Limapuluh Kota,-Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Lima Puluh Kota, akan melaksanakan kegiatan Diklat Terpadu Dasar Pertama, yang akan dijadwalkan pada tangga 4 – 5 Oktober 2019 bertempat di Pondok Pesantren Al Makmur Nagari Tungka, Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Limapuluh Kota Roziwan, SH.I menjelaskan, agenda Diklat Terpadu Dasar Pertama (DTD I) ini akan diikuti sebanyak lebih kurang 100 peserta yang bertujuan melahirkan kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser)

“Alhamdulillah peserta yang mendaftar sampai hari ini hampir mendekati angka 100 orang, insyallah dengan agenda ini melahirkan kader militan yang memiliki semangat untuk menjaga NKRI,” sebut Rozi, Kamis (3/10).

Barisan Ansor Serbaguna (Banser) ini, sambung Rozi, diharapkan mampu menjadi kader yang berkulitas, serta mampu menjaga nama besar organisasi yang sudah memiliki nama yang besar di Indonesia.

“Kader harus militan dalam menjaga keutuhan NKRI, khususnya kader Lima Puluh Kota ini, karena dalam kegiatan ini akan dilatih oleh berbagai pelatih dan instruktur yang berkualitas, baik dari inti oraganisasi hingga ke lembaga negara seperti pihak kepolisian dan TNI “ujarnya.

Sementara itu, salah seorang kader muda Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat yang juga akan menjadi instruktur pada agenda DTD, Fadhlur Rahman Ahsas memaparkan, bahwa militansi tidak diukur dari besar atau banyaknya seseorang mengikuti kegiatan, namun bisa dilihat dari seberapa ikhlas dalam menjalankan tugasnya.

“Saya menilai ukuran militansi adalah sejauh mana keteguhan, keikhlasan, kejujuran yang ada pada diri kader Banser untuk melaksanakan tugas sebagai seorang kader dengan sebaik-baiknya”katanya kepada, Kamis (3/10).

Menurut pemuda yang mulai menyukai dipanggil Gus Lur ini, jika seseorang sudah menjadi bagian Banser Anshor ini, haruslah memiliki jiwa perjuangan yang kuat, baik dalam membela negara, ataupun dalam membela nama besar organisasi dan masyarakat.

Kader Banser yang baru saja mengikuti pengkaderan tingkat nasional Gerakan Pemuda Ansor di Tanara, Banten itu menambahkan, bahwa kader GP Ansor Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Limapuluh Kota, haruslah melahirkan kader yang bisa merealisasikan pola pikir dan perilaku yang berguna bagi masyarakat, organisasi, agama dan negara.

“Saya sangat berharap DTD pertama yang di prakarsai para sahabat pimpinan cabang gerakan pemuda ansor kabupaten Lima Puluh Kota ini, akan melahirkan kader militansi yang konsisten, serta berkomitmen dalam berjuang untuk mengembangkan dan melestarikan ajaran Aswaja An-Nahdliyah dan NKRI,”pungkasnya (Rezki Aryendi )

loading...