28.9 C
Padang
Tuesday, December 1, 2020
Beritasumbar.com

Bagaimana Facebook Dapat Merusak Kesehatan Mental
B

Kategori -

[dropcap color=”#8224e3″ font=”0″]B[/dropcap]ila Anda seseorang yang gemar main Facebook, Anda mungkin pernah mengalami rasa kesal, senang atau frustrasi dengan media sosial ini. Tetapi tahukah Anda, selain hal-hal tadi, Facebook dapat merusak kesehatan mental Anda?

Siapa yang tidak kenal Facebook? Suka atau tidak suka, media sosial ini dikenal oleh milyaran orang di dunia. Bila Anda seseorang yang gemar main Facebook Anda mungkin pernah mengalami rasa kesal, senang atau frustrasi dengan media sosial ini. Tetapi tahukah Anda, selain hal-hal tadi, Facebook dapat merusak kesehatan mental Anda? Mengapa dan bagaimana menanggulanginya?

Obsesi

Bila Anda membuka Facebook puluhan kali setiap hari, muka Anda terbenam di smartphone setiap saat, berarti Anda terobsesi dengan Facebook. Hal ini saja sudah mengganggu hidup Anda. Bagaimana kalau Anda sedang menyeberang jalan dan mata Anda tertuju ke Facebook sehingga tidak melihat mobil melaju ke arah Anda? Banyak pekerja yang tidak peduli berapa kali mereka diperingatkan untuk tidak menggunakan ponsel pada jam kerja. Masih saja mereka mencuri-curi memegang ponsel dan membuka-buka situs atau mengirim serta membaca pesan. Padahal ancamannya tiga kali terpergok akan dipecat. Mereka lebih mementingkan Facebook daripada pekerjaan yang merupakan mata pencaharian penunjang kehidupan keluarga mereka. Tidak ada yang tidak bisa ditunggu sampai jam kerja Anda selesai. Bila ada sesuatu yang genting mereka akan menghubungi Anda lewat telepon perusahaan karena telepon Anda dalam keadaan tidur.

Paranoid

Ada seseorang yang menjadi paranoid gara-gara Facebook. Mulanya orang itu mengetik dan membaca pesan teman-teman secara biasa saja. Namun karena ada beberapa orang yang tidak disukainya di Facebook, dia kemudian menafsirkan setiap perkataan orang-orang itu secara negatif. Dia menganggap bahwa semua tulisan itu ditujukan kepada dirinya. Setiap pembicaraannya berkisar tentang hal-hal itu. Sampai-sampai dia merasa bahwa perbuatannya diamati oleh “musuh-musuhnya” karena apa yang mereka bicarakan selalu menyangkut sesuatu yang dilakukannya. Dia mencari-cari kamera tersembunyi yang mungkin dipasang melalui Facebook. Dia tidak bisa tidur, jiwanya terganggu oleh apa yang dibacanya di Facebook. Akhirnya dia menerima nasihat agar dia menutup akunnya dan jangan membuka Facebook lagi. Sejak itu rasa paranoidnya hilang dan hidupnya kembali tenteram.

Rasa iri

Adalah kebiasaan kita untuk memasukkan sesuatu yang kita anggap penting di Facebook. Tidak heran kita melihat seorang teman memasang foto pemandangan alam yang sedang dia nikmati, berpose dengan mobil barunya, membanggakan anaknya yang lulus perguruan tinggi atau memasang foto cucu-cucunya. Kita tidak bermaksud menyinggung perasaan teman yang tidak mampu jalan-jalan, yang tidak punya mobil, atau yang belum menikah. Tetapi namanya manusia, kadang-kadang tentu timbul perasaan iri terhadap keberhasilan seseorang. Apakah rasa iri ini terkendali atau menggerogoti hati Anda? Rasa iri yang terkendali dapat membantu menggugah ambisi dan hasrat Anda untuk maju. Tetapi rasa iri yang menggerogoti jiwa Anda harus cepat-cepat disingkirkan karena dapat membuat Anda menderita dan melakukan hal-hal yang tidak terpuji. Mungkin lebih baik Anda matikan akun Anda untuk sementara atau selamanya.

Stalking

Mungkin Anda menyukai seseorang yang mempunyai akun di Facebook. Tanpa diketahuinya Anda terobsesi dengannya. Selalu membaca apa yang dia tulis atau pasang di media sosial ini. Anda membuat akun palsu untuk mengikuti postingnya dan Anda berusaha berteman dengan teman atau kerabatnya supaya Anda dapat membaca setiap hal yang ditulisnya. Tentu saja tanpa curiga teman atau kerabat orang itu menerima permintaan Anda untuk berteman. Pernahkah Anda melakukan hal ini? Hati-hati Anda mempunyai kecenderungan menjadi stalker alias orang yang selalu mengamati gerak-gerik seseorang tanpa diketahui orang itu. Lebih baik Anda matikan akun palsu itu dan berusaha berteman dengannya secara terang-terangan. Bila dia tidak menerima permintaan Anda berarti dia tidak menyukai Anda dan jadikanlah itu peringatan bagi Anda untuk tidak mendekatinya lagi.

Nikmatilah Facebook seperti Anda menikmati majalah. Anda baca, Anda tulis komentar, pasang foto, lalu Anda tutup. Janganlah membiarkan kegiatan ini memakan sebagian besar waktu Anda. Bersyukurlah Anda dapat menemukan teman-teman lama yang mungkin sudah lama terlupakan bila tidak ada Facebook. Berbahagialah atas teman-teman yang Anda miliki dan atas keberhasilan mereka, serta berdukalah bersama mereka ketika mereka mengalami kesusahan atau musibah.

 

Ditulis oleh: 
Irma Shalimar (Irma Shalimar graduated from Brigham Young University-Idaho with a Bachelor Degree in English Literature.)
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Nauclea Orientalis, Bunga Yang Mirip Virus Corona.

Oleh: Lidia Gusvita Nasra ~ Mahasiswa Biologi, Universitas Andalas, Padang Tak hanya perkembangan kasus virus corona yang dibicarakan saat...

Pocket Book Panduan Penilaian Melalui E-Learning Platforms Bagi Guru IPA Tingkat SMP Di Kota Padang

Sejak wabah Covid-19 mulai muncul di Kota Padang, nasional hingga mancanegara, kegiatan pembelajaran di sekolah yang biasanya dilaksanakan secara tatap muka terpaksa...

Heboh Video Gantung Diri Di Lintau, Ini Klarifikasi Kapolsek Lintau Buo Utara

Tanah Datar, Beritasumbar.com - Masyarakat di Lintau IX Koto di hebohkan dengan beredarnya Video gantung diri berdurasi 30 detik,Rabu 25/11/2020.

Turun ke Posko Banjir Dua Nagari, Kapolres Pessel serahkan Bantuan.

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,- Jajaran Kepolisian Resor Pesisir Selaran secara spontan membagikan sejumlah paket sembako kepada warga korban banjir dua nagari, Nagari Binjai Tapan...

Warga Digemparkan Dengan Api Menyala Di Drainase Belakang SPBU Parit Rantang

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Warga Parit Rantang Payakumbuh Barat sekitar jalan Padang tepatnya belakang SPBU pada Sabtu 28/11 pagi dibuat geger bahkan ada yang histeris....
- Advertisement -

Tulisan Terkait

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Apresiasi dan Dukung Komjen Pol Boy Rafli Amar Jadi Kapolri

JAKARTA - Dengan Akan memasuki masa Pensiun, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis terus melakukan Reformasi Birokrasi di tubuh Kepolisian, namun bursa calon...

Satgas Covid-19: Pengalaman Libur Panjang Sebelumnya Jadikan Pelajaran

JAKARTA - Mendekati akhir tahun, libur panjang menjadi hal yang ditunggu-tunggu masyarakat. Namun Satgas Penanganan Covid-19 meminta masyarakat belajar dari pengalaman pada...

Pembelajaran Tatap Muka Harus Cegah Klaster Institusi Pendidikan

JAKARTA - Pembukaan kembali pembelajaran tatap muka dalam masa pandemi Covid-19 harus dilakukan dengan mengutamakan pencegahan penularan. Menurut Juru Bicara Satgas Penanganan...

Dicokok KPK, Ini Sepak Terjang Edhy Prabowo di KKP

Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membenarkan hal tersebut. "Iya...

KPK Menyerahkan Aset BMN Untuk Mendukung Operasional Kantor KASN

Bertempat di Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (24/11/20) diselenggarakan acara serah terima penetapan status penggunaan barang milik negara yang berasal dari...

Tak Kunjung Penuhi Panggilan Polisi, HY Dijemput Paksa

Riau,- Akhirnya Oknum ustad kondang HY Resmi ditahan oleh unit Reskrim Polsek kota Pekanbaru pada 22 November 2020 dimapolsek kota Pekanbaru...

Tak berhenti di Laporan, Riset Harus Tersambung Dengan Industri

Jakarta, - Pemerintah terus mendorong hilirisasi riset yang dilakukan oleh semua lembaga litbang. Salah satu upayanya yaitu dengan pemberian anugerah Hak Kekayaan...

IMO-Indonesia Siap Gaungkan Wisata Nusantara

JAKARTA | Pandemi COVID-19 sangat berdampak pada industri wisata tanah air, terpuruknya sektor pariwisata sembilan bulan terakhir sejak pandemi membuat banyak pihak...

Dua Minggu Menghilang,Juragan Padi Di Temukan Meninggal Dunia, Diduga Gantung Diri.

Tanah Datar,beritasumbar.com - Dua minggu pergi dari rumah,juragan padi di Kecamatan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar di temukan tidak bernyawa dan sudah...

DPP Surosowan Indonesia Bersatu, Bertekad Kuatkan Kearifan Lokal dan Khasanah Budaya

BOGOR - Bangsa Indonesia ini lahir terdiri dari berbagai Suku, adat- istiadat, budaya, agama, dan memiliki kearifan lokal dimasing-masing daerah. Bangsa Indonesia...
- Advertisement -