Padang Panjang, BeritaSumbar.com,- Kodim 0307/TD di bawah komando Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kapten Arm Arnas memimpin operasi Search And Rescue (SAR) perdana pasca banjir bandang (galodo) yang melanda wilayah Jembatan Kembar, perbatasan Kota Padang Panjang, Kamis (27/11).
Operasi ini melibatkan 20 personel gabungan dari Kodim 0307/TD, BPBD, PMI, Satpol PP, serta masyarakat sekitar. Tim melakukan penyisiran di titik-titik terdampak bencana untuk mencari dan mengevakuasi korban yang masih terjebak.
Dalam proses pencarian, tim berhasil menemukan empat warga yang berada di lokasi terisolasi. Dua di antaranya ditemukan berlindung di atas tugu selamat datang dan dua lagi di atas batu besar (pak Jorong yang melakukan pengecekan kondisi bencana dan warga) Menurut informasi, mereka awalnya mencoba memantau kondisi sekitar, namun terjebak karena derasnya arus dan hanya dapat bertahan di ketinggian tersebut. Kedua warga itu kemudian dievakuasi dengan selamat oleh tim SAR.
“Prioritas kita adalah menyelamatkan korban yang masih terjebak dan memastikan area terdampak aman untuk operasi lanjutan,” ujar Kapten Arm Arnas.
Hingga saat ini, belum ada data pasti mengenai jumlah korban jiwa maupun taksiran kerugian materi akibat bencana tersebut. Tim gabungan berkomitmen untuk terus melanjutkan pencarian dan membantu pemulihan keadaan di wilayah terdampak.
Banjir bandang atau galodo ini dipicu oleh intensitas hujan tinggi dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan luapan air dan material lumpur yang menghantam permukiman serta fasilitas umum. Masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama. (McD)