29 C
Padang
Minggu, April 11, 2021
Beritasumbar.com

Pemilu dan Pertandingan Layang-layang
P

Kategori -

Ditulis oleh: Syafrizal Ambo

Bermain layang-layang merupakan salah satu kegiatan anak nagari di Minangkabau untuk bisa berkumpul sembari  menguji kebolehan dalam sebuah pertandingan. Layang-layang yang dimainkan biasanya terbuat dari bambu atau kayu ringan yang di bungkus kertas. Sekarang dengan kemajuan zaman bungkus layang-layang sudah menggunakan plastic tipis.

Dalam pertandingan tidak bisa di elakkan gesekan antar pemain dan layangan. Bahkan bisa menyebabkan layangan jatuh sebelum final. Hukum dan filosofi pertandingan layangan ini tidak jauh berbeda dengan system pemilu lansung yang di adakan bangsa ini. Setiap calon atau kandidat sudah seakan seperti layangan yang ikut lomba. Para pemain dan anak joki yang akan membawa layangan ke garis start sangat di butuhkan peranannya.

Kandidat yang siap untuk pacu ibarat layangan yang bagus dan cukup syarat buat lomba. Dalam pemilu kandidat ibarat layangan,benang adalah financial. Jika finansialnya kurang akan ibarat benang pendek.Layangan tidak akan mampu terbang tinggi karena keterbatasan benang. Tetapi kalau benang panjang sayang pemain tidak mahir layangan juga tidak akan berada di posisi teratas.

Antara benang dan pemain ibarat tim dan finansial kandidat. Jika tim tidak bisa memanfaatkan situasi seberapa besarpun finansial kandidat akan terbuang percuma. Karena tidak tepat sasarannya program dari tim untuk menaikkan kandidat.

Ibarat pepatah minang gadang karano di ambak,tinggi dek karano di anjuang. Yang artinya terkenal nya seorang calon atau kandidat tergantung dengan adanya orang-orang yang membesarkan kandidat tersebut. Jika ini tidak ada mustahil orang akan terkenal.

Begitu juga dalam pertandingan layangan.Tidak akan bisa terbang sebuah layangan kalau pemain dan anak joki yang tidak ahli bermain layangan. Atau layangan akan setengah jalan lalu menukik kembali ketanah.

Dalam pemilu lansung baik itu pileg,pilkada,pilgub atau pilpres hal seperti ini tak bisa di elakkan. Dibutuhkan pemain politik yang mampu mengorbitkan seorang kandidat sehingga mampu berpacu dan mengungguli lawan.

Dibutuhkan strategi yang matang untuk bisa menang dalam perlombaan. Dalam pertandingan layangan di butuhkan pemain yang mampu menaikan layangan dengan baik,dalam pemilu lansung di butuhkan tim sukses yang mampu mengorbitkan tokoh dengan baik. Berhasil atau gagalnya seorang kandidat amat tergantung dengan tim yang akan mengusung sang kandidat.  Seorang kandidat tak akan mampu berlomba sendiri tampa ada sebuah tim yang akan mengarahkannya.

Untuk mendapatkan sebuah kemenangan di butuhkan sinergi antar sesama tim dan kandidat. Jika salah satu saja bertingkah kekalahan sudah menanti.

Pertandingan balalang ini merupakan tempat berkumpulnya orang-orang dari berbagai nagari (daerah). Mereka datang dengan membawa layang-layang yang telah dipersiapkan untuk mengikuti pertandingan tersebut.

Setiap nagari memiliki nama layang-layangnya masing-masing, seperti Murai, Salempang, Salendang, Sarasah, Bondo. Ekor layang-lyang pun memiliki namanya sendiri, seperti Bagerai, Salinteh, Babek, Tana, Cancang Rapek, dan banyak lagi sesuai kebutuhan dan perubahan zaman.

Satu layang-layang di mainkan oleh palapeh lalang (orang yang mengendalikan layang-layang) tugas palapeh lalang ini menarik dan mengulur layang-layang, dan pastinya mengontrol layang-layang supaya bisa menang dalam pertandingan. Tapi dibalik itu semua tidak lepas pula peranan seorang cimbacang (orang yang membantu palapeh lalang). TugasCimbacang ini sebagai pemegang puntaran (tempat menggulung benang), Satu layang-layang tidak hanya memiliki satu cimbacang saja, tapi bisa beberapa orang.

Di sekitar lapangan didirikan tenda-tenda tempat minum kopi dan makanan ringan, yang disebut alun-alun. Di alun-alun ini kita bisa mendapatkan ketupat dengan gulai paku, goreng-gorengan dan segelas teh atau pun secangkir kopi. Alun-alun beratapkan terpal. Saya sempat ngobrol dengan salah seorang penjaga kedai yang sifat nya sementara ini.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.
- Advertisement -

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...

Musda X DPD Golkar Kota Bukittinggi Melanggar AD dan ART

Bukittinggi, beritasumbar.com -- Ketua Pimpinan Sidang Musda X DPD GOLKAR Kota Bukittinggi, Aguswanto mengatakan, Musyawarah Daerah ke X kota Bukittinggi pada 8 April 2021...
- Advertisement -

Asisten 1 Pemko Payakumbuh Buka Mukerda LPM

Payakumbuh ,BeritaSumbar.com,- Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Yufnani Away membuka secara resmi musyawarah kerja daerah (mukerda) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kota Payakumbuh tahun 2021, di Aula Ngalau Indah Lt. III Balai Kota Payakumbuh, Kamis (08/04).

BPBD Kota Payakumbuh Berangkatkan KSB Pelatihan Di Padang

Payakumbuh,BeritaSumbar.com,- Bencana dapat terjadi kapan saja, dan masyarakat harus selalu siap dan siaga terhadap segala kemungkinan. Kelompok Siaga Bencana (KSB) merupakan organisasi masyarakat di kelurahan yang dibentuk pemerintah agar masyarakat ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan penanggulangan bencana.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

MARI EFEKTIFKAN LAGI LIMBAGO USALI DI SETIAP NAGARI…!

"SEBAGAI salah seorang yang pertama menggulirkan wacana gagasan "Baliak Banagari"di tahun 1990-an silam (waktu itu beberapa kali saya tulis di Skh. Singgalang yang kemudian direspon banyak pihak sehingga bergulir menjadi polemik konstruktif-pen), menurut Mak Yum apa pangka bala (sumber utama malapetaka atau yang menyebabkan) gagalnya agenda Baliak Banagari yang telah dijalankan sejak tahun 2000?" tanya seorang peserta seminar nasional tentang Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah di Museum Adityawarman Padang, tahun 2016 lalu.

TAN GINDO; DALAM DILEMA KEHIDUPAN

“Sudah jatuh tertimpa tangga,dibunuh anak mati induknya, dibunuh induk mati anaknya,begitulah masalah kehidupan mejadi dilemamaka ambil lah hikamah dan kebijksanaankarena dia hanya seperti dua...

USTADZ GURU; SANG KOMANDAN

“Pandai mengeluh sudah bawaan manusiaTak dipelajari sepertinya dia datang sendiriTapi jiwa optimis harus dilatih dan ditumbuhkanSebab alam mengajarkan semua makluk bisa bertahanBahkan manusia bisa...

CURHAT NYI BLORO; RATU LAUT KIJING

“Berani karena benar, takut karena salah,Rajin pangkal pandai (pintar), bisa karena biasa,Hemat pangkal kaya, boros pangkal miskin,Maka pelajarilah sebab musababnya itu,& berharaplah takdir bisa...

BANGKITKAN KESADARAN !

“Dunia pasti berobah dan Kiamat pasti kan terjadi juaKebangkitan dan keruntuhan sebuah bangsa pasti silih bergantiBegitu juga bergulir para penguasa, atas nama jabatan dan...

SEBERKAS CAHAYA DI BUMI MEMPAWAH

“Segelap apapun dunia ini, pasti ada cahayaTergantung bagaimana kita menerimanyaKarena kita manusia dibekali akal fikiranOrang bijak kata; jika tak ada kayu rotanpun jadiMaka, setelah...

KERANJINGAN JADI PEJABAT

“Setiap (pejabat) ketua atau sejenisnya adalah PemimpinTapi setiap Pemimpin belum tentu jadi pejabat,Karena Pemimpin adalah amanah terberat dari-Nya,Maka, tidaklah sulit menjadi pejabat ini dan...

TAN GINDO; APA YANG ENGKAU CARI !?

“Mereka-dia yang berjasa dalam hidupmu,semua yang tersedia dalam jagat rayaSekecil apapun itu, sifat dan ragam bentuknyaSemua adalah ayat-ayat Tuhan yang berjalanBerbagai peristiwa adalah bentuk...

SEKOLAH MERDEKA-KU (2)

"Diri kita bukan hanya milik sendiri, tapi juga orang terdekat,bahkan, darah orang tua dan sanak saudara kita mengalir dalam nadi,namun ingat, ada teman-sahabat dan...

SEKOLAH MERDEKA-KU (1)

“Ketika ruh ditiupkan sang Khalik dalam Rahim ibumu dan diterima,Sebuah modal hidup; mata, mulut, hati dan fikiran dan lainnya sudah tersediaNamun, kenapa engkau penjarakan,...
- Advertisement -