31 C
Padang
Jumat, Juli 19, 2024
spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Mahasiswa KKN Unand Sosialisasikan Pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) Sebagai Pemanfaatan Limbah Buah Jambu Biji
M

Kategori -
- Advertisement -

Penulis: Eji Rivani
Mahasiswa KKN Universitas Andalas
Di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman.

Laksanakan Kuliah Kerja Nyata di Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman, mahasiswa Unand mensosialisasikan pembuatan pupuk organik cair (POC) sebagai pemanfaatan limbah dari buah jambu biji. Kegiatan ini dilaksanakan di Korong Ampalu Tinggi Kalampaian pada Rabu (26/7/2023).

Pembuatan pupuk organik cair ini diketuai oleh mahasiswa Departemen Budidaya Tanaman Perkebunan, Reynaldi Renata. “Adanya pembuatan pupuk organik cair di sosialisasikan kepada masyarakat nagari khususnya kelompok tani guna pemnfaatan limbah buah jambu biji dan membantu masyarakat dalam perawatan tanaman dengan menggunakan pupuk yang ramah lingkungan,” jelas Rey saat sosialisasi pembuatan pupuk organik cair, Rabu (26/7/2023)

Rey menyebut bahwa pembuatan pupuk organik cair (POC) ini berasal dari bahan yang mudah dicari oleh masyarakat sekitar. Hal ini berguna agar masyarakat tani dapat memanfaatkan pupuk ini secara berkelanjutan dalam merawat tanaman tani mereka. Adapun alat yang digunakan berupa ember yang sudah dilubangi dengan kran, pisau, sarung tangan, solder/ bor listrik. Untuk bahannya seperti buah jambu biji yang sudah busuk atau yang tidak terpakai, dan jamur yang digunakan yaitu EM4 serta ditambahkan dengan gula merah (gula aren).

Ide pembuatan pupuk organik cair ini berasal dari banyaknya buah jambu biji yang terbuang atau tidak terpakai di perkebunan dan pekarangan rumah warga. Hal ini yang ingin dimanfaatkan sebagai bentuk inovasi dan membantu petani dalam hal pemupukan serta mengurangi pemakaian pupuk kimia yang akan merusak unsur hara pada tanah.

“Sosialisasi pembuatan pupuk organik cair yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Universitas Andalas ini merupakan salah satu inovasi baru dan pengganti penggunaan pupuk yang menjadi kendala di nagari Lareh Nan Panjang ini, yang selanjutnya diharapkan penggunaan pupuk ini dapat bersifat berkelanjutan.” Jelas Wali Nagari Lareh Nan Panjang Selatan, Zainal, S.S.T.Pi.

Lebih lanjut, dengan adanya pembuatan pupuk organik cair (POC) dari bahan baku limbah jambu biji ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga nanntinya akan dapat membantu sektor pertanian dan perkebunan masyarakat serta membantu mengurangi pengeluaran dalam pembelian dan penggunaan pupuk kimia yang berlebihan.

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img