dalam acara di ruang Serba Guna Lantai 8 Gedung Sumber Daya Air dan Penataan Ruang Kementerian PU dan Perumahan Rakyat, Jakarta,  menandatangani Piagam Komitmen Kota Hijau, Kamis (6/11).

 

Kota Payakumbuh bersama 29 kota/kabupaten itu, terpilih oleh kementerian sebagai peserta baru dalam Program Pengembangan Kota Hijau yang digagas oleh Ditjen Penataan Ruang Kementerian Pekerjaan Umum.  Ke depan, pembangunan kota dan infrastruktur di Payakumbuh benar-benar berwawasan lingkungan hidup dan mengedepankan penghijauan. “Kita sangat menghargai pemerintah pusat memilih Payakumbuh dalam program ini,” ucap Walikota Riza Falepi ketika dihubungi,  Jum’at (7/11).

Saat penandatanganan itu, Walikota Riza Falepi didampingi Kepala Dinas Tata Ruang dan Kebersihan Payakumbuh Ir. Zulinda Kamal dan sejumlah pejabat terkait lainnya.  Sebagai peserta baru dalam P2KH, pejabat terkait langsung mengikuti workshop bersama jajaran kementerian, untuk mengaplikasikan kegiatan ini disetiap daerah.

Menurut Walikota Riza Falepi, komitmen Kota Hijau merupakan kepedulian dan keseriusan pemko/pemkab dalam mewujudkan kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan melalui P2KH. Pemko diharapkan  melibatkan  berbagai komunitas dan masyarakat untuk melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan serta kesetaraan sosial dan  meningkatkan kualitas lingkungan.

Keterangan Kepala Dinas Tata Ruang dan Kebersihan Payakumbuh Zulinda Kamal, P2KH telah dilaksanakan sejak tahun 2011 dengan peserta 112 kabupaten/kota. Dan Kota Payakumbuh bersama 29 kabupatan/kota,  merupakan tahap kedua dari P2KH yang akan dimulai awal  2015nanti. Seluruh program akan difasilitasi dan climbing oleh  Ditjen Penataan Ruang Kementerian PU.

Dijelaskan Zulinda Kamal, P2KH merupakan  pembangunan  yang berkelanjutan dengan mengacu pada Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) kabupaten/kota dalam rangka mewujudkan 8 atribut kota hijau yaitu : 1) perencanaan dan perancangan kota yang ramah lingkungan, 2) ketersediaan ruang terbuka hijau, 3) konsumsi energi yang efisien, 4) pengelolaan air yang efektif, 5) pengelolaan limbah dengan prinsip 3 R, 6) bangunan hemat energi, 7) penerapan sistem transportasi yang bekelanjutan dan 8) peningkatan peran serta masyarakat sebagai komunitas hijau.

Untuk tahap awal dan sesuai dengan kewenangan Ditjen Penataan Ruang, P2KH difokuskan pada 3 atribut yaitu perencanaan dan perancangan, meningkatkan ketersediaan ruang terbuka hijau dan peningkatkan peran serta masyarakat sebagai komunitas hijau.

Peran serta masyarakat sangat dibutuhkan karena pelaksanaan P2KH berdasarkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, masyarakat dan  dunia usaha / CSR.  Dalam waktu dekat ini, pemko bersama SKPD terkait akan menerapkan dan menggerakkan P2KH, sesuai dengan tupoksi masing-masing SKPD, ungkap Zulinda.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Satgas Covid-19: Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya Jadikan Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Rangkaian HUT Kota Payakumbuh, Wako Riza Minta Jajarannya Siapkan Informasi Pelayanan P3K, Minimalisir Keramaian

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Riza Falepi, Rabu (25/11) menyebut telah memberi arahan agar iven peringatan 50 tahun hari jadi Kota Payakumbuh dilaksanakan dengan...

Ketum LPPKI Azwar Siri Dipercaya Sebagai Team Seleksi Calon Anggota BPSK Sumbar

Padang,BeritaSumbar.com,- Seleksi tertulis dan wawancara calon anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Provinsi Sumatra Barat dari unsur pemerintah yang dilaksanakan di Aula...

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

SMP Muhammadiyah 6 Padang Ukir Prestasi Lewat Pembinaan Bakat Siswa

Keberadaan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 6 Padang termasuk salah satu sekolah yang diperhitungkan di Sumatera Barat, karena prestasi yang diraih oleh para siswanya di berbagai ajang perlombaan. Selain membekali dengan ilmu agama, sekolah ini juga membina dan menyalurkan bakat dan keterampilan para siswanya.

Temukan Pungli Di Padang Panjang, Segera Lapor Ke Rumah Aspirasi

Padang Panjang, beritasumbar.com - Kepala Kejaksaan Negeri Kota Padang Panjang Dwi Indrayati, SH, MH melalui Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara, Minang...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

Bappeda Sumbar Gelar FGD di Payakumbuh Timur untuk Susun Profil Daerah Irigasi Batang Agam

Payakumbuh, BeritaSumbar - Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumatera Barat menggelar fokus grup diskusi (FGD) dalam rangka penyusunan profil sosial ekonomi teknik...

Pasar Ekraf Payakumbuh Berikan Peluang Bagi Pelaku Kuliner Tradisional Saat Pandemi Covid-19

Payakumbuh, Beritasumbar.com - Pasar ekonomi kreatif (ekraf) di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat tidak hanya untuk promosi wisata, tapi juga berdampak kepada pelaku...

Zusneli Zubir Saat Seminar BPNB Sumbar Angkat Keberadaan Kerajaan Jambu Lipo di Sijunjung

Berdasarkan memori kolektif dan tradisi yang masih lestari di tengah masyarakat Kanagarian Lubuk Tarok, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat, terungkap, bahwa pernah berdiri Kerajaan Jambu Lipo di daerah tersebut. Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Ketua Tim Peneliti bersama para anggotanya: Efrianto, SS., dan Rismadona, S.Sos. melaporkan hasil kajian mereka tentang keberadaan Kerajaan Jambu Lipo pada Seminar Hasil Kajian Nilai Budaya, digelar oleh Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) pada Senin 16 - 17 November 2020 di Kyriad Bumiminang Hotel, Jalan Bundo Kanduang No. 20 - 28, Padang.

Meski Defisit Anggaran, Payakumbuh Tetap Alokasikan Insentif Guru Mengaji-Tahfiz

Payakumbuh, beritasumbar.com- Meski mengalami defisit anggaran pada 2021 karena adanya pemotongan akibat Pandemi Covid-19, Pemerintah Kota Payakumbuh memastikan tetap menganggarkan intensif bagi...

Tingkat Pelayanan Kesehatan Di Payakumbuh Empat kali Jumlah Penduduk

Payakumbuh, beritasumbar.com -Tingkat pelayanan kesehatan di Kota Payakumbuh melebihi jumlah penduduk, bahkan angkanya mencapai empat kali lipat dari jumlah penduduk 138.000 jiwa,...

Ratna Dewi Pettalolo Resmikan Pusat Layanan Informasi Publik Bawaslu 50 Kota

Limapuluh Kota, beritasumbar.com – Komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI Ratna Dewi Pettalolo mengunjungi Luak Limopuluah dalam rangka kunjungan kerja sekaligus meresmikan...

Peminat KPPS Di Kecamatan VII Koto Padang Pariaman Melimpah

Padang Pariaman, beritasumbar.com -Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan VII Koto Sungai Sariak menyerahkan hasil seleksi calon Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) oleh...
- Advertisement -