Limapuluh Kota,BeritaSumbar.com,- Rabu 30/3 aula kantor walinagari Manggilang kecamatan Pangkalan Koto Baru dipenuhi warga yang di dominasi kaum emak emak dari Jorong Lubuak Jantan. Kedatangan warga ke kantor Walinagari ini dalam rangka menyampaikan aspirasi terhadap aktifitas tambang yang ada di Jorong mereka.
Juru bicara masyarakat jorong Lubuak Jantan,Junaidi kepada wartawan mengatakan,benar kedatangan kami ke kantor wali nagari Manggilang menyampaikan aspirasi terkait aktifitas perusahaan -perusahaan tambang yang berdekatan dengan pemukiman masyarakat.
Ada tujuh point’ Permintaan kami kepada Walinagari untuk disampaikan kepada pihak perusahaan tambang agar bisa direalisasikan sesegera mungkin.
Adapun tujuh point yang kami sampaikan seperti,mengurangi kekuatan blasting,jika terjadi kerusakan pada rumah masyarakat yang di akibatkan blasting pihak perusahaan harus cepat menanggapi nya,tidak melakukan kegiatan blasting apabila ada masyarakat jorong Lubuak Jantan yang sedang meninggal,menyediakan air bersih ,dikarenakan sumber mata air kami sudah banyak yang mengering akibat penambangan,”ujar Junaidi.
Dikatakan Junaidi,memberikan kompensasi berupa uang sebesar Lima Ratus Ribu Rupiah per rumah setiap bulan kepada masyarakat jorong yang terdampak akibat penambangan selama perusahaan beroperasi dan penembokan atau pengaspalan jalan dari pos satpam sampai kejalan raya untuk PT ATC,dan melakukan penyiraman setiap hari selama musim kemarau sepanjang jorong Lubuak Jantan untuk mengurangi debu yang di akibat kan aktifitas penambangan,”sebut nya.
Lebih lanjut Junaidi sampaikan,untuk kendaraan pengangkut material batu yang sudah di olah melintasi jorong Lubuak Jantan agar dapat menutup dengan terpal supaya material batu yang di bawa itu tidak berserakan di jalan raya sepanjang jorong Lubuak Jantan,”ucap Junaidi.
Junaidi juga berharap kepada wali nagari Manggilang agar bisa mengatasi,menyampaikan dan menegur perusahaan-perusahan yang ada di jorong Lubuak Jantan untuk bisa saling memahami dan apabila tuntutan kami ini tidak di respon dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di jorong Lubuak Jantan,maka kami masyarakat jorong Lubuak Jantan siap turun lagi sampai aspirasi kami di penuhi,”tutup Junaidi.

Sementara itu wali nagari Manggilang Ridwan,saat di hubungi melalui telepon selulernya, mengatakan,apa yang di sampaikan oleh masyarakat jorong Lubuak Jantan tentu kami dari pemerintah nagari akan mendiskusikan dulu kepada pihak perusahaan,dan apakah pihak perusahaan sanggup atau tidak,tentu kita tunggu dulu jawaban dari pihak perusahaan yang ada di jorong Lubuak Jantan itu,”pungkas Ridwan.
Pantauan awak media dilokasi saat pertemuan warga dengan Walinagari dan utusan perusahaan tambang berlansung kondusif.(*)