31 C
Padang
Sabtu, Oktober 16, 2021
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

3 Guru Positif Pulang Kampung, Payakumbuh Catat 18 Kasus Covid-19
3

- Advertisement -

Payakumbuh, BeritaSumbar.com, -Tiga guru Payakumbuh yang terkonfirmasi positif Covid-19, dikembalikan ke kampung halamannya. Minggu (23/8), ketiga guru tersebut tercatat dalam data Covid-19 Kota Payakumbuh. Tapi, datang Senin (24/8), guru yang dimaksud dalam data Covid-19 kota / kabupaten daerah asalnya.

Kadis Kesehatan Bakhrizal di Balaikota Payakumbuh, pemberitahuan, Senin (24/8), ketiga guru tersebut terkonfirmasi positif Covid-19, merupakan tenaga pengajar Payakumbuh. Ketiganya positif corona bersama 6 guru Payakumbuh lainnya, berdasarkan hasil SWAB yang dikeluarkan Lab. Fakultas Kedokteran Unand. Dampak kontak erat dengan penderita Covid-19 sebelumnya.

Ketiganya adalah, MK, 60 tahun, guru SMAN 3 Payakumbuh, domisili Taram, Kecamatan Harau, Limapuluh Kota. Kemudian, MD, 25 tahun, guru SMA Muchtar Payakumbuh, domisili Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar. Selanjutnya, S, 59 tahun, guru SMKN 1 Payakumbuh, domisili Nagari Parambahan, Kecamatan Baso, Kabupaten Agam.

Menurut Kadiskes Bakhrizal, dengan mutasi data Covid-19 Payakumbuh itu, berarti dalam data Covid-19 kota ini, terjadi angka positif Covid-19 di Payakumbuh. Dari 21 orang, sekarang tinggal 18 orang positif.

Jika ditotal sejak Maret 2020, kasus positif Covid-19 diduga 45 orang. Rinciannya,
tersangka (ODP / PDP) 1 orang, kasus konfirmasi (positif) 45 orang, sembuh 21 orang, (isolasi 17 orang,crawat 4 orang), kontak erat (OTG) 143 orang, neqatif) 3.946 orang, meninggal (0 orang). Sementara, kepala SMAN 4 Maxziwel, yang meninggal dunia, tercatat dalam data Covid19 kota Padang.

Gelombang kedua kasus positif Covid-19, menurut Bakhrizal, bisa saja lebih berbahaya dari sebelumnya. Karena, kasus-kasus di Payakumbuh, akibat kontak dengan perantau Jabodetabek, dari Aceh, Medan, Pekanbaru serta dari daerah di Sumatera Barat.

Supaya tak terpapar lagi, seyogianya warga kota dosiplin menerapkan protokol kesehatan, selalu jaga jarak, pakai masker dan sering cuci tangan dengan sabun. (Relis)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img