28 C
Padang
Kamis, Juni 20, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Polisi Baca Puisi Di Panggung Kenang Chairil Anwar
P

- Advertisement -

Limapuluh Kota,BeritaSumba.com—Sejumlah seniman dari berbagai daerah ramaikan kegiatan mengenang hari wafatnya sastrawan Indonesia, Chairil Anwar. Chairil merupakan sastrawan yang berkampung halaman di Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota. Meski dalam catatan riwayatnya, Chairil Anwar kelahiran Medan, namun keluarga berasal dari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh.

Acara “Mengenang Chairil Anwar” itu dilaksanakan pada Minggu 28 April 2018, bertepatan dengan 70 tahun wafatnya penyair  angkatan 45’ yang puisinya “Krawang-Bekasi, “Aku” dan banyak puisi lainnya selalu dibaca hingga sekarang ini. Acara tersebut diinisiator oleh beberapa orang seniman dan penulis seperti Ilham Yusardi, Yudilfan Habib, Okta Piliang, Oldi Putra, Iyut Fitra, Keron Legusa, Okto Muharman, Arif Lawang dan lainnya.

“Acara ini hanya acara dadakkan saja. Tidak direncanakan jauh-jauh hari. Kami berbincang di medsos, lalu ada yang bertanya: mau apa kita tanggal 28 April 2019 mengenang Chairil? Kemudian muncul ide bikin kegiatan kecil-kecilan,” ujar Ilham Yusardi.

Sementara itu tokoh budaya dan seniman luak Limopuluah, Yudilfan Habib,mengatakan, kegiatan “Kenang Chairil” ini merupakan kegiatan yang dipersembahkan bagi masyarakat luas untuk tetap menggaungkan Chairil dan karya-karya kepada  masyarakat umum.

“Kegiatan ini sudah beberapa tahun ini berjalan di Luak Limopuluah. Selalu ada yang berinisiatif untuk menyelenggarakannya. Kebetulan saja, tahun ini kita adakan dengan sederhana di Lawang Cafe ini,” Ujar Yudilfan Habib.

Dalam acara tersebut sejumlah penyair dan seniman tampil dalam  pertunjukan musik dan puisi. Rony Keron Legusa tampil membawakan musikalisasi puisi, Yeni Purnama Sari tampil bersama Markoni dan Ikhwanul Arif. Beberapa penyair senior seperti Irmansyah, Iyut Fitra, Adri Sandra punn membacakan puisi Chairil Anwar dan puisi ciptaannya. Selain itu juga beberapa penyair muda seperti Ilham Yusardi, Oldi, Okta Piliang, Okto Muharman, Feni Efendi, Dellorie, Hasnah, Ubay dari Padang Panjang dan bergantian membaca puisi.

Tidak hanya dihadiri oleh kalangan seniman, kegiatan tersebut ternyata diramaikan oleh Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Haris Hadis, Kasat Inte Polres Lima Puluh Kota Zukri Ilham, dan Danramil Luak  Kapten Haryadi. Tidak luput pula Politisi senior yang menjadi caleg PSI pada pemilu kemarin yaitu Syaiful Datuk Bossa dari Sarilamak. Masing-masing turut ambil bagian naik panggung dengan membaca puisi Chairil Anwar.

“Ini kegiatan yang keren. Di tengah hiruk pikuk politik yang ‘panas’ kita perlu mengendorkan urat syaraf dengan kegiatan seperti ini. Saya suka kegiatan semacam ini.” Tukuk Kapolres Lima Puluh Kota AKBP Haris Hadis yang diamini Kasat Intel Zukri Ilham.

Selain pentas dan baca puisi,  kegiatan ini diawali dengan diskusi “ Hiruk pikuk Politik dan Sastra Hari Ini”. Diskusi berjalan hangat  karena beberapa bahasan berkaitan dengan pesta demokrasi, Pemilu 2019.(*)

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img