Padang Aro – Jalan Provinsi di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, tepatnya di kawasan Bukit Manggiu, Kecamatan Sangir yang tertimbun longsor sejak tadi pagi sekarang sudah bisa dilalui semua jenis kendaraan.
“Kendaraan sudah bisa lewat sejak pukul 11.00 WIB dan sekarang alat berat masih bekerja dan polisi masih menempatkan 10 anggota untuk mengamankan jalan tersebut,” kata Kasat Lantas Polres Solok Selatan, AKP Indra di Padang Aro, Senin.
Dia mengatakan, petugas masih mengatur lalu lintas di kawasan Bukit Manggiu yang tertimbun longsor sejak pagi tadi.
“Petugas masih kita tempatkan di lokasi longsor untuk mengamankan lalu lintas serta menjaga alat berat yang sedang bekerja,” katanya.
Sementara itu Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Solok Selatan, Saptono mengatakan jalan provinsi tersebut tertimbun material longsor akibat bukit di sampingnya runtuh.
“Material longsor tidak terlalu banyak hanya sekitaran 30 kubik dan kejadian terjadi pada pukul 06.00 WIB,” katanya.
Dia menjelaskan, bukit yang longsor tersebut merupakan bekas pelebaran jalan yang dilakukan pemerintah, dan dengan curah hujan yang tinggi tanah yang tidak ada lagi tumbuhan tersebut menjadi runtuh.
Curah hujan sudah terjadi sejak Minggu sore (3/1) hingga Senin pagi sehingga bukit bekas pelebaran jalan tersebut runtuh dan menimbun badan jalan.
“Material longsor hanya berupa tanah dan tidak ada batu besar maupun kayu sehingga proses pembersihannya bisa lebih cepat,” katanya.
Aparatur Sipil Negara yang setiap hari melintasi daerah itu Hamudis mengatakan, akibat longsor tersebut
jalan sempat tertutup dan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat.
“Setelah material dibersihkan dan kayu yang membelintang dipotong petugas baru bisa dilewati,” katanya.
Dia menyebutkan sempat terhambat di lokasi tersebut karena jalan ini merupakan akses satu-satunya ke pusat pemerintahan.
Kawasan Bukit Manggiu merupakan satu-satunya akses masyarakat dari tiga kecamatan yaitu Sangir Jujuan, Sangir Batang Hari dan Sangir Balai Janggo menuju pusat pemerintahan kabupaten setempat. (Ant/Oleh Junisman)