27 C
Padang
Kamis, Januari 20, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Dengan Teknologi Optimalkan Peranan Lebah Galo Galo Sebagai Penghasil Madu
D

- Advertisement -

Petani Sungkai Mendapatkan Arahan Teknologi Peningkatan Hasil Pertanian Melalui Optimalisasi Peranan Lebah Galo-Galo Sebagai Polinator dan Penghasil Madu

Oleh: Dr. Zahlul Ikhsan, MP.

Kesejahteraan petani akan sangat dipengaruhi oleh produktivitas tanamannya. Intensifikasi pertanian adalah salah satu usaha untuk meningkatkan hasil pertanian dengan cara mengoptimalkan lahan pertanian yang sudah ada untuk memperoleh hasil yang optimal. Intensifikasi pertanian sangat dianjurkan untuk diterapkan agar mendapat produk atau hasil pertanian lebih banyak dengan kualitas yang lebih baik. Salah satu bentuk intensifikasi pertanian adalah mengoptimalkan proses penyerbukan.

Penyerbukan merupakan salah satu faktor penting dalam sistem budidaya tanaman. Penyerbukan adalah proses perpindahan polen dari kepala sari menuju kepala putik sehingga simbiosis yang terbentuk antara serangga penyerbuk (pollinator) dengan tanaman adalah simbiosis mutualisme. Serangga berperan dalam proses penyerbukan berbagai jenis tanaman berbunga. Serangga penyerbuk merupakan salah satu penyedia jasa ekosistem yang sangat penting sehingga keberadaannya harus terus dijaga

Hal inilah yang mendasari Tim Pengabdian masyarakat dari Universitas Andalas yang terdiri dari Rusdimansyah, S.Pt., M.Si., Dr. Ir. Hidrayani, M.Sc., dan Dr. Zahlul Ikhsan, SP, MP., mengadakan acara pengabdian masyarakat dengan tema “Program Berkelanjutan Membantu Mitra Kelompok Tani Sungkai Permai untuk Tumbuh Kembang dengan Usaha Integrasi Pertanian Organik dengan Lebah Galo-Galo di Sungkai, Kel. Lambuang Bukik, Kec. Pauh, Kota Padang”. Kegiatan ini telah dilaksanakan secara intensif sejak November-Desember 2021.

Salah satu rangkaian kegiatan pengabdian ini adalah mendatangkan pakar galo.galo dalam acara sesi berbagi dengan petani Sungkai pada tanggal 6 Desember 2021. Menurut Dr. Dewirman selaku pemateri yang telah banyak melakukan penelitian tentang penyerbukan dengan memanfaatkan Galo-galo, “Satu dari tiga suap yang kita makan merupakan jasa polinator (35% pasokan makanan global berasal dari tanaman yang tergantung dari penyerbukan hewan). 84% dari 264 tanaman yang diteliti di Eropa tergantung pada pollinator. Galo-galo merupakan jenis lebah yang tidak bersengat (stingless bee) yang sekarang sudah mulai populer di Indonesia. Bahkan, 74% dari serangga pengunjung bunga di sumatera bagian tengah adalah galo-galo dan lebah madu”, ujarnya.

“Penyerbukan oleh serangga dapat meningkatkan hasil panen pada berbagai jenis tanaman. Beberapa contoh hasil penelitian menyebutkan bahwa terjadi peningkatan hasil panen sebesar 41% pada cranberry, 7% pada blueberry, 26% pada tomat, 45% pada strawberry, 22-24% pada kapas. Selain itu, juga terjadi peningkatan hasil kubis bunga sebanyak 4% dan peningkatan produksi kopi hingga lebih dari 50%”. Tambah beliau.


Dokumentasi pelatihan dan focus grous discussion pemanfaatan lebah galo-galo sebagai pollinator dan penghasil madu

Ditambahkan oleh Rusdimansyah, S.Pt., M.Si  selaku ketua tim pengabdian, “Galo-galo mempunyai tingkatan sosial yang sama dengan lebah madu. Disamping berfungsi sebagai serangga penyerbuk, galo-galo juga menghasilkan madu yang berkhasiat baik bagi Kesehatan manusia. Selain madu, produk lain yang dihasilkan oleh galo-galo adalah  berupa propolis dan pollen.

Lebih lanjut, Rusdimansyah, S.Pt., M.Si  yang akrab dipanggil Andi menjelaskan bahwa “Galo-galo menghasilkan madu dengan mengkonsumsi nektar dari bunga, dan memproduksi propolis dari mengkonsumsi getah serta memproduksi bee polen dari serbuk sari bunga. Pakan yang dikonsumsi galo-galo juga merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam usaha pembudidayaannya, karena dari pakan dapat menentukan kualitas produk perlebahan yang akan dihasilkan”.

Dokumentasi pembuatan peti lebah (stup) di areal pertanian Sungkai

Dr. Hidrayani yang telah lama bergerak dan membangun petani Sungkai menyampaikan bahwa “Tim pengabdian ini ditugaskan oleh Rektor melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Andalas (LPPM Unand). Pengabdian kepada masyarakat merupakan salah satu dari tridharma perguruan tinggi, oleh karena itu Unand sebagai salah satu perguruan terkemuka sangat concern dalam hal peningkatan produksi dan kesejahteraan petani. Unand akan selalu hadir untuk petani”. Ujarnya

“Petani di Sungkai telah memulai melakukan pertanian yang mengarah kepada sistem pertanian organik. Untuk itu, hal ini perlu dikembangkan dan dimanfaatkan juga untuk panen madu dari galo-galo yang juga berperan sebagai penyerbuk tanaman”, tambah beliau.

Anggota tim pengabdian, Dr. Zahlul Ikhsan menambahkan bahwa, “Kegiatan pengabdian masyarakat ini diketuai oleh Rusdimansyah, S.Pt, M.Si yang sudah sejak lama sangat konsen melakukan eksplorasi dan penelitian tentang lebah galo-galo. Kegiatan pengabdian ini merupakan hasil kolaborasi antara LPPM Unand, Fakultas Pertanian dan Fakultas Peternakan. Dengan keberagaman bidang ilmu tim pengabdian, kami berharap dapat memberikan pengetahuan dan keterampilan yang matang kepada petani untuk meningkatkan income dari lahan yang diolah”.

Rusdimansyah, S.Pt., M.Si  menyampaikan bahwa, “Pengabdian masyarakat ini dilakukan secara berkelanjutan. Dilakukan pembinaan yang fokus dan bertahap kepada petani mulai dari pengenalan potensi dan pengadaan unit percontohan ternak Galo-galo, pengenalan tanaman sumber pakan lebah, peningkatan teknik beternak dan produksi madu Galo-galo, perbanyakan bibit tanaman pakan lebah, perbanyakan koloni lebah Galo-galo. Sampai pada pemasaran madu dan lebah galo-galo.

Petani di Sungkai sangat senang dan menyambut dengan baik atas kehadiran tim pengabdian dari Unand. “Kami berharap, Bapak dan Ibu Dosen Unand dapat terus mendampingi kami dalam proses pengerjaan peningkatan produksi petani melalui ternak galo-galo ini. Kami juga berharap untuk dapat menjadi nagari binaan tetap Unand. Agar kami dapat memperoleh produksi pertanian yang optimal”, ujar Suratman, Ketua kelompok tani Sungkai Permai.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img