BATUSANGKAR, BeritaSumbar.com — Panitia Seleksi Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Alami Kabupaten Tanah Datar resmi mengumumkan tiga nama finalis yang lulus Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK). Pengumuman tertuang dalam dokumen Nomor 16/PANSEL-DIREKTUR PERUMDA-AM.TA/2026 yang berkantor di Sekretariat Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Air (SDA) Setda Kabupaten Tanah Datar.
Ketiga calon yang lolos tahap UKK dan masuk babak wawancara akhir, diurutkan secara alfabet, adalah ; Inoki Ulma Tiara, Mufti Dusky serta Wahyu Tanaka
Mereka dijadwalkan mengikuti wawancara final dengan Bupati Tanah Datar pada Senin, 18 Mei 2026, pukul 14.00 WIB di Ruang Kerja Bupati. Panitia menegaskan jadwal bersifat tentatif dan dapat berubah sesuai kebutuhan pemerintahan.
Dalam keterangan tertulis, Panitia Seleksi menyatakan bahwa penilaian UKK dilakukan oleh lembaga profesional yang ditunjuk untuk menilai kelayakan kandidat. Dokumen pengumuman ditandatangani Ketua Panitia, Ten Feri, ST., M.Si., dan disertai stempel resmi panitia.
Analisis profil calon
Menurut Rezki Aryendi, S.H., Ketua Perkumpulan Jurnalis Keterbukaan Informasi Publik (PJKIP) Tanah Datar, ketiga nama tersebut memiliki keunggulan berbeda yang dapat memengaruhi pilihan akhir Bupati.
“Inoki menonjol dari sisi akademik dan pengalaman birokrasi. Secara kompetensi akademik, ia memiliki peluang besar untuk menduduki posisi ini,” kata Rezki. Penelusuran publik menunjukkan Inoki tercatat memiliki gelar doktor dan riwayat pekerjaan di lingkungan pemerintahan sebagai Tenaga Ahli, serta dikenal memiliki reputasi loyalitas dan ketekunan.
Sementara itu, Mufti Dusky membawa latar belakang teknik sipil dengan pengalaman profesional yang lebih dominan di sektor perbankan. Kombinasi pengetahuan teknis dan keahlian finansial dinilai relevan untuk pengelolaan infrastruktur dan stabilitas keuangan perusahaan air minum.
Wahyu Tanaka, berasal dari lingkungan aktivisme, dinilai unggul dalam aspek advokasi dan hubungan masyarakat. Keahlian komunikasi publik dan kedekatan dengan komunitas diharapkan dapat memperbaiki keterhubungan perusahaan dengan pelanggan dan pemangku kepentingan lokal.
Keputusan akhir ada di tangan Bupati
Keputusan pengangkatan direktur akan ditentukan Bupati Tanah Datar, Eka Putra, SE., MM., yang akan menilai kecocokan visi-misi, kapasitas manajerial, dan integritas para kandidat pada tahap wawancara. Sumber redaksi menyebutkan bahwa Bupati akan mempertimbangkan aspek teknis, keuangan, serta kemampuan membangun hubungan publik sebelum mengambil keputusan akhir.
Transparansi dan akuntabilitas
Sejumlah elemen masyarakat dan aktivis menyoroti pentingnya proses seleksi yang transparan dan akuntabel, mengingat posisi direktur Perumda memiliki implikasi langsung terhadap layanan air bersih, tarif, dan pengelolaan sumber daya air di daerah. Permintaan agar hasil penilaian dan pertimbangan penunjukan diumumkan secara terbuka mengemuka untuk menguatkan kepercayaan publik.
Redaksi telah memperoleh salinan pengumuman resmi Panitia Seleksi Nomor 16/PANSEL-DIREKTUR PERUMDA-AM.TA/2026 serta mengonfirmasi pernyataan Ketua PJKIP Rezki Aryendi. Konfirmasi terhadap ketiga kandidat dan pernyataan resmi Bupati akan dilakukan — hasil klarifikasi akan disampaikan pada liputan berikutnya.
Wawancara akhir pada 18 Mei menjadi momen penentu bagi ketiga nama tersebut. Publik menanti keputusan yang bukan hanya berdasarkan kompetensi teknis, tetapi juga komitmen terhadap pelayanan publik dan pengelolaan sumber daya yang berkelanjutan.
Sumber: Pengumuman Resmi Panitia Seleksi Perumda Tirta Alami Kabupaten Tanah Datar Nomor 16/PANSEL-DIREKTUR PERUMDA-AM.TA/2026; pernyataan Ketua PJKIP Rezki Aryendi, S.H.; penelusuran publik terhadap profil kandidat. (McD)