Setelah Piala Adiwiyata Mandiri Nasional, SMAN 2 Payakumbuh sukses mempersanding Piala Adiwiata Mandiri itu dengan Piala UKS Nasional. Tahun 2014 ini, merupakan tahun prestasi membanggakan bagi dunia pendidikan kota ini, khususnya bagi SMAN 2 Payakumbuh. Pemerintah Pusat memberikan uang pembinaan buat SMAN 2 sebesar Rp15 juta.
Kepala Dinas Kesehatan Payakumbuh Elzadaswarman, SKM, MPPE didampingi Kabid Kesga, dr. Yanti, di Balaikota Payakumbuh, Selasa (27/8), menginformasikan, sebagai wakil Sumatera Barat dalam Lomba UKS Nasional 2014, SMAN 2 Payakumbuh masuk kategori Best Perfomance. Tiga kepala sekolah setingkat SLTA yang masuk nominasi Best Perfomance, diundang ke Istana Negara Jakarta, menghadiri upacara HUT RI 17 Agustus 2014.
“Ketika panitia Lomba UKS Nasional mengumumkan pemenang, kita (SMAN 2, Red), hanya mampu menempati peringkat III. Gelar juara I dan II milik SMKN 4 Bandar Lampung dan SMAN 2 Bantul Yokyakarta. Kita berhak mengantongi piala, piagam penghargaan dan uang pembinaan Rp15 juta,” ungkap Kadiskes selaku pembina UKS di daerahnya.
Trofi, piagam penghargaan, dan uang pembinaan buat Payakumbuh diterima Kepala SMAN 2 Dra. Hj. Irma Takarina dari tangan Sekjen Kemendikbud RI, Prof. Ainun Na’im, Ph.D, dalam acara di kementerian, Minggu (17/8) dua pekan lalu, jelas Kabid Kesga Yanti.
Dikatakan, meski baru mampu merebut gelar juara III untuk kategori best performance sekolah, tapi membuat pemko cukup bangga dan puas. Karena, untuk capaian kinerja SMAN 2 bersama SKPD pembina UKS dinilai yang terbaik. Prestasi ini, akan menjadi motivasi bagi SKPD pembina UKS untuk lebih maju ke depan. Dan ini merupakan prestasi beruntun bagi tim pembina UKS Payakumbuh.
Karena, menurut Yanti, tahun 2013 lalu, TK Pembina Payakumbuh di Kelurahan Payolansek, Kecamatan Payakumbuh Barat, keluar sebagai juara pertama dalam Lomba UKS antar kelompok TK. “Tahun depan, tim pembina UKS Payakumbuh akan fokus membina sekolah setingkat SD dan SMP agar mampu mengukir prestasi yang sama dalam penilaian UKS ini,” ungkap Yanti.