spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Rapor Merah DPMPTSP Tuai Kontroversi, Ini Penjelasan HIPMI Payakumbuh
R

Kategori -
- Advertisement -

Payakumbuh, beritasumbar.com – Rapor merah yang diberikan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) terhadap Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Payakumbuh menuai kontroversi dan ramai dibicarakan sejak beberapa waktu terakhir.

Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI Kota Payakumbuh memberikan jawaban terkait rapor merah yang diberikannya untuk DPMPTSP Kota Payakumbuh.

Ketua DPC HIPMI Payakumbuh, Dika Sacend menyebutkan penilaian kerja yang dilakukannya bukan penilaian asal-asalan, tetapi atas dasar instruksi dalam bentuk kuisioner dari Kementerian Investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI yang berkerjasama dengan Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI.

“Penilaian ini adalah berdasarkan instruksi kementerian. Jadi bukan bisa-bisa kami saja,” kata Dika didampingi Sekretaris BPS HIPMI Payakumbuh, Chairul Mufti pada saat melakukan jumpa pers di Payakumbuh, Senin (11/7).
Rapor merah yang diberikan HIPMI terhadap DPMPTSP Payakumbuh menjadi heboh setelah mendapat tanggapan dari Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi melalui release Humas. Dalam release itu, Riza Falepi bahkan sempat menyebut HIPMI sebagai organisasi ecek-ecek.

Dika menjelaskan, HIPMI Payakumbuh sendiri sempat memberikan penilaian bagus terhadap DPMPTSP Payakumbuh pada 2021 lalu. Ketika penilaian bagus itu diberikan tidak ada tanggapan bernada menyerang yang dikeluarkan orang nomor satu di Kota Payakumbuh.

“Untuk 2022 tidak ada komunikasi yang coba dijalin DPMPTSP dengan kami selaku HIPMI, karena itu kami tidak mengetahui program DPMPTSP Payakumbuh. Itu lah yang kami sampaikan saat melakukan penilaian,” terangnya.
Sementara itu, Sekretaris BPC HIPMI Kota Payakumbuh Chairul Mufti menyebut bahwa sebagai organisasi di daerah dan dihuni oleh pengusaha-pengusaha muda, pihaknya butuh bimbingan dari semua pihak, termasuk dari pemerintah kota yang dipimpin seorang wali kota.

“Kami butuh arahan, bukan dipatahkan dengan pernyataan-pernyataan yang menyudutkan seperti itu,” katanya.
Menurut dia, HIPMI bukanlah organisasi ecek-ecek seperti yang disampaikan Riza Falepi. Dalam Kabinet Indonesia Bersatu bahkan ada empat menteri yang merupakan kader HIPMI.
Sebelumnya, respon Wako Payakumbuh Riza Falepi memberikan tanggapan menohok kepada HIPMI atas rapor merah yang kepada DPMPTSP setempat. Tanggapan Respon Wako Riza dikirim staf humas kepada Whatsapp Grup humas bersama media.

Menurutnya, memberikan penilaian jelek terhadap Mal Pelayanan Publik (MPP) Kota Payakumbuh sama dengan “menepuk air di dulang”, dan yang memberi nilai juga yang akan diukur orang. Respon Wako Riza Falepi mendapatkan respon dari pengurus HIPMI Sumbar, BPC HIPMI kabupaten/kota, dan juga tak tertinggal dari BPC HIP Payakumbuh. (Di)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img