25 C
Padang
Rabu, Desember 7, 2022
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Trend Menanam Anggur Dipekarangan Rumah
T

- Advertisement -

Oleh: Silvia Permata Sari
DosenFakultas Pertanian, Universitas Andalas

TREND MENANAM BUAH ASLI EROPA DI PERKARANGAN RUMAH: TANAMAN ANGGUR DI KOTA PADANG, SUMATERA BARAT

Anggur ? Jika anda mendengar satu kata “anggur”, apa yang terlintas di kepala anda? Yaitu tanaman buah luar negeri yang cantik asli Eropa, harganya mahal, dan buahnya berjuntai yang terdiri dari beberapa buah berbentuk bulat hingga elips dengan rasa daging yang asam manis dan segar. Buah ini biasanya digunakan untuk membuat jus anggur, jelly, minuman anggur (wine), minyak biji anggur, kismis, dan dimakan langsung dalam bentuk segar.

Berbagai macam manfaat dari buah anggur, yaitu: mencegah penyakit kanker, membantu lawan penuaan dini karena mengandung resveratrol (antioksidan yang dapat memperlambat pertumbuhan dari sel tumor dan kanker), senyawa polifenol dan kaya kandungan antioksidan lainnya, menjaga kesehatan otak, melindungi jantung, dan menurunkan resiko penyakit diabetes, meningkatkan imunitas tubuh, menyeimbangkan kadar kolesterol, dan menurunkan berat badan.

Tanaman anggur merupakan salah satu tanaman yang bisa ditanam di perkarangan rumah. Apalagi menanamnya bisa dilakukan di dalam pot dengan perawatan yang kurang lebih sama dengan perawatan tanaman buah lainnya. Buah anggur memang bukan berasal dari negeri tropis, namun tidak menutup kemungkinan pohonnya bisa tumbuh bahkan berbuah lebat di daerah tropis. Di Provinsi Sumatera Barat, tanaman anggur mulai diminati dan menjadi hobi sebagian masyarakat untuk dibudidayakan di perkarangan rumah, bahkan menjadi hobi sebagian masyarakat Kota Padang, Sumatera Barat.

Trend menanam anggur ini dapat ditemukan di beberapa Kecamatan di Kota Padang, seperti Kecamatan Lubuk Begalung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kecamatan Nanggalo, Kecamatan Padang Timur dan lain-lain. Bahkan di Kabupaten di Sumatera Barat itu dapat dijumpai di Kabupaten Solok, Kabupaten Payakumbuh, dan Kabupaten Padang Pariaman.

Biasanya masyarakat menanamnya di halaman rumah, yang fungsinya tidak hanya sebagai buah-buahan yang dibudidayakan di rumah tetapi juga sekaligus sebagai tanaman peneduh. Varietas tanaman anggur yang dibudidayakan pun beranekaragam, seperti varietas Ninel, Jupiter, akademik, dan lain-lainnya.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam budidaya anggur di perkarangan rumah agar tanaman anggur tumbuh baik, yaitu: peralatan tanam, memilih bibit, media tanam, teknik menanam, pemangkasan, pemeliharaan buah, hingga pemanenan. Anggur merupakan salah satu tanaman yang hidup pada daerah dataran rendah, membutuhkan musim kemarau yang panjang (berkisar 4-7 bulan) agar dapat tumbuh dengan baik, intensitas cahaya matahari yang cukup tingi, suhu untuk tumbuh maksimal 310C dan suhu minimum 230C, kelembaban udara berkisar 75-80%, curah hujan sekitar 800 mm per tahun, dan jenis tanah tertentu yang dapat menunjang pertumbuhannya dengan baik.

Menanam anggur di perkarangan rumah mungkin saja dilakukan, namun memerlukan keahlian atau keterampilan khusus karena tanaman anggur membutuhkan perawatan khusus agar bisa menghasilkan buah.

Itu karena tanaman anggur bukan buah yang berasal asli dari Indonesia, maka diperlukan perawatan khusus agar tanaman anggur dapat berbuah. Namun siapapun pasti bisa memiliki pohon anggur dengan buah yang berjuntai-juntai jika tahu cara merawatnya.

Penyiraman yang berlebihan dapat mengganggu proses pembuahan dari tanaman anggur. Untuk media tanam, kita bisa mengkombinasikan tanah dengan pasir dan sekam. Selain itu tambahkan pupuk kompos untuk nutrisi pohon anggur tersebut. Untuk bibit, pastikan anda menggunakan bibit terbaik dan berasal dari tanaman anggur yang terbukti telah berbuah.

Kunci sukses menanam anggur adalah sabar. Kenapa ? karena menanam buah anggur membutuhkan ketelatenan dan rajin untuk merawatnya, terutama saat ada serangan hama dan penyakit.

Apalagi disaat musim hujan, tanaman anggur rentan terhadap penyakit jamur bahkan serangan jamur tersebut bisa menyebabkan tanaman anggur mati jika terlambat dikendalikan. Selain penyakit, kendala lain dalam budidaya anggur ketika berbuah adalah serangan hama. Hama ulat, belalang dan burung adalah hama yang sering ditemukan disaat tanaman anggur berbuah. — SPS

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img