Jakarta – Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat (Sumbar), mambangun Balai Benih Ikan (BBI) yang bertujuan untuk menjadi daerah penyuplai benih ikan berkualitas tinggi.
Kepala Dinas Perikanan Limapuluh Kota, Refilza, mengatakan, BBI tersebut dibangun di atas tanah seluas 4,3 hektar, dengan memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2015 bantuan pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah dilakukan serah terima pertama atau Provisional Handing Over (PHO).
“Pembangunan BBI ini terdiri dari 2 paket. Paket pertama dikerjakan CV. Suria Perdana dengan anggaran Rp 500 juta lebih. Pekerjaan paket kedua, senilai Ro 210 juta lebih dikerjakan oleh CV. Eka Putra dengan pekerjaan fisik pembangunan tempat packing, pembuatan pos jaga, rumah gudang pelet dan bangsal pembenihan,” jelas Refilza saat dihubungi JITUNEWS.COM, Selasa (22/12).
Menurutnya, jika pembangunan BBI Aia Putiah itu benar-benar rampung dan seluruh fasilitas telah dibangun dengan sempurna, maka BBI Aia Putiah nanti akan berfungsi sebagai penyuplai bibit ikan berkualitas dan unggul untuk Propinsi Riau, Jambi dan termasuk untuk kebutuhan masyarakat Kabupaten Limapuluh Kota dan Sumatera Barat pada umumnya.
Pembangunan BBI ini juga disambut baik oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, yang dalam hal ini Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbar.
“Ini merupakan langkah yang bagus, dan BBI yang sebagus ini baru ada di Sumbar,” tegas Kepala DKP Sumbar, Yosmeri, di Padang.
Ia berharap, BBI Aia Putiah bisa menjadi contoh bagi pelaku penyediaan bibit ikan yang ada di Sumbar. Sehingga, Sumbar bisa menjadi sentral bibit ikan yang berkualitas tidak hanya di Sumatera, tapi bahkan di Indonesia. (Muhammad Noli Hendra)