Herry Iswahyudi, ST, terpilih sebagai calon Dirut PDAM Payakumbuh periode 2015-2019. Mantan Dirut PDAM Kabupaten Agam periode 2006-2010 itu, tidak hanya terbaik dalam penilaian atau tes kamampuan dasar dan tes kemampuan bakat, tapi juga lebih baik saat tes wawancara yang dipimpin langsung Walikota Payakumbuh Riza Falepi.
Badan Pengawas PDAM dipimpin Yoherman, SH, S.Sos, akhirnya merekomendasi lelaki pemlik ijazah teknil sipil ini sebagai calon Dirut PDAM kepada Walikota Payakumbuh, menggantikan Faisal Mustafa yang akan memasuki masa pensiun sekitar Agustus mendatang. Dalam pekan ini, rencananya walikota akan menerbitkan surat keputusan Walikota Payakumbuh untuk diangkat menjadi Dirut PDAM Payakumbuh, ungkap Sekdako H. Benni Warlis, MM, Selasa (24/2).
Sekretaris panitia pelaksana seleksi lelang jabatan Calon Dirut PDAM ini, Julpiter, SE, MM, di tempat terpisah mengatakan, pihaknya sudah memanggil calon Dirut Herry Iswahyudi untuk menandatangani surat perjanjian kesediaan untuk menduduki jabatan dirut tersebut. “Sudah, yang bersangkutan (Herry Iswandi, Red), sudah menandatangani kesediaan untuk menduduki jabatan Dirut PDAM Payakumbuh,” tegasnya.
Dikatakan, ada tiga calon Dirut PDAM yang memenuhi persyaratan dan punya nilai tertinggi berdasarkan TKD dan TKB. Mereka adalah Herry Iswahyudi, ST, (mantan Dirut PDAM Agam) Yuniri Yunirman, SE, M.Si, (Inspektorat Payakumbuh) dan Syaiful Anwar, SE, M.Si, (Dosen Fakultas Ekonomi Unand).
Ketiga peserta terbaik itulah yang menjalani verifikasi dan wawancara dengan tim termasuk dengan Walikota Payakumbuh, di ruang kerja walikota, Senin (16/2). Hanya saja, kata Julpiter, Herry Iswandi lebih baik dari dua kompetitor lainnya. “Alhamdulillah, tugas kita sudah selesai dan mudah-mudahan bisa diterima semua pihak,” tambah Julipiter yang juga Kabag Perekonomian Setdako Payakumbuh itu.
Herry Iswandi yang dihubungi, membenarkan, kalau dirinya terpilih sebagai calon Dirut PDAM Payakumbuh. “Benar, saya sudah menandatangani kesediaan untuk menjadi calon dirut,” tambahnya. Sebagai yang dipercaya memimpin PDAM, Herry mengaku, akan berusaha bekerja dengan baik, melanjutkan program yang sudah ada.
“DUIT adalah motto kerja Saya,” ungkapnya. Maksudnya, Doa, Usaha, Ikhlas dan Tawakkal. Makanya, dalam bekerja, selain berdoa, diperlukan usaha yang tinggi, tidak kenal lelah, dan ikhlas serta tawakkal karena Allah SWT, simpul profesional yang sudah mengantongi sertifikat pelatihan manajemen PDAM ini.