Padang, BeritaSumbar.com – Akhir – akhir ini kita dikejutkan oleh beberapa isu yang tercuat kepermukaan, bahwasanya Sumatra barat adalah salah satu provinsi yang berpotensi berkembang pesatnya paham radikalisme.
Beranjak dari fenomena tersebut PK IMM H.AGUS SALIM berinisiatif untuk mengadakan sebuah seminar yang membahas khusus terkait hal tersebut.
Melalui momentum MUSYKOM dan seminar regional PK IMM H.AGUS SALIM menyematkan topik pembahasan ini guna dikupas tuntas untuk di bahas.

Dalam kegiatan seminar ini kami mendatangkan pemateri dari pemerintah kota Padang yang dihadiri oleh kepala Kesbangpol kota Padang yaitu bapak Boby firman, dan dari kalangan akademisi bapak Dr Ikhwan Matondang S.H, M.Ag serta bapak Dr Mursal M.Ag yang dipandu langsung oleh Rahmanda Fajri sebagai pemandu seminar ujar Rahmat Hanafi ( ketua umum PK IMM H. AGUS SALIM )

Dalam penjelasannya saat memaparkan materi, Boby firman selaku perwakilan pemerintah kota mengatakan bahwa hari ini penangkalan isu-isu radikalisme sudah dijadikan sebagai program untuk kemudian dievaluasi secara serius agar paham yang berbahaya ini tak meluas dikalangan masyarakat.

Hal senada dari pemateri lainnya dari kalangan akademisi yaitu Dr Ikhwan Matondang, Dr Mursal M.Ag mengatakan bahwa secara genetik Minang kabau yang berfalsafah adat basandi Syara’, Syara’ basandi kitabullah tak mungkin mengedepankan paham seperti ini karena ajaran Islam yang sangat toleran sangat bertolak belakang dengan paham radikal yang sangat intoleran.
Hanya saja benih isu yang berkembang hari ini haruslah kita jadikan sebagai rambu-rambu guna mawas diri agar dapat menjaga kemajemukan dalam kehidupan.

Seminar yang dihadiri oleh lebih kurang 100 orang peserta ini berjalan dengan lancar dan mendapatkan apresiasi dari pemerintah kota Padang karena turut mempelopori Minang kabau Tampa radikalisme, terorisme dan anarkisme. (Rel/Imam)

loading...