25.1 C
Padang
Jumat, Januari 22, 2021
Beritasumbar.com

Padang Inginkan Pengolahan Sampah Berbasis Pemilahan
P

Kategori -

Padang – Sekitar 500 ton sampah dari satu juta penduduk Kota Padang, praktis akan menghasilkan tumpukkan raksasa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jika itu berlangsung terus menerus, tanpa solusi pengolahan, maka TPA Aia Dingin diprediksi tak berumur panjang.

“Untuk itu, pengolahan sampah yang berbasis pemilahan dari rumah tangga harus dibudayakan dari sekarang,” tegas Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah saat menggelar pertemuan dengan para Camat dan Lurah se-Kota Padang di Balaikota, Aia Pacah, Kamis (2/4).

Walikota Mahyeldi kembali menekankan kepada Camat dan Lurah disamping terus mengawal perilaku masyarakat agar tak membuang sampah sembarangan. Ujung tombak pemerintahan ini dituntut bisa menumbuhkan budaya pemilahan sampah yang dimulai dari rumah tangga.

“Dengan melakukan pemilahan sampah mulai dari rumah tangga, maka akan mengurangi volume sampah yang akan diangkut ke TPA,” kata Mahyeldi.

Ia menambahkan, perangkat Camat dan Lurah harus memantau dan melakukan pemetaan titik penempatan bak sampah di lingkungannya. Sehingga bisa diketahui, mana saja titik yang perlu diadakan tempat sampah atau yang belum ada tempat sampahnya.

Satu – satunya Lurah yang sudah membuat pemetaan seperti itu adalah Lurah Rimbo Kaluang, sehingga diapresiasi Walikota. Ia (Mahyeldi) minta agar Lurah lain mengikuti seperti pemetaan yang dibuat Lurah Riswandi tersebut.

Dalam kesempatan ini, Pemko Padang menghadirkan praktisi pengelolaan sampah , Muhammad Suparyono. Materi tentang pemilahan sampah yang disampaikan Ketua Asosiasi Bank Sampah se-Kota Depok ini mendorong aparatur kecamatan dan kelurahan  lebih maksimal melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Suparyono yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Depok ini menjelaskan, sampah rumah tangga dapat dipilah menjadi tiga jenis, yaitu sampah organik, non organik dan residu. Sampah organik merupakan sampah yang bisa diurai dalam waktu relatif cepat seperti sampah dapur, sayur dan tulang. Dan sampah non organik seperti plastik, kaca, kertas. Sedangkan residu adalah sampah yang memang tak bisa diapa – apakan lagi seperti puntuk rokok, keramik dan popok.

“Jika pemilahan dilakukan mulai dari rumah tangga, minimal untuk tiga jenis sampah ini saja, maka akan mengurangi tumpukan sampah di TPA. Sebab, sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk setelah diolah dengan proses komposter. Begitu juga sampah plastik, kaca dan logam bisa dijual di bank sampah,” ungkapnya.

Disamping menumbuhkan budaya pemilahan sampah, menurut Suparyono,  pembuatan bank sampah guna menampung sampah terpilah tersebut juga perlu dkembangkan.

“Dengan demikian, permasalahan sampah akan dapat teratasi sekaligus warga mempunyai pemasukan dari menjual sampah terpilah di bank sampah,” pungkasnya.

 

Sumber: Humas Kota Padang/rel
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...
- Advertisement -

Asrama Putri Pesantren Cahaya Islam Payakumbuh Terbakar

Kebakaran hebat terjadi di Lingkungan Padang Kaduduak, Kelurahan Tigo Koto Diate, Kecamatan Payakumbuh Utara, Sabtu (16/1) dini hari. Gedung Asrama Putri Pondok Pesantren Cahaya Islam terbakar sekitar pukul 01.10 WIB.

Bantuan Covid- 19 Untuk TPA Tidak Transparan, Pengurus Dilaporkan Ke Polisi

Tanah Datar, beritasumbar.com- Diduga dana bantuan Covid-19 Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Surau Annur, Jorong Tanjung Tengah, Nagari Tanjung Bonai,Kecamatan Lintau Buo Utara tidak transparan,...
- Advertisement -

77 Pejabat Baru Dilantik, Ini Tuntutan Wako Padang Panjang

Padang Panjang, beritasumbar.com - Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano melantik 77 pejabat struktural daerah itu di Hall Lantai III...

Berpasangan Dengan YB Dt Parmato Alam, Wawako Kalahkan Dirut Perumda Tirta Sago Di Nusa Bersinar Cup

Wakil Wali Kota Payakumbuh memenangkan pertandingan eksekutif saat pembukaan turnamen Nusa Bersinar Cup 2020 di lapangan PB. Nusa Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Sabtu (16/01) malam.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Lima Kantor Hukum Ajukan Diri Mewakili KPU Lima Puluh Kota di Sidang MK

Tanjung Pati, beritasumbar.com - Menhhadapi sidang persengketaan hasil Pilkada 2020 di Mahkamah Kostitusi, lima kantor hukum mengajukan proposal untuk mewakil Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten...

Sidang Di Lokasi Perkara, PN Batusangkar Periksa Objek Sengketa

Tanah Datar, beritasumbar.com - Guna menentukan dan pemeriksaan Objek sengketa,Pengadilan Negeri Batusangkar melakukan sidang di lahan perkara yang terletak di Pinggang Bukik Gunung Seribu...

77 Pejabat Baru Dilantik, Ini Tuntutan Wako Padang Panjang

Padang Panjang, beritasumbar.com - Walikota Padang Panjang H. Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano melantik 77 pejabat struktural daerah itu di Hall Lantai III...

Disnakerin Payakumbuh: 51 Paket Pelatihan Akan Diselenggarakan Pada 2021

Payakumbuh, beritasumbar.com- Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian (Disnakerperin) Kota Payakumbuh, mengemukakan pada tahun 2021 akan  ada 51 pelatihan keterampilan dari berbagai bidang yang akan...

Polres Payakumbuh Rekonstruksi Pembunuhan Di Situjuah, 40 Adegan Diperagakan

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat melakukan rekonstruksi peristiwa pembunuhan di Jorong Bumbuang, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota yang terjadi saat hari H...

Jalan Puncak Pato Lintau Berubah Menjadi Objek Wisata Dadakan

Tanah Datar, beritasumbar.com- Puluhan warga masyarakat sekitar Kecamatan Lintau Buo Utara dengan Kecamatan Sungayang ramai mendatangi Jalan Puncak Pato karena menjadi objek wisata dadakan...

Bantuan Covid- 19 Untuk TPA Tidak Transparan, Pengurus Dilaporkan Ke Polisi

Tanah Datar, beritasumbar.com- Diduga dana bantuan Covid-19 Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA) Surau Annur, Jorong Tanjung Tengah, Nagari Tanjung Bonai,Kecamatan Lintau Buo Utara tidak transparan,...

Nofrijal Hidupkan Wisata Kuliner Lewat Gowes Wes Wes

Suasana pagi di Kota Padang dihidupkan oleh olahraga bersepeda yang dikenal dengan gowes. Saat ini komunitas bersepeda tumbuh bagaikan jamur di musim penghujan, dipicu pandemi Covid-19 yang tengah melanda Sumatera Barat dan Indonesia pada umumnya sejak Maret 2020 lalu.

Ribuan Guru Di Payakumbuh Telah Ikuti Rapid Tes

Payakumbuh, beritasumbar.com - Ribuan guru di Kota Payakumbuh mengikuti rapid tes antibodi untuk mengantisipasi penyebaran virus corona disease 2019 (Covid-19) di sekolah. "Sekarang proses belajar...

Payakumbuh Minta Guru Beri Contoh Pada Siswa Dalam Mematuhi Protokol Kesehatan

Payakumbuh, beritasumbar.com -Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Bakhrizal memaparkan perihal pembelajaran tatap muka yang telah dilaksanakan, beberapa catatan atau evaluasi yang didapatkan oleh tim gugus...
- Advertisement -