31 C
Padang
Selasa, Januari 26, 2021
Beritasumbar.com

ABK asal Indonesia kembali di sandera pemberontak Abu Syayaf
A

Kategori -

Jakarta,Beritasumbar.com-Perairan Sulu Filipina selatan kembali makan korban.Kali ini Tugboat Charles 001 dan tongkang Robby 152 yang melintas menjadi sasaran pemberontak Abu Syayaf. Tujuh orang ABK berkewargaan negara Indonesia kembali di sandera para pemberontak

Kelompok Abu Sayyaf ini, lagi-lagi menjadi biang kerok, di balik aksi penculikan tersebut. Tercatat, dalam empat bulan terakhir, Abu Sayyaf telah membuat perkara dengan Indonesia sebanyak tiga kali dalam kasus yang sama.

Terkait kasus ini, Menteri Luar Negeri Indonesia, Retno Marsudi, mengaku geram dengan aksi kelompok sempalan dari kubu MILF (Barisan Pembebasan Islam Moro) itu. Dalam sebuah keterangan pers, Retno menyatakan penyanderaan ketiga kalinya ini sudah tidak dapat ditoleransi.

Retno dengan tegas menyatakan, pemerintah Indonesia mengecam keras terulangnya penyanderaan terhadap WNI oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan. Jakarta, kata dia, meminta pada Manila untuk segera memastikan keamanan di wilayah perairan Filipina Selatan, sehingga tidak mengganggu kegiatan ekonomi kawasan sekitar.

Pemerintah Indonesia juga disebut bakal melakukan berbagai cara untuk segera membebaskan para sandera. Kata dia, keselamatan ketujuh WNI adalah hal yang sangat menjadi prioritas. “Kejadian ketiga kalinya ini sangat tidak dapat ditoleransi. Pemerintah akan melakukan semua cara yang memungkinkan untuk membebaskan para sandera,” kata Retno.

Sementara itu, dari informasi yang diperoleh dari Kementerian Luar Negeri, penyanderaan ketiga yang dilakukan kelompok Abu Sayyaf oleh WNI itu terjadi pada 20 Juni 2016. Aksi dilakukan dua kali, yakni pertama sekira pukul 11.30, dan kedua sekira 12.45.

Dari 13 ABK yang menjadi kru Charles 001 dan tongkang Robby 152, enam ABK dilepaskan dan dipersilakan membawa serta kapal untuk pulang menuju Samarinda. Sementara tujuh ABK lainnya, menjadi tawanan Abu Sayyaf.

Menurut keterangan yang disampaikan Jackried Kanselir Maluengseng, keluarga dari Edgar Lahiwu, satu dari enam ABK yang telah dibebaskan, kelompok Abu Sayyaf menuntut uang tebusan Rp20 juta ringgit atau sekira Rp59 miliar untuk pembebasan tujuh WNI ini. Mereka meminta uang tebusan dalam bentuk ringgit, lantaran Peso Filipina dianggap rendah nilainya.

Sejauh ini memang berbagai pihak utamanya pemerintah RI menyebut jika pembebasan 14 WNI dalam penculikan pertama dan kedua murni diplomasi, dan tanpa uang tebusan. Namun, sebagian pihak lainnya juga menyampaikan, apabila pembebasan tersebut tak terlepas dari uang tebusan yang dibayarkan untuk membebaskan para sandera.

Setidaknya, hal itu pernah disampaikan Megawati Soekarnoputri, Presiden ke-5 Republik Indonesia (RI). Di sebuah acara di Cikini, Jakarta, Mega sempat berseloroh, kalau para sandera dilepas karena uang tebusan. “Jelas saja sandera dilepas, wong dibayar kok,” kata Megawati, 2 Mei 2016 lalu.

Pernyataan soal tebusan yang dibayarkan untuk membebaskan para sandera WNI dari Abu Sayyaf juga sempat disampaikan Kepala Polisi Provinsi Ulu, Inspektur Wilfredo Cayat. Seperti dikutip Philipphine Daily Inquirer, pembebasan sandera pertama, kru kapal Brahma dibebaskan berkat adanya uang tebusan yang dibayarkan pada 29 April 2016 lalu.

Uang tebusan, kata Cayat, dibayar pada Jumat 29 April 2016 oleh Patria Maritime Lines, perusahaan para pelaut tersebut bekerja. Tebusan yang dibayar sebesar US$1 juta atau setara Rp13,1 miliar (kurs Rp13.197). Namun, sumber lain menyatakan bahwa uang tebusan yang dibayar untuk membebaskan para sandera sejumlah Rp5,4 miliar.

Sementara itu, Wali Kota Jolo Filipina, Hussin Amin, mengatakan, meski menyambut pelepasan sandera Indonesia, namun dirinya tak sepakat dengan langkah pembayaran tebusan yang dilakukan untuk menebus para sandera.

Kata dia, dengan begitu, ke depan akan ada potensi besar kembali yang bisa saja dilakukan kelompok Abu Sayyaf serta kelompok bandit lainnya  di kemudian hari. “Jika pembebasan besar ini datang dengan imbalan uang, mereka yang membayar mendukung Abu Sayyaf,” katanya. “Uang ini akan digunakan untuk membeli lebih banyak senjata api dan akan digunakan sebagai dana mobilisasi oleh para penjahat,” kata dia seperti dilansir Wall Street Journal.

Hal senada juga disampaikan Guru Besar Universitas Pertahanan Salim Said kepada tvOne. Kata dia, apabila benar pemerintah mengambil langkah pembayaran tebusan, seperti yang sempat santer disuarakan, tentu tak akan menjadi pembelajaran besar buat Indonesia.

“Sebab, Abu Sayyaf pasti akan melakukan hal yang sama lagi ke depan. Ini kan jelas pemerasan. Tetapi, memang satu jalan yang risikonya paling kecil, ya membayar tebusan, meski menawar jumlah tebusannya,” kata Salim sebelum aksi penculikan kembali lagi dilakukan Abu Sayyaf terhadap tujuh WNI.(viva.co.id)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Asik Ngelem Dan Bawa Sajam, 3 Pemuda Diamankan Satpol PP Payakumbuh

Menindaklanjuti laporan warga dengan adanya beberapa remaja yang kedapatan sedang mabuk akibat menghisap lem Banteng sehingga sering meresahkan sampai terjadi perkelahian, pada Selasa (19/1) dini hari sekitar pukul 02.00, Tim Penegak Peraturan Daerah Kota Payakumbuh bergerak cepat mengamankan 3 orang pemuda di depan Mesjid Muhammadiyah, pusat Kota Payakumbuh.
- Advertisement -

Disdukcapil Kota Payakumbuh Maksimalkan Pelayanan Keliling

Sejak awal tahun 2021 ini Dinas Kependudukan Dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Payakumbuh langsung tancap gas melakukan pelayanan keliling, salah satunya adalah perekaman KTP elektronik (KTP-el) kepada seluruh masyarakat Payakumbuh yang belum rekam dan memiliki KTP-el.

3 BPC HIPMI Gelar Pelantikan Di Balaikota, Ini Kata Riza Falepi

Meski tak diundang dalam pelantikan pengurus Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) 3 daerah di Sumbar di Balai Kota pada Sabtu (23/1) lalu, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi tetap menyampaikan selamat kepada kepada 3 Ketua Pengurus Hipmi yang baru tersebut.
- Advertisement -

Antisipasi Penyebaran Covid-19 Pemko Payakumbuh Sidak Sekolah

Tingginya kasus positif covid-19 dilingkungan pendidikan beberapa hari terakhir ini, membuat Pemerintah Kota Payakumbuh mengambil langkah cepat dengan melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) untuk melihat keadaan sekolah dalam penerapan protokol kesehatan.

Tentang Nama Nama Tokoh Yang Bakal Diusung PKS, Ini Kata Riza Falepi

Genderang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Payakumbuh sepertinya mulai dipanaskan. Hal ini terungkap dari wawancara bersama Riza Falepi, saat ditemui media di rumah dinas wali kota, Senin (25/1), Riza yang merupakan pengurus DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu akhirnya buka suara menyampaikan beberapa hal terkait kesiapan Partai yang memiliki 5 kursi di DPRD Payakumbuh itu.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Ingatkan Kemendikbud Soal Siswi Nonmuslim Diwajibkan Berjilbab, PKB Sumbar: Aturan Sekolah Merusak Persatuan Nasional Harus Ditindak

Viralnya sebuah video tentang dipanggilnya orang tua siswa bernama Elianu Hia karena menolak mengenakan jilbab menggegerkan publik sejak Kamis (21/1) kemaren.

Terkait Tambak Udang Dan Tarok City, mahasiswa Lingkar Piaman Datangi Kantor DPRD Padang Pariaman

Pariaman,BeritaSumbar.com,-Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam LIMAPIA bersama Himpunan Mahasiswa Islam komisariat Universitas Eka sakti, pemuda xtc kota Pariaman dan pemuda amal beramal berunjuk rasa...

Polri Ambil Langkah Cepat Antisipasi Peningkatan Kasus Covid-19

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) segera mengambil langkah cepat sebagai antisipasi melonjaknya jumlah kasus terkonfirmasi dan kematian akibat COVID-19 periode 1-14 Januari 2021.

Seleksi LTMPT Terbuka untuk Jalur Vokasi

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) siap mendukung seleksi penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi vokasi se-Indonesia. Selain Politeknik, perguruan tinggi yang memiliki jalur vokasi dapat bergabung pada seleksi yang khusus dibuka untuk jenjang Diploma IV atau Sarjana Terapan.

Ketua MPR RI Apresiasi, Ormas Surosowan Indonesia Bersatu, yang Peduli Adat dan Budaya Nusantara

Organisasi Masyarakat (Ormas) Surosowan Indonesia Bersatu menjalin silaturahmi dengan Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menerima silaturahmi DPP Surosowan Indonesia Bersatu di Black Stone, Jl Proklamasi, Jakarta Pusat pada Kamis (14-01-2021)

Ini Pesan Dewan Kehormatan PWI Sumbar Didepan Peserta KLW

Sebanyak 35 orang wartawan muda Tanah datar mengikuti kegiatan karya latihan wartawan ( KLW) yang diselenggarakan oleh PWI Tanah datar di pendopo Indojalito Kamis (14/01) kemarin.

13 Paket Kecil Sabu Ditemukan Polres Pessel, 3 Tersangka Diamankan

Pesisir Selatan, beritasumbar.com- Tim Ospnal Satnarkoba Polres Pesisir Selatan kembali membekuk tiga orang tersangka penyalagunaan narkoba, berinisial RE (46) warga Pasar 60, Kecamatan Batang...

AMPERA, Komjen. Pol. Dr. Drs. Boy Rafli Amar, M.H Sosok yang tepat menjadi Kapolri

akarta,Minggu (3/1/21). Ditengah akan habisnya jabatan KAPOLRI Idham Aziz Bapak presiden Ir. Joko widodo meminta wakil komisi 3 DPR RI diminta memanggil Komjen. Pol. Dr.Drs. Boy Rafli Amar untuk menjalani ujian kelayakan sebagai KAPOLRI.

Di Hari Jadi Ke 46, Perumda Air Minum Kota Padang Luncurkan Air Minum Dalam Kemasan

Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Kota Padang meluncurkan produk Air Minum Dalam Kemasan ( AMDK) pada momen hari jadinya yang ke-46 tahun, Rabu (30/12) kemaren.

Antisipasi Jadi Zona Merah, Wilayah Zona Oranye Diminta Perketat Penanganan Covid-19

Zona Oranye atau daerah berstatus risiko sedang penularan Covid-19 bukanlah zona yang aman untuk ditempati. Sayangnya, dalam zona ini diisi mayoritas kabupaten/kota di Indonesia. Satgas Penanganan Covid-19 menyoroti sejumlah daerah yang saat ini masih menghuni zona oranye, jumlahnya mencapai 378 kabupaten/kota berdasarkan data terakhir.
- Advertisement -