spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Ketua KNPI Payakumbuh: Jangan Matikan Aktifitas Pemuda
K

Kategori -
- Advertisement -

Ketua DPD KNPI Payakumbuh M. Budi Nanda,  tak menampik, jika kegiatan kepemudaan di Payakumbuh, akhir-akhir ini bagaikan lesu darah.  Namun,  Budi menolak, jika semangat untuk maju, melakukan berbagai aktifitas kepemudaan, hilang di sanubari pemuda Kota Batiah. Hanya saja, impian untuk terbang tinggi, terbatas karena sayap yang patah.

Ditemui seusai upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-87, di Balaikota di Bukik Sibaluik Payakumbuh, Rabu (28/10), Budi berharap, agar Pemko dan DPRD, ikut memfasilitasi KNPI dalam menyembuhkan sayap yang patah dimaksud. Menurut Budi, didampingi sekretaris KNPI Dipa Persada, sayap yang dimaksudnya itu, adalah bantuan/hibah  dana buat KNPI yang sudah hilang, akibat Permendagri tentang penyusunan APBD.

“Bagaimana kita akan bergerak, modal dasar itu yang sudah tak mengucur lagi dari Pemko. Kami hanya bisa berdo’a, agar bapak, ibu para wakil rakyat di  DPRD mampu mencarikan solusinya. Yakinlah, semangat kami pemuda Payakumbuh untuk maju, masih tetap tinggi,” tegas Budi.

Pengalaman selama ini membuktikan, sebut Budi, hanya perusahaan rokok yang mau jor-joran dalam memfasilitasi kegiatan pemuda, dalam menggelar iven seni, budaya dan olahraga. Sementara itu, di Payakumbuh juga sangat terbatas BUMD/BUMN atau pihak perbankan serta perusahaan lokal untuk berperan serta dalam kegiatan OKP, sebutnya.

Dikatakan, KNPI bersama seluruh organisasi kepemudaan (OKP) bisa saja melakukan aktifitas tanpa suntikan dana APBD. Hanya, saja KNPI juga tak bisa leluasa mendapatkan sponsor, karena terbentur dengan Perda Nomor 15 Tahun 2011, tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Harapan Budi, seyogianya Pemko memberi kelonggaran terhadap pemberlakuan Perda Nomor 15 Tahun 2011 itu. Soal mengajak warga tidak merokok di sembarangan tempat, KNPI sangat mendukung. Tapi,  dalam hal sponsor kegiatan kepemudaan, tolong  pemuda diberi ruang. “Artinya, dalam rangka mendukung aktifitas pemuda buat menggelar iven,  tolong diberi dispensasi, agar perusahaan rokok dapat melakukan kegiatan promosinya di Payakumbuh,” sebut Budi.

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img