25 C
Padang
Rabu, April 21, 2021
Beritasumbar.com

Padang Inginkan Pengolahan Sampah Berbasis Pemilahan
P

Kategori -

Padang – Sekitar 500 ton sampah dari satu juta penduduk Kota Padang, praktis akan menghasilkan tumpukkan raksasa di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Jika itu berlangsung terus menerus, tanpa solusi pengolahan, maka TPA Aia Dingin diprediksi tak berumur panjang.

“Untuk itu, pengolahan sampah yang berbasis pemilahan dari rumah tangga harus dibudayakan dari sekarang,” tegas Walikota Padang H. Mahyeldi Ansharullah saat menggelar pertemuan dengan para Camat dan Lurah se-Kota Padang di Balaikota, Aia Pacah, Kamis (2/4).

Walikota Mahyeldi kembali menekankan kepada Camat dan Lurah disamping terus mengawal perilaku masyarakat agar tak membuang sampah sembarangan. Ujung tombak pemerintahan ini dituntut bisa menumbuhkan budaya pemilahan sampah yang dimulai dari rumah tangga.

“Dengan melakukan pemilahan sampah mulai dari rumah tangga, maka akan mengurangi volume sampah yang akan diangkut ke TPA,” kata Mahyeldi.

Ia menambahkan, perangkat Camat dan Lurah harus memantau dan melakukan pemetaan titik penempatan bak sampah di lingkungannya. Sehingga bisa diketahui, mana saja titik yang perlu diadakan tempat sampah atau yang belum ada tempat sampahnya.

Satu – satunya Lurah yang sudah membuat pemetaan seperti itu adalah Lurah Rimbo Kaluang, sehingga diapresiasi Walikota. Ia (Mahyeldi) minta agar Lurah lain mengikuti seperti pemetaan yang dibuat Lurah Riswandi tersebut.

Dalam kesempatan ini, Pemko Padang menghadirkan praktisi pengelolaan sampah , Muhammad Suparyono. Materi tentang pemilahan sampah yang disampaikan Ketua Asosiasi Bank Sampah se-Kota Depok ini mendorong aparatur kecamatan dan kelurahan  lebih maksimal melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Suparyono yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Depok ini menjelaskan, sampah rumah tangga dapat dipilah menjadi tiga jenis, yaitu sampah organik, non organik dan residu. Sampah organik merupakan sampah yang bisa diurai dalam waktu relatif cepat seperti sampah dapur, sayur dan tulang. Dan sampah non organik seperti plastik, kaca, kertas. Sedangkan residu adalah sampah yang memang tak bisa diapa – apakan lagi seperti puntuk rokok, keramik dan popok.

“Jika pemilahan dilakukan mulai dari rumah tangga, minimal untuk tiga jenis sampah ini saja, maka akan mengurangi tumpukan sampah di TPA. Sebab, sampah organik dapat dimanfaatkan sebagai pupuk setelah diolah dengan proses komposter. Begitu juga sampah plastik, kaca dan logam bisa dijual di bank sampah,” ungkapnya.

Disamping menumbuhkan budaya pemilahan sampah, menurut Suparyono,  pembuatan bank sampah guna menampung sampah terpilah tersebut juga perlu dkembangkan.

“Dengan demikian, permasalahan sampah akan dapat teratasi sekaligus warga mempunyai pemasukan dari menjual sampah terpilah di bank sampah,” pungkasnya.

 

Sumber: Humas Kota Padang/rel
- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Tentang Kompensasi Lahan Di PLTMH, Ini Komentar Walinagari Tanjuang Bonai

Tanah Datar,Beritasumbar.com - Proses ganti rugi tanaman dilahan masyarakat yang telah ada proses pembayaran sebelumnya,di wilayah kerja pengembangan Perusahaan Listrik Tenaga Mini Hidro (PLTMH) Nagari Lubuk Jantan Kecamatan Lintau Buo Utara,diduga ada permainan tidak sehat antara pemilik lahan dan salah satu lembaga nagari terhadap Ikhwan Mega Power (IMP) selaku pengembang proyek Kalo Kalo dengan pembiayaan Penanaman Modal Asing (PMA).
- Advertisement -

Untuk Pembangunan, Pemkab Sijunjung Jalin Silaturrahmi Dengan Masyarakat Lewat Safari Ramadhan

Sijunjung, beritasumbar.com - Jaga persatuan dan silaturrahmi dikalangan umat serta pemerintah daerah, demi kemajuan dan peningkatan pembangunan di Kabupaten Sijunjung. Hal itu penegasan Ketua Tim...

