sumber foto: https://kaba12.co.id/

Bukittinggi,BeritaSumbar.com,-Bersama pengurus Pordasi, Pemko Bukittinggi ambil keputusan untuk batalkan agenda pacu kuda yang dalam rencana akan di gelar bulan ini. Kegiatan yang rencananya dilaksanakan pada tanggal 22 Maret mendatang dibatalkan mengingat dan menimbang kondisi sekarang. Dan sebagai langkah antisipasi merebaknya virus corona di Bukittinggi dan sekitarnya.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan, event pacu kuda di Bukittinggi yang akan dilaksanakan 22 Maret ini, dibatalkan. Keputusan ini diambil, sebagai langkah antisipatif untuk mengurangi keramaian di kota wisata.

“Pacu kuda kita batalkan. Semua event yang akan direncanakan pun, kita tiadakan dulu. Ini juga sebagai langkah antisipasi. Orang ramai, tentu kita tidak tahu penyebarannya nanti. Untuk itu, seluruh kegiatan yang mendatangkan orang ramai, kita batalkan dulu,” tegas Ramlan yang juga Ketua Pordasi Sumbar itu.

Lebih lanjut, Wako juga memutuskan untuk melarang seluruh perjalanan dinas luar daerah. “Ini juga bentuk langkah antisipasi kita, agar warga terjaga dari virus corona,” ujarnya.

Wako juga menyampaikan, saat ini di Sumbar belum ada informasi yang menyatakan ada paien yang positif covid 19. Namun ada beberapa warga yang masuk Sumbar, diduga gejala corona.

” Ada yang meninggal satu orang, tapi belum bisa dipastikan positif corona. Masih tunggu hasil lab dari Jakarta. Intinya, tetap tenang, tingkatkan kewaspadaan serta pola hidup bersih dan sehat,” jelasnya.( https://kaba12.co.id/  )

loading...