spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Manfaat Pupuk Humus Untuk Tanaman Tomat
M

Kategori -
- Advertisement -

Pupuk humus untuk tanaman tomat dapat bersumber dari pupuk organik, dapat berasal dari kotoran hewan, bahan tanaman, atau limbah, misalnya pupuk kandang, tanaman rerumputan, semak, perdu serta pohon, limbah tanaman, dan limbah agroindustri. Tanah yang dibenahi dengan pupuk organik mempunyai struktur yang baik dan mempunyai kemampuan mengikat air lebih besar dari pada tanah yang kandungan bahan organik yang rendah. Ada empat jenis pupuk organik yaitu pupuk humus, kompos, dan pupuk kandang.

Penggunaan pupuk akan mendukung pertumbuhan tanaman agar tubuh subur. Dalam pertanian, pupuk yang digunakan ada dua jenis yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Penggunaan pupuk anorganik akan dapat merusak tanah, oleh karena itu kita akan menggunakan pupuk organik yang tidak akan merusak tanah.

Salah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap produksi tanaman tomat adalah pemupukkan, karena ketersediaan unsur hara di dalam tanah sangat terbatas. Hal ini berarti penggunaan pupuk humus, kandang, dan kompos yang berbeda akan menghasilkan pertumbuhan tomat yang berbeda pula. Informasi ini akan sangat berguna bagi petani dan masyarakat yang ingin menanam tomat.

Penelitian ini dilakukan terhadap tanaman tomat, apabila ditanam di polibeg dengan tanah yang telah dicampur dengan pupuk kandang, kompos, dan humus di masing-masing polibegnya. Penelitian itu bertujuan untuk mengoptimalkan penggunaan pupuk organik dibandingkan dengan pupuk anorganik. Penggunaan pupuk organik ini bertujuan untuk menjaga kesuburan tanah sehingga tumbuhan dapat tumbuh dengan baik.

Tomat merupakan tanaman yang banyak manfaatnya, tidak hanya berfungsi sebagai sayuran dan buah saja. Tomat juga sering dijadikan pelengkap bumbu masakan, minuman segar, sumber vitamin dan mineral, serta sebagai bahan pewarna alami. Bahkan, tomat juga dapat digunakan sebagai bahan dasar kosmetik atau obat-obatan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika permintaan masyarakat terhadap tomat terus meningkat. Hal ini, merupakan peluang bagi para petani atau pembudidaya untuk mengembangkan serta meningkatkan produksi tomat.“Tomat merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi yang penting di Indonesia.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berbagai jenis pupuk organik yang diberikan pada tanaman tomat di dalam polibeg berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman tomat tersebut mulai dari tinggi batang hingga jumlah daun yang dihasilkan.

Berdasarkan data hasil penelitian yang diperoleh jenis pupuk organik yang paling bagus untuk tanaman tomat adalah penggunaan humus sedangkan jenis pupuk organik yang kurang bagus untuk pertumbuhan tanaman tomat adalah pupuk kompos. Penggunaan pupuk kandang juga bagus untuk pertumbuhan tanaman tomat tetapi berdasarkan hasil penelitian, akan lebih bagus jika kita menggunakan humus untuk dijadikan pupuk tanaman tomat.

Salah satu yang pernah melakukan hal ini adalah ibu Elly seorang ibu rumah tangga ,beliau memaparkan bahwa setelah menggunakan beberapa macam pupuk organik,yang terbaik untuk pertumbuhan tanaman tomat ialah pupuk humus. Oleh karena itu,penggunaan pupuk yang terbaik bagi tanaman tomat adalah pupuk humus yang dimana pupuk ini dapat mengoptimalkan terhadap pertumbuhan tomat.Semoga para pembaca mampu mengaplikasikan info yang sudah saya sampaikan.Dan bermanfaat untuk menanam tomat baik oleh petani maupun melakukannya di rumah.

*Dinda Febriyani, (Mahasiswa Jurusan Biologi, Universitas Andalas,Padang)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img