26.3 C
Padang
Wednesday, September 23, 2020

Mark Up Seragam Sekolah Capai Rp 5,5 Miliar

Tahun ajaran baru sekolah, sepertinya dijadikan obyek mencari keuntungan lewat seragam sekolah. Namun, Masyarakat Peduli Pendidikan Karanganyar (MPPK), tak ingin membiarkan masalah ini. MPPK mengusut hingga tuntas permainan dibalik semua ini.

MPPK menyinyalir, ada dugaan mark up pengadaan seragam di sejumlah sekolah di sini. Kasus penggelembungan harga seragam sekolah dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah. ”Surat laporan sudah saya kirim ke Semarang,” kata Bibit Suwantro, anggota MPPK, Jum’at (25/7).

Laporan tertulis MPPK tertuang dalam surat bernomor 001/MPPK/VII/204, tentang Pelanggaran Pengadaan Seragam Sekolah Siswa Baru. Laporan tertulis diterima langsung bagian Sekretaris Umum Kejakti, Jamsukin dan Bagian Pidsus Kejakti, Sufi Handayani.

Menurut Bibit, tindak korupsi seragam sekolah merupakan kejahatan sistematis dunia pendidikan. Ada dugaan kuat pembiaran dari penguasa di sini. “Makanya kami minta Kejakti turun tangan mengusut dugaan ini.”

Bibit menduga, praktik itu sudah berlangsung tiap tahun ajaran baru. Modusnya, orang tua peserta didik diwajibkan menyetor uang pengadaan seragam ke pengelola sekolah melalui koperasi sekolah. Sayangnya, harga di sekolah seringkali lebih tinggi ketimbang harga di pasaran. Pengadaan seragam ini melibatkan rekanan dari pengusaha konveksi asal Solo, Sasami.

MPPK melaporkan kasus ini dengan pertimbangan adanya pelanggaran peraturan PP No 17/2010, tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan, PP No 45/2014, tentang Pakaian Seragam Sekolah bagi Peserta Didik, Keputusan Bersama Disdikpora dan Kemenag 421/073 Tahun 2014, tentang Juknis Peserta Didik Tahun Baru.

Bupati Juliyatmono mengaku lepas tangan terkait dugaan mark uppengadaan seragam sekolah. Hingga saat ini, dirinya mengaku belum pernah menerima laporan terjadi dugaan mark up dari masyarakat ataupun Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora).

“Sesuai peraturan, sekolah mestinya tidak ada urusan dengan hal itu. Sejak awal, saya sudah menyampaikan biaya pendidikan gratis, mencakup biaya investasi dan operasional. Sedang biaya personal ditanggung masing-masing orangtua peserta didik. Nah, pengadaan seragam itu termasuk ke biaya personal”. (rol)

- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Porbi Padang Pariaman Nyatakan Dukungan Pada Pilkada Serentak 2020

Padang Pariaman, beritasumbar.com. Organisasi Porbi Kabupaten Padang Pariaman siap dukung Paslon Refrizal - Happy Neldi dalam Pilkada Bupati - Wakil Bupati Padang...

Biden Jangan Sok Kepedean, Pakar : 2016 Hillary Ungguli Survey, Buntutnya Tumbang

Dalam sejumlah jajak pendapat di Amerika Serikat (AS) jelang presidential election (Pemilihan Presiden) sang petahana Donald Trump masih tertinggal 8 bahkan 9...

Puti Elok Asal Payakumbuh Juara 1 Dalam Ajang Festival Randai Se Sumatera Barat

Payakumbuh --- Grup Randai asal Kota Payakumbuh berhasil menjadi pemuncak dalam Festival Randai se Sumatera Barat yang diselenggarakan oleh UPTD Taman Budaya...

Pilkada Ditengah Pandemi, Bagaimana Menurut Pembaca?

Pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 ditengah pandemi banyak mendapat tanggapan dari pengamat politik maupun kesehatan masyarakat. Bahkan ada yang mengusulkan pilkada diundur sementara...
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Sabar AS, Kearifan Lokal Harus Terus Dijaga

Pasaman,-Bakal calon Wakil Bupati Pasaman SABAR AS beserta rombongan hadiri tradisi buka ikan larangan di Jorong 5 Pertemuan Pasaman, Minggu, 30/8/2020

Irwan Prayitno: Satu Intinya Patuhi Protokol Kesehatan

Seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat beberapa hari belakangan, bahkan telah mencapai angka 90 orang per hari. Hal ini...

Syarat Kepala Daerah Menurut Rugawa LNT

TANAH DATAR, Menyikapi suasana politik menjelang pilkada kabupaten Tanah Datar pada Desember tahun 2020 mendatang, dinilai masih stagnan. Orasi yang didengungkanpun masih...

Pokdarwis Kabupaten Pessel, Diberi Pelatihan Sadar Wisata

Pesisir Selatan,BeritaSumbar.com,-Dinas Pariwisata ( Dispar) Provinsi Sumatera Barat, menggelar peningkatan dan pengembangan sadar wisata, yang diikuti penggiat pariwisatq maupun kelompok sadar wisata ( Pokdarwis),...
- Advertisement -