25 C
Padang
Sabtu, April 17, 2021
Beritasumbar.com

Calon Perseorangan VS Parpol: Dilema Mahar Politik?
C

Kategori -

Sijunjung,-Peraturan KPU RI Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Program dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020, PKPU ini mengakomodir pasangan calon perseorangan, diberi jangka waktu penyerahan syarat dukungan sebagai pasangan Bupati dan Wakil Bupati kepada KPU Kabupaten Sijunjung 9 desember 2019 hingga 3 Maret 2020.

Syarat dukungan minimal adalah 10 persen dari Penetapan DPT terakhir, mengumpulkan dukungan dalam bentuk KTP secara tertulis. Jumlah DPT (Daftar Pemilih Tetap) Kabupaten Sijunjung pada pemilu tahun 2019 adalah 156.959 jiwa. Sesuai dengan ketentuan Pasal 41 ayat (1) huruf a UU 10/2016 tentang perubahan Kedua Atas UU 1/2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU 1/2014 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota menjadi Undang-undang, bahwasannya Calon perseorangan dapat mendaftarkan diri sebagai calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur jika syarat dukungan jumlah penduduk yang mempunyai hak pilih dan termuat dalam Daftar Pemilih Tetap pada Pemilihan Umum atau pemilihan sebelumnya yang paling akhir di daerah bersangkutan.

Mahar politik itu antara ada dan tiada, dibilang ada, pembuktiannya susah karena tidak tertuang dalam bentuk naskah perjanjian, dikatakan tidak ada, prakteknya ada melalui pengakuan dan hasil survey. Pada tahun 2018 yang lalu KPK mengeluarkan sebuah survey tentang potensi benturan kepentingan pendanaan Pilkada 2018, hasilnya ditemukan 20 orang responden mengakui telah membayar mahar kepada partai politik, dengan kisaran mahar 50-500 juta perkursi. Namun tidak dijelaskan terkait siapa saja nama-nama respondennya, metode survey apa yang dipakai, jumlah responden dan juga margin of error survey yang dilakukan. Namun ini mengisyaratkan praktek mahar politik benar adanya.

Besarnya cost politik, ini menjadi momok bagi bakal calon yang ingin ikut kontestasi kepala daerah namun tidak didukung harta, itu baru cost untuk mendaftar sebagai calon di partai politik, belum termasuk cost untuk sosialisasi dan kampanye. Inilah kenapa ada bakal calon potensial terkadang memilih maju dari jalur calon perseorangan (independen). penulis melihat potensi calon perseorang untuk maju di pemilihan kepala daerah sijunjung tahun 2020 itu ada, namun apakah ada yang akan maju sebagai calon pereorangan? Ini yang masih ghaib (belum bisa dijawab), karena belum ada yang mengeluarkan pernyataan resmi, ada atau tidak ada calon perseorangan yang mendaftar, KPU Kabupaten Sijunjung tetap mengakomodir calon perseorangan untuk mendaftar.

Pasal 40 ayat (1) UU nomor 10 tahun 2016, disebutkan bahwa Partai Politik atau gabungan Partai Politik dapat mendaftarkan calon jika telah memenuhi persyarataan perolehan paling sedikit 20% (dua puluh persen) dari jumlah kursi DPRD atau 25% (dua puluh lima persen) dari akumulasi perolehan suara sah dalam pemilihan umum anggota DPRD di daeah setempat. Untuk Kabupaten Sijunjung, usungan dari partai politik atau gabungan dari partai politik memungkinkan 4 pasangan calon bupati dan wakil bupati. Namun bisa juga kurang dari 4 pasang ketika ada pengerucutan jumlah koalisi partai politik nantinya, tergantung perkembangan dinamika yang terjadi, karena politik itu dinamis.

Namun ada juga partai politik secara gamblang menyebutkan membuka penjaringan calon kepala daerah tanpa mahar, meski ada yang menilai ini bentuk manuver curi start partai politik tertentu, namun menurut penulis, gagasan politik tanpa mahar ini patut ditiru dan perlu syiarkan serta berharap adanya regulasi UU pemilu mengatur sanksi untuk pemberi mahar ke partai politik, sehingga pada tatanan akhirnya nanti ”issu” mahar politik yang digadang-gadang hilang dalam opini demokrasi, seperti hilangnya debu diatas batu hitam yang kelam dimalam yang gelap gulita dibawa tiupan angin. Karena biang kerok para pejabat terjerat korupsi diawali dengan pemberian mahar politik dalam jumlah besar. Mengasilkan sesuatu yang baik tentu dari cara dan proses yang baik, bagaimana mungkin nanti ketika bupati dan wakil bupati terpilih akan berprilaku baik, ketika cara dan proses yang dilakukan untuk mendapatkan kursi itu tidak baik, jangan harap perubahan kebaikan akan terjadi ketika suara kita masih bisa dibeli? Diganti dengan uang 50 ribu hak konstitusi kita tergadaikan? jangan mengharapkan negeri ini berubah, jika praktik suap masih terjadi dan kita menjadi salah satu pelaku di dalamnya. Penulis teringat akan nasehat AA Gym tentang konsep merubah bangsa dengan 3 M: mulai dari diri sendiri, mulai dari yang paling kecil dan mulai saat ini juga.

(Disadur dari berbagai sumber)

Fahrul Rozi Burda, Lc,.M.Ud
Komisioner KPU Kabupaten Sijunjung

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Diusia 180 Tahun Usung Perwujudan Limapuluh Kota Yang Madani,Beradar dan Berbudaya Dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,-Kabupaten Lima Puluh Kota merupakan satu dari sembilan belas Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sumatera Barat yang memiliki luas wilayah 3.354,30 Km² . Kabupaten Lima Puluh kota terdiri dari 13 Kecamatan, 79 Nagari, dan 401 Jorong.
- Advertisement -

Startup Milenial Bekerja Membangun Negeri: Pelatihan Gratis Digital Marketing dengan Instagram untuk KUMKM se-Indonesia

Startup digital agency Dig.It.All untuk keseskian kalinya kembali berkontribusi dalam pengembangan kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menegah (KUMKM) yang sedang berupaya melakukan transformasi, dari bisnis tradisional brick and mortar menjadi bisnis yang mampu memanfaatkan peluang dari geliat pertumbuhan pasar online.

Pariwisata Nagari Batu Taba Semakin Bersolek, Laksma TNI Angkasa Dipua Resmikan Mushalla Fii Sabilillah

Padang Panjang,BeritaSumbar.com,-Rangkaian kegiatan terpadu yang terdiri dari peresmian mushalla fii sabilillah, sunat masal, kegiatan bernuansa alek nagari berupa 'maarak galundi', makan bajamba, dan atraksi seni budaya lainnya telah berhasil dilaksanakan di Nagari Batu Taba Kecamatan Batipuh Selatan, Minggu (11/04).
- Advertisement -

Ingin Dapat BPUM Rp1,2 Juta, Ayo Daftar Sebelum 21 April

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bukittinggi, membuat program Bantuan Bagi Pelaku Usaha Mikro (BPUM), untuk pelaku usaha yang terdampak covid-19 di kota itu. Pendaftaran...

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Etika Politik Koalisi PKS dan PAN Dalam Menentukan Wakil Walikota Padang

Kota Padang sudah resmi memiliki walikota. Sejak dilantiknya Hendri Septa pada tanggal 7 April 2021. Dimana sebelumnya Hendri Septa menjabat sebagai wakil walikota dan selanjutnya pelaksana tugas Walikota Padang. Posisi tersebut ditempatinya untuk mengisi kekosongan setelah Buya Mahyeldi Ansharullah dilantik sebagai Gubernur Sumbar.

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...
- Advertisement -