24 C
Padang
Rabu, Januari 20, 2021
Beritasumbar.com

Kritik Kenaikan BBM Bersubsidi
K

Kategori -

Ditulis oleh: Irsyad Syafar (Anggota Legsilatif DPRD Provinsi Sumbar)

Pemerintah sangat sering mengatakan bahwa subsidi BBM hanya memberikan uang kepada orang kaya. Ratusan triliun habis dibakar untuk orang kaya. Betulkah demikian? Padahal orang kaya di Indonesia ini tidak lebih dari angka 10%. Selebihnya kelas menengah ke bawah. Bahkan para pengusaha pemegang kekayaan Indonesia tidak sampai angka 2% dari seluruh rakyat Indonesia.

Artinya, pemakai BBM bersubsidi mayoritasnya adalah rakyat miskin dan kelas menengah kebawah. Merekalah para tukang ojek, pengendara motor, pemilik angkot, biskota, sopir truk, mobil pribadi menengah ke bawah dll. Termasuk para penumpang umum, mereka adalah “pengguna” BBM bersubsidi secara tidak langsung.

Masuk juga ke dalam kelompok ini, para petani, nelayan dan pedagang-pedagang kecil yang berpindah dari satu pasar tradisional ke pasar yang lain, dari awal pekan ke akhir pekan. Total-total semua golongan tsb, mereka bisa lebih dari 150 juta orang.

Pemerintah menyatakan bahwa kenaikan 2000 rupiah bbm akan memberikan pemasukan 100 triliyun lebih bagi negara. Dan angka tersebut mayoritasnya berasal dari saku orang2 miskin dan menengah kebawah. Berarti negara ini diselamatkan oleh pengorbanan orang2 miskin. Orang kaya tak ada atau belum ada pengorbanan. Bahkan para pengusaha besar akan senang dengan kenaikan bbm ini, sebab pengusaha2 kecil akan gulung tikar.

Pemerintah menyatakan bahwa untuk mengantisipasi efek kenaikan bbm, rakyat miskin diberikan KIS, KIP dan KKS. Semua kartu2 ini anggarannya sudah ada sebelum bbm dinaikkan. Sebab kalau anggarannya belum ada, pemerintah tidak boleh mengeksekusinya. Harus ditetapkan dulu oleh DPR. Berarti kompensasi yang diberikan kepada rakyat bukanlah dari kenaikan bbm ini.

Pemerintah menjanjikan bahwa angka 100 triliun lebih itu akan digunakan untuk membangun infrastruktur, jalan, sekolahan, rumah sakit dan lain2. Kapan itu akan dilaksanakan? Jelas hanya bisa di APBN-P. Karena APBN sudah selesai. Kalaupun dipercepat, takkan mungkin sebelum bulan april 2015. Karena akan tender dulu, studi kelayakan dan sebagainya. Tapi rakyat miskin, melaratnya dari sekarang, membeli barang dan sembako dengan harga mahal dari sekarang, menanggung mahalnya transportasi dari sekarang.

Sementara orang kaya yang benar kaya, sudah lama tak pakai bbm subsidi, tak beli barang2 murah, sering belanja dengan standar atas. Mereka tidak terlalu dirugikan dengan naiknya bbm. Bahkan pedagang asing yang berjualan diindonesia, terutama jualan minyak, mereka sangat-sangat diuntungkan dengan kenaikan bbm. SPBU mereka mulai ramai didatangi kendaraan2 pribadi. Karena harga bbm mereka tidak jauh berbeda dengan bbm kita, sedangkan kualitasnya mereka bisa lebih baik.

Kalau semua ini adalah karena kebodohan sipengambil kebijakan, maka itu adalah sebuah musibah. Jika ini adalah pembodohan, maka musibah yang lebih besar. Jika ini adalah pesanan pihak asing atau aseng, atau pihak-pihak yang berkepentingan dibelakang penguasa, maka itu musibah yang lebih besar lagi.

Maka, hasbunallahu wa nikmal wakil… kita orang beriman harus semakin bertawakkal kepada Allah, memperkuat usaha dan menguatkan persatuan umat serta mencerdaskan rakyat agar tidak mudah terpedaya dengan citra dan pencitraan…

Jayalah negeriku, redhalah Tuhanku…

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

Berpasangan Dengan YB Dt Parmato Alam, Wawako Kalahkan Dirut Perumda Tirta Sago Di Nusa Bersinar Cup

Wakil Wali Kota Payakumbuh memenangkan pertandingan eksekutif saat pembukaan turnamen Nusa Bersinar Cup 2020 di lapangan PB. Nusa Kelurahan Nunang Daya Bangun (NDB), Sabtu (16/01) malam.
- Advertisement -

Erwin Yunaz Kunjungi SMKN 1 Payakumbuh

Lakukan kunjungan ke SMKN (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri) 1 Payakumbuh, Wakil Walikota Erwin Yunaz disambut langsung oleh kepala sekolah SMKN 1 Yunita Rosanti di ruang kerja bersama beberapa orang guru, Senin (18/1/2021).

Melahirkan Kepercayaan Masyarakat Untuk di Vaksinasi

Untuk lahirkan Kepercayaan Masyarakat Pada Vaksin Covid-19 pemerintah perlu lebih transparan soal vaksin Covid-19, terutama pada aspek keamanan dan biaya.
- Advertisement -

Pemko Payakumbuh Gelar Rapat Sekolah Tangguh

Menindaklanjuti persiapan program sekolah tangguh pada rapat evaluasi covid 19 beberapa waktu lalu, Pemerintah Kota Payakumbuh menggelar Rapat persiapan sekolah tangguh yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Payakumbuh, Rabu(13/1/2021).

Silaturahmi Dengan Paguyuban Jawa Di Payakumbuh, Ini Kata Walikota

Wali Kota Riza Falepi menerima kunjungan dari perwakilan masyarakat suku jawa yang berada di Kota Payakumbuh yang dikenal dengan nama Paguyuban Saduluran Ngapak dan Paguyuban Pakuwojo di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Payakumbuh, Minggu (17/1).
- Advertisement -

Tulisan Terkait

Darurat Gempa Majene! Segera Bantu Saudara Terdampak!

Dilansir laman resmi BNPB, Data per Jumat (15/1), pukul 06.00 WIB, BPBD Mamuju melaporkan korban meninggal dunia 3 orang dan luka-luka 24. Sebanyak 2.000 warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sedangkan kerugian material berupa kerusakan, antara lain Hotel Maleo dan Kantor Gubernur Sulbar mengalami rusak berat (RB). Jaringan listrik masih padam pascagempa.

Melahirkan Kepