Payakumbuh, beritasumbar.com – Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) melakukan kunjungan lapangan ke Forum Komunitas Masyarakat Peduli Sungai Batang Agam di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat karena masuk nominasi terbaik nasional dalam pemilihan Komunitas Peduli Sungai (KPS) 2022.
Kepala BWSS V Dian Kamila, Senin, mengatakan awalnya sekitar 37 komunitas se-Indonesia dan dipilih tiga komunitas terbaik salah satunya KPS Batang Agam.
“Saat ini tim penilai langsung turun ke Batang Agam untuk melakukan verifikasi dan kunjungan untuk pemilihan juara 1,2, dan 3,” ujarnya saat kunjungan tim penilai lomba KPS ke Kota Payakumbuh.
Lebih lanjut ia menjelaskan, pelaksanaan pemilihan tersebut agar masyarakat bertambah semangat dalam memelihara sungai untuk konservansi.
“Sehingga nantinya sungai jadi sustainable atau berkelanjutan. Saat ini Komunitas Peduli Sungai sudah bagus dan giat melakukan pemeliharaan sungai. Ke depannya harus terus dipelihara kalau dapat ditingkatkan lagi,” katanya.
Ia menambahkan, kedatangan tim penilai yang terdiri dari Direktur Jenderal (Dirjen) SDA Kementerian Pekerjaan Umum Mochammad Amron didampingi Hari Suprayogi dan Sudarsono serta Ketua Tim evaluasi Tantri Anggraini disambut lansung oleh Wali Kota Riza Falepi.
Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengatakan pihaknya terus mendukung program bersih sungai yang digalakkan komunitas pecinta sungai melalui APBD dengan kegiatan pembinaan sejak 2018.
Menurut dia, pihaknya berkewajiban menjaga lingkungan hidup dan menjaga sumber sumber air yang ada bersama semua elemen masyarakat sehingga air dapat memberikan kehidupan bagi semua masyarakat.
“Pemko Payakumbuh terus berupaya untuk menyelesaikan permasalahan yang ada dan 10 tahun terakhir pelaksanaan pembangunan infrastruktur pada Sungai Batang Agam telah melalui proses yang panjang dan melibatkan banyak pemangku kepentingan,” jelasnya.
Riza menambahkan pemeliharaan infrastruktur yang telah dibangun tidak akan maksimal jika hanya dilaksanakan oleh pemerintah Kota Payakumbuh melalui OPD terkait.
Oleh karena itu, eksistensi masyarakat dalam bentuk komunitas peduli sungai sangat dibutuhkan baik dalam operasi, pemeliharaan, maupun pengawasan aktivitas sosial di sepanjang infrastruktur yang telah dibangun. Hadir juga Sekda Rida Ananda, Asisten II Elzadaswarman, Staf Ahli Elfriza Zaharman, Kadis Pol PP dan Damkar Dony Prayuda, dan Camat Payakumbuh Barat Ul Fakhri. (Zal/Di)