Startup Milenial Bekerja Membangun Negeri: Pelatihan Gratis Digital Marketing dengan Instagram untuk KUMKM se-Indonesia

Startup digital agency Dig.It.All untuk keseskian kalinya kembali berkontribusi dalam pengembangan kapasitas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menegah (KUMKM) yang sedang berupaya melakukan transformasi, dari bisnis tradisional brick and mortar menjadi bisnis yang mampu memanfaatkan peluang dari geliat pertumbuhan pasar online.
- Advertisement -

Bukannya Tobat, Malah Minta Dikirim Sabu

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,- Bulan Ramadhan bulan penuh ampunan dan berkah ternyata bukan dimanfaatkan bertobat. Namun tidak bagi Risky (21) tahanan narkoba Polres Pessel ini malah memesan kiriman narkotika dari temannya

Satlantas Polres Pariaman Amankan pelaku Balap Liar

Pariaman, beritasumbar.com,-Jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pariaman kembali amankan puluhan kendaraan roda dua yang ditunggangi para Anak Baru Gede (ABG) yang hendak melakukan aksi balap liar di kawasan By Pass Kota Pariaman,Sabtu (malam) 17/4/2021.
- Advertisement -

Tulisan Terkait

LAZIS Caturbakti Sumatera Barat Luncurkan Launching Event di Ramadhan 1442 H

Gn.Pangilun-Padang, LAZIS Caturbakti Sumatera Barat mengadakan program Sebarkan Barokah Ramadhan (SABAR) perdana pada Jumat pertama Ramadhan 1442 H hari ini (16/4/2021), kegiatan berlangsung...

Luncurkan Program Lumbung Air Wakaf, Wako Payakumbuh Apresiasi ACT

Payakumbuh, beritasumbar.com - Aksi Cepat Tanggap (ACT) meluncurkan program Lumbung Air Wakaf di Halaman PT. Multi Rezeki Selaras, di Kelurahan Padang Data Tanah Mati, Kecamatan...

Untuk Tingkatkan Pelayanan, RSUD Sijunjung Tampung Kritik Dan Saran Masyarakat

Sijunjung, beritasumbar.com - Pada usia yang relatif muda keberadaan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sijunjung memerlukan perbaikan dan peningkatan dari semua sisi,  guna memberikan...

Polres Sijunjung Beri Penghargaan Untuk Personil-Masyarakat Yang Penanganan Tindak Kejahatan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kapolres Sijunjung AKBP Andry Kurniawan SIK.M.Hum memberikan apresiasi berupa reward/penghargaan berupa sertifikat kepada enam orang masyarakat dan 29 personel polres setempat atas...

Mengintip Pemilihan Legislatif Tingkat Nagari Di Simpang Kapuak Dalam Kabupaten Lima Puluh Kota

Lima Puluh Kota, beritasumbar.com - Pada Rabu (7/4) puluhan warga Jorong Lobuah Tunggang Nagari Simpang Kapuak berbondong-bondong menuju bangunan Taman Kanak-kanak (TK) yang terletak...

Saat Rampungkam RPJMD, Bupati Minta OPD Sijunjung Himpun Data Ril Ke Lapangan

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Sijunjung diberi waktu selama dua minggu untuk turun ke lapangan dan menyusun langkah strategis untuk...

Polres Payakumbuh Amankan Tiga Tersangka Terduga Penggelapan Dana Koperasi

Payakumbuh, beritasumbar.com - Polres Payakumbuh, Sumatera Barat mengamankan tiga orang tersangka terduga penggelapan dana Koperasi Serba Usaha (KSU) Sutra Ketinggian Sarilamak, Kabupaten Limapuluh Kota. Kasat...

Polres Sinjunjung Bekuk Dua Orang Pengedar Narkoba

Sijunjung, beritasumbar.com - Kepolisian Resos Sijunjung mengamankan dua orang pengedar dan pemakai nakorba jenis yang selama ini beroperasi di wilayah hukum polres tersebut. “Yang bersangkutan berhasil...

Mahyeldi Dukung Pemajuan Kebudayaan Koto Gadang Koto Anau untuk Jadi Destinasi Wisata Dunia

Peninggalan sejarah memiliki potensi besar bagi kemakmuran masyarakatnya. Jika tidak dijadikan cagar budaya, keberadaannya akan mengalami kepunahan. Menyikapi hal tersebut, Dra. Zusneli Zubir, M.Hum., Peneliti di Balai Pelestarian Nilai Budaya Provinsi Sumatera Barat (BPNB Sumbar) memprakarsai Penyusunan Grand Design Pemajuan Kebudayaan Nagari Koto Gadang Koto Anau yang digelar pada 3 - 4 April 2021 di Depan Balai Adat Nagari Koto Gadang Koto Anau, Kabupaten Solok, Kecamatan Lembang Jaya, Provinsi Sumatera Barat.

Tak Sampai 24 Jam Polres Sinjujung Bekuk Sindikat Pencuri Antar Provinsi, Korban Rugi Puluhan Juta

Sijunjung, beritasumbar.com - Sekitar 12 jam setelah kejadian jajaran Polres Sijunjung berhasil membekuk enam orang pelaku pencurian dengan modus gembos ban dan pecah kaca mobil. “Pelaku...
- Advertisement -