Padang, BeritaSumbar.com,-Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisatawan baik Nusantara maupun Mancanegara, Kementerian Pariwisata Indonesia gelar bimtek peningkatan kapasitas MICE Dan SportTourism disalah satu ballroom Hotel di Kota Padang pada Kamis 28 Maret 2019 sekitar pukul 09.00 Wib. Kegiatan yang dihadiri puluhan peserta dari berbagai komponen tersebut juga dihadiri Asisten Deputi Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pengembangan Wisata Alam dan Buatan, Alexander Reyaan.

Kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan Mancanegara dengan tujuan bisnis ke Indonesia sekaligus dalam pengembangan produk MICE khususnya pada kegiatan Incentive Travel yang memiliki daya saing global. Bimtek tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman Stakeholder terhadap produk Incentive Travel yang mampu mendatangkan Wisatawan Nusantara (Wisnus) dan Wisatawan Mancanegara (Wisman) berkualitas serta mampu memperoleh gambaran potensi produk Incentive Travel di Destinasi Sumatera Barat.

Alexander dalam sambutannya mengatakan bahwa pada tahun 2019 ini jumlah Wisatawan Mancanegara (Wisman) yang berkunjung ke Indonesia ditargetkan mencapai 20 juta Wisman, jumlah tersebut diharapkan bisa terealisasi karena pada tahun 2018 lalu target Wisman 17 juta orang hanya terealisasi sekitar 16, 4 juta jiwa, Tidak tercapainya target tersebut karena beberapa hal diantarannya karena bencana alam, pesawat jatuh dan lainnya.

” Untuk tahun 2019 ini target Wisman yang kita harapkan datang ke Indonesia mencapai 20 juta orang, untuk itu kita menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pengembangan MICE dan Sport Tourism agar semua Stake holder paham bahwa Indonesia khususnya di Sumatera Barat ini mempunyai potensi MICE dan Sport Tourism yang mampu datangkan Wisman.” sebutnya

Ia juga mengatakan, Pada tahun 2018 lalu Indonesia menjadi tuan rumah kegiatan berskala intenasional (IMF) yang digelar di Bali, kegiatan itu diikuti delegasi dari berbagai Negara yang mendatangkan uang masuk lebih dari 3 M, untuk itu kedepan Sumatera Barat diharapkan bisa menjadi tuan rumah kegiatan skala intenasional.

” Bisnis MICE (Meeting, Incentive, Convention, Exhibition) sangat menjanjikan di Indonesia, karena kita punya potensi yang besar, termasuk di Sumatera Barat.” ujarnya.

Besarnya potensi MICE di Sumatera Barat juga diakui oleh Kepala Dinas Pariwisata Sumatera Barat melalui Kabid Pengembangan Potensi Pariwisata, Doni Hendra. Menurut Doni Sumatera Barat siap mendukung pengembangan MICE di Indonesia khususnya di Sumatera Barat.

” Kita punya Convention, Ballroom serta Meeting Room untuk mendukung pengembangan potensi MICE di Sumatera Barat, apalagi Sumatera Barat masuk dalam 10 destinasi MICE.” ujarnya sambil menyebut slogan Sumbar adalah Wisata MICE ke Sumbar Kenapa Tidak.

Doni juga mengatakan, tahun lalu jumlah Wisman yang datang ke Sumatera Barat mencapai 54.369 orang, sementara jumlah Wisnus yang datang mencapai angka 8 kita orang. Mahalnya harga tiket pesawat juga diakui sebagai penyebab kurang lama Wisatawan datang.

Selain menyebut kesiapan Sumatera Barat untuk mendukung pengembangan potensi MICE, Doni juga mengatakan bahwa berbagai potensi dan kebijakan juga telah dilakukan Pemerintah Propinsi Sumatera Barat melalui Dinas Pariwisata, yakni pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Kawasan Geopark serta pengembangan Wisata Halal (Halal Tourism).(*)

loading...