29 C
Padang
Friday, October 30, 2020

Sudah Sering Turun Hujan, Pemko Himbau Warga Waspada DBD

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) mulai bermunculan di musim pancaroba dan penghujan. Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh menyampaikan bagaimana sih gejala demam berdarah itu?
Virus dengue merupakan penyebab demam berdarah menyebar pesat saat musim penghujan dan pancaroba. Maklum saja, saat musim hujan jadi waktu berkembang biak nyamuk aedes aegypti, pembawa virus. Nyamuk yang identik dengan warna badan hitam putih ini bertelur di genangan air bersih.
Mengutip dari Kompas.com, penderita demam berdarah di tanah air mencapai 17.820 orang dari Januari sampai 11 Maret 2020.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh dr. Bakhrizal menghimbau semua warga kota untuk waspada dengan DBD ini, apalagi kondisi kasus Covid-19 juga belum selesai.
“Akan dobel pekerjaan kita di lapangan nanti, baik Covid-19 atau DBD keduanya sama-sama bisa merengut nyawa. Dan juga sama-sama bisa menyerang siapa saja, anak kecil hingga orang tua,” kata dr. Bakhrizal saat diwawancara media di balaikota, Senin (20/7).
Gejela DBD meliputi demam tinggi selama dua sampai tujuh hari, nyeri di bagian perut dan sekitar ulu hati, sakit kepada dan nyeri di bagian belakang bola mata, nyeri otot dan persendian, muntah atau diare, pendarahan di bawah kulit berupa bintik-bintik merah (bintik merah tersebut tidak hilang ketika kita meregangkan kulit), mengalami mimisan, gusi berdarah, dan muntah darah.
Meski mematikan, diterangkannya, warga bisa melakukan pencegahan agar tidak sampai terinfeksi DBD. Berikut cara pencegahan yang bisa dilakukan adalah 3M+.
1. Menguras
Sebaiknya menguras dan membersihkan tempat penampungan air seperti bak mandi, vas bunga, kolam, dan lainnya. Usahakan membersihkan tempat-tempat tersebut minimal satu kali seminggu.
“Asal tahu saja, nyamuk aedes aegypti menyukai genangan air bersih. Mereka akan bertelur di tempat tersebut.”
2. Menutup
Selanjutnya, tutup rapat-rapat semua tempat penampungan air seperti gentong air dan lainnya. Opsi lainnya, bisa memposisikan ember terbalik agar tidak ada genangan air di dalamnya.
3. Mendaur ulang atau mengubur barang bekas.
Warga bisa memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas seperti kaleng dan botol bekas. Bisa memanfaatkan barang bekas tersebut sebagai pot bunga atau lainnya.
Selain mengurangi tempat-tempat yang berpotensi menjadi wadah air, daur ulang tersebut bisa mengurangi jumlah sampah plastik.
Opsi lainnya, warga bisa mengubur barang bekas yang tidak bisa didaur ulang. Pastikan mengubur barang-barang tidak terpakai tersebut cukup dalam.
4. Memantau
Langkah selanjutnya, wajib memantau jentik-jentik nyamuk pembawa penyakit demam berdarah ini. Bila menemukan sarang nyamuk aedes aegypti segera bersihkan. Selain itu, sebaiknya menaburkan bubuk abate pada tempat penampungan air. Warga juga bisa menggunakan obat anti nyamuk untuk mengusir nyamuk yang datang.
Cara lainnya, sebaiknya membuka jendela dan pintu rumah agar sirkulasi udara tetap baik.
Bila perlu pasang kelambu di tempat tidur. Kelambu tersebut bisa mencegah nyamuk mengigit kita ketika tidur di siang atau malam hari.
“Yang tidak kalah penting, kita harus menjaga kebersihan badan dengan mandi teratur, jangan lupa terus waspada,” terang pesan dr. Bakhrizal. (Humas)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Menteri PPN Soroti Ketersediaan Air Bersih di Pulau Jawa Pada Acara International Workshop on Coastal Reservoir

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas menjadi narasumber dalam acara International Workshop on Coastal Reservoir: “Water Availabilty, Coastal Security and Sustainability” yang...

Salah Ketik (Typo) Jadi Senjata Utama Tangkal Kritikan Publik

Oleh : Jerry Massie (Pengamat Politik Political and Public Policy Studies) Lagi-lagi publik dipertontonkan dengan ketidak profesionalnya lembaga negara...

KPU Padang Pariaman Gelar Penyegaran Komitmen Profesionalitas Dan Integritas PPK

Padang Pariaman, beritasumbar.com,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Padang Pariaman melakukan kegiatan penyegaran komitmen profesionalitas, dan integritas kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK)...

Bea Serendy Ajak Generasi muda Peduli Pantai di Peringatan Hari Sumpah Pemuda

YOGYAKARTA - Satu nusa jadi isi pertama pada Sumpah Pemuda, dimaknai Bea Serendy dengan peduli pada pantai. Penyanyi lagu U Give Me...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Cerdik, Camat Payakumbuh Timur Genjot Penerimaan PBB lewat Program BPUM

Payakumbuh, --- Perpanjangan masa pendaftaran warga calon penerima bantuan presiden (Banpres) produktif bagi usaha mikro atau Bantuan Pemerintah untuk Usaha Mikro (BPUM)...

Polres Tanah Datar Selalu Imbau Pengunjung Pasar Batusangkar Gunakan Masker

Tanah Datar, www.beritasumbar.com- Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres tanah Datar selalu mengimbau pengunjung Pasar Batusangkar agar tetap memakai masker, guna mencegah penyebaran...

Polres Limapuluh Kota Berhasil Mengamankan Dua Tersangka yang Miliki 135 Paket Besar Ganja

Limapuluh Kota, www.beritasumbar.com - Kepolisian Resor (Polres) Limapuluh Kota berhasil mengamankan dua tersangka penyalahgunaan narkotika berinisial RS dan YFA yang miliki 135...

Bawaslu Limapuluh Kota Telah Keluarkan Enam Peringatan Selama Masa Kampanye

Limapuluh Kota, BeritaSumbar - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Limapuluh Kota telah mengeluarkan enam peringatan tertulis kepada calon yang maju dalam Pilkada...
- Advertisement -