Rebung alias anak bambu di Limapuluh Kota merupakan salah satu menu wajib di setiap acara pesta adat. Rebung di masak dengan santan kelapa dan dihidangkan di setiap perhelatan pesta adat. Tidak lengkap rasanya pesta adat acara makannya tanpa menu gulai rebung. Kebanyakan dicampur dengan daging memasaknya.

Secara nasional Rebung Bambu (Dendrocalamus asper) memang sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat Indonesia. Rebung merupakan bambu muda atau anak dari bambu yang masih kecil. Rebung biasanya di olah menjadi sayur bening, makanan bersantan, sambal Rebung dll.

Kandungan dan manfaat Rebung Bambu:

Rebung diketahui mengandung berbagai senyawa mulai dari air (dengan kandungan tertinggi sebesar 91%), protein, thiamin, karbohidrat, lemak, kalium, vitamin A, vitamin C, besi, fosfor, dan lainnya. Kandungan karbohidrat, protein, dan lemak sebenarnya hampir sama jika dibandingkan dengan berbagai jenis sayur-sayuran yang lain.

Begitu pula dengan kandungan kalium pada rebung yang cukup tinggi yaitu 533 mg per 10 gramnya. Makanan yang kaya akan kalium, setidaknya 400 mg, diketahui sangat bermanfaat untuk mengurangi resiko stroke. Penderita stroke biasanya mengalami defisiensi mineral ini.

Selain itu, orang yang menderita kekurangan kalium, biasanya akan mengalami pelunakan otot. Makanya, sobat bisa mulai mengkonsumsi rebung untuk mencukupi kebutuhan kalium sehari-hari.

Selain kalium, Rebung juga sangat kaya dengan serat pangan sebanyak 2,56 persen. Kandungan serat pada rebung ternyata lebih tinggi jika dibandingkan dengan jenis sayuran tropis yang lain seperti Sawi, (1,01%), Ketimun (0,61%), Pecay (1,58%), Kedelai (1,27%), dan sebagainya.

Beberapa manfaat lainnya, rebung dapat menjaga kekebalan tubuh, mengontrol tekanan darah dan kolestrol serta menambah nafsu makan. Yuk mulai mengkonsumsi Rebung Bambu dan semoga informasi ini bermanfaat.

Kontributor: @nalahudin99, @dee_sem, @abangbrian dan @71keroroyz

Repost: @indoflashlight

loading...