spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

269 Kendaraan Ditilang Satlantas Pasaman Barat
2

Kategori -
- Advertisement -

Simpang Ampek – Jajaran Satuan Lalu-Lintas Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) menilang sekitar 269 kendaraan dalam operasi patuh 2015.

“Hingga berakhirnya operasi patuh pada Selasa (9/6) dapat dilaksanakan dengan lancar,” kata Kepala Polres Pasaman Barat, AKBP Toto Fajar Prastyo didampingi Kepala Satuan Lalu-Lintas, AKP Joni Darmawan di Simpang Ampek, Rabu.

Ia mengatakan pihaknya melakukan penilangan terhadap 269 kendaraan. Dengan rincian kendaraan roda dua sebanyak 55, roda empat sebanyak 15 kendaraan, roda enam sebanyak enam kendaraan, roda 10 sebanyak empat kendaraan dan tilang STNK sebanyak 156.

“Kendaraan yang kita tilang itu karena tidak melengkapi surat-surat kendaraan seperti STNK, tidak pakai helm, tidak pakai kaca spion standar dan lainnya,”ujarnya.

Ia menyatakan dalam laporan pelanggaran sistem online ke Korlantas, Pasaman Barat berada pada peringkat dua se-Sumbar setelah Polresta Padang.

Ia menilai kesadaran mematuhi aturan berlalu-lintas di Pasaman Barat juga mulai tinggi. Namun, masih ada juga yang melanggar sehingga dilakukan penindakan.

Ia menjelaskan pihaknya telah melaksanakan Operasi Patuh sejak 27 Mei sampai 9 Juni 2015 dengan pengerahkan segenap jajaran Satlantas Polres Pasaman Barat.

Ia menyebutkan, Operasi Patuh itu adalah kegiatan preentif 25 persen, preventif 25 persen dan penindakkan serta penegakkan hukum 50 persen.

“Sesuai dengan arahan pimpinan semua jajaran Satlantas Polres Pasaman Barat mengerahkan personilnya untuk melaksanakan dan meningkatkan volume?operasi patuh,” ujarnya.

Ia berharap kepada pengendara agar meningkatkan kesadaran berlalu-lintas jangan hanya ketika ada operasi patuh.

“Kita akan terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang tertib berlalu-lintas. Sosialisasi dilakukan terhadap generasi muda karena kebanyakan yang melanggar lalu-lintas adalah dari kalangan pelajar dan kalanagan remaja,” ujarnya.

Salah seorang warga Simpang Ampek, Den (30) menyambut baik dengan adanya operasu patuh berlalu-lintas yang dilakukan oleh jajaran satuan lalu-lintas.

“Kegiatan ini hendaknya memberikan efek jera bagi masyarakat. Selain itu sosialisasi hendaknya terus diperbanyak,”harapnya.

 

[Ant/Oleh Altas Maulana]
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img