30.1 C
Padang
Tuesday, September 22, 2020

BERIKAN ADVOKASI PEMENUHAN HAK PEREMPUAN PENYANDANG DISABILITAS, DPC PPDI KOTA PADANG PANJANG APRESIASI DINAS PPPA SUMBAR

Padang Panjang, (Selasa, 12/11), Perempuan Penyandang Disabilitas adalah kelompok minoritas yang sering mengalami diskriminasi di tengah masyarakat. Tidak hanya itu, mereka juga termasuk kelompok masyarakat yang kerap mengalami kekerasan, baik secara fisik, seksual dan beragam jenis kekerasan lainnya. Karenanya, kegiatan Advokasi Pemenuhan Hak Perempuan Penyandang Disabilitas adalah salah satu cara preventif untuk meminimalisir dampak negatif dari perbuatan tersebut, Ungkap Quartita Evari Hamdiana, SKM, MM selaku ketua pelaksana kegiatan tersebut. Evari yang saat ini menjabat sebagai Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Provinsi Sumatra Barat menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak (termasuk disabilitas) merupakan pelayanan dasar yang seharusnya dinikmati oleh setiap perempuan dan anak yang ada di Indonesia, apalagi semenjak berlakunya UU Nomor 8 Tahun 2016 tambah memperkuat payung hukum keberadaan perempuan penyandang disabilitas sehingga kebijakan perlindungan terhadap mereka pun dapat dioptimalkan sebaik mungkin.
.
Kegiatan Advokasi Pemenuhan Hak Perempuan Penyandang Disabilitas yang dilaksanakan di Aula Hotel Aulia ini dihadiri oleh sebanyak 130 peserta, yang terdiri dari unsur Karang Taruna, PKK, Aisyiah, Tokoh Masyarakat, Bundo Kanduang, MKAN, GOW, Dharma Wanita, PKH dan sebanyak 80 peserta dari Pengurus dan Anggota DPC PPDI Kota Padang Panjang.
.
Dalam membuka kegiatan tersebut, Sonny Budaya Putra selaku Sekda Kota Padang Panjang mengucapkan terima kasih atas kepercayaan Dinas PPPA Provinsi Sumatra Barat untuk melakukan kegiatan advokasi tersebut di Kota Padang Panjang. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa cita-cita Kota Padang Panjang sebagai Kota Ramah Disabilitas sudah tersusun dalam RPJMD yang akan direalisasikan secara bertahap. Sonny menuturkan bahwa beberapa infrastruktur ramah disabilitas sedang dilakukan secara bertahap, misalnya rehabilitasi trotoar yang ramah disabilitas dan akses disabilitas ke pasar pusat yang sedang dibenahi saat ini, terang Sonny. Bahkan, ia juga menyampaikan adanya kajian fasilitas transportasi publik bagi penyandang disabilitas yang direncanakan akan terealisasi pada tahun 2020-2021 mendatang. Semoga terwujud dengan baik, harapnya.
.
Sementara itu, Ramadhan selaku Ketua DPC PPDI Kota Padang Panjang mengapresiasi pelaksanaan kegiatan advokasi yang dilaksanakan oleh Dinas PPPA Provinsi Sumatra Barat. Sebab, kegiatan advokasi ini setidaknya bisa menambah wawasan dan pemahaman teman-teman disabilitas yang ada di Kota Padang Panjang tentang pemenuhan hak perempuan penyandang disabilitas, tuturnya. Bahkan, Ramadhan yang sudah mengalami kebutaan (netra) sejak 2006 silam menambahkan adanya kesamaan dan sinergitas program yang sedang direalisasikan oleh DPC PPDI Kota Padang Panjang dengan Pemerintah Kota. Lebih lanjut, ia mengharapkan ke depannya teman-teman disabilitas Kota Padang Panjang tidak lagi memposisikan diri sebagai objek pembangunan, tapi lebih fokus berperan sebagai subjek pembangunan, sehingga percepatan Kota Padang Panjang sebagai Kota Ramah Disabilitas pun tidak hanya sekedar impian belaka.
.
Kegiatan yang berlangsung selama 3 sesi ini menghadirkan pembicara; Besri Rahmat (Kadis. PPPA Sumbar), Dr. H. Novi Hendri, SE, M.Si Dt. Bagindo Saidi (Anggota DPRD Kota Padang Panjang), Arkes Refagus, S.Sos (Plt. Kadis Sosial P2KBP3A Kota Padang Panjang), Elvi Yennita (Ketua HWDI Sumbar) dan Dr. Fatmariza, M.Hum (Dosen UNP). (khz)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Bangun Komunikasi, Dandim 0311 Pessel gelar Coffee Morning dengan Media

Pesisir Selatan,-Bersama awak media di Kabupaten Pesisir Selatan, Dandim 0311/Pessel Letkol Inf Gamma Arthadilla Sakti, Jumat (18/9) pukul 08.30 Wib menggelar acara "...

Adaptasi Kebiasaan Baru,Polres Tanah Datar Lakukan Operasi Yustisi.

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Polres Tanah Datar laksanakan kegiatan Operasi Yustisi antisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), berupa Pendisiplinan Penerapan Protokoler Kesehatan dalam adaptasi...

Balai Wartawan Luak Limopuluah Dan BPJS Payakumbuh Bagikan 2000 Masker

Payakumbuh - Rabu 16/9 pagi seputaran tugu yang ada di pusat kota Payakumbuh diramaikan awak media Luak Limopuluah. Para pemburu berita ini...

Akhirnya, Ponsel BM di Indonesia Benar-benar Diblokir Mulai Malam Ini

Setelah mengalami penundaan beberapa kali, akhirnya aturan pemblokiran ponsel ilegal atau black market (BM) melalui nomor IMEI resmi diberlakukan.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Kapolres Dan Sejumlah Tokoh Adat Padang Panjang Adakan FGD

Padang Panjang,-Keamanan dan ketertiban dalam kehidupan bermasyarakat merupakan salah satu indikator majunya peradaban suatu bangsa. Dalam mewujudkan tujuan tersebut, maka perangkat sosial...

Dishub Padang Panjang Laksanakan Razia Gabungan Perizinan Angkutan dan Pengawasan Penerapan Protokol Kesehatan Covid 19

Padang Panjang, -Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Dinas Perhubungan melakukan Razia Gabungan terhadap angkutan orang dan angkutan barang yang melintasi Kota Padang...

PW PMI Sumbar Salut dan Apresiasi Kinerja DPC PPDI Kota Padang Panjang

Padang Panjang, (06/09), Kehadiran DPC PPDI Kota Padang Panjang sebagai organisasi atau wadah perjuangan, penyampaian aspirasi dan advokasi bagi penyandang disabilitas telah...

APLB Tunarungu Indonesia Kunjungi DPC PPDI Kota Padang Panjang

Padang Panjang, (01/09), Pemerataan hak dan kesejahteraan bagi penyandang disabilitas saat ini terus menjadi perhatian yang serius bagi seluruh kalangan penyandang. Ragam...
- Advertisement -