spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Presiden Prabowo “Gempur” Tengkulak! 1.061 Koperasi Merah Putih Resmi Beroperasi Serentak, Target 30.000 Unit Sebelum 17 Agustus
P

Kategori -
- Advertisement -

NGANJUK, BeritaSumbar.com – Presiden RI Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan operasionalisasi 1.061 unit Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/05/2026). Langkah strategis ini menjadi “peluru” pemerintah untuk memangkas rantai distribusi pangan yang panjang, menekan praktik tengkulak, serta membangun kemandirian ekonomi dari akar rumput.

Peluncuran tahap awal ini menyasar dua provinsi lumbung pangan nasional. Rinciannya, 530 unit koperasi tangguh berdiri di 7 kabupaten di Jawa Timur, sementara 531 unit lainnya tersebar di 8 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

Selain memotong jalur distribusi, kehadiran KDKMP membawa angin segar bagi penyerapan tenaga kerja lokal. Pada tahap awal ini, total 18.037 warga desa terserap sebagai tenaga kerja. Setiap unit koperasi diwajibkan merekrut 17 personel yang berasal dari desa setempat, memperkuat skema pemberdayaan mandiri berbasis komunitas.

Pemerintah melalui PT Agrinas Pangan Nusantara menargetkan gerakan ekonomi kerakyatan ini meluas secara masif. Ditargetkan, sebanyak 30.000 unit KDKMP akan beroperasi penuh di seluruh pelosok Indonesia pada 16 Agustus 2026 mendatang.

Peresmian ini tidak hanya semarak di Jawa Timur, tetapi juga diikuti secara khidmat dan serentak melalui daring oleh berbagai daerah. Di Sumatra Barat, acara nonton bareng berlangsung di KDKMP Nagari Tanjung Barulak, Kecamatan Tanjung Emas, Kabupaten Tanah Datar. Hadir dalam kesempatan itu Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly, Wakil Ketua DPRD Nurhamdi Zahari, unsur Forkopimca Tanjung Emas, para Wali Nagari, Ketua BPRN, Ketua KAN, serta pengurus koperasi setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan daerah ini menegaskan sinergi kuat pusat dan daerah untuk menyukseskan program prioritas Presiden.

“Melalui integrasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, para petani dan produsen lokal kini memiliki jalur distribusi yang lebih adil, transparan, dan menguntungkan. Ini adalah wujud nyata kedaulatan pangan untuk meningkatkan kesejahteraan di tingkat akar rumput,” demikian penegasan yang mengemuka dalam agenda strategis tersebut. (McD)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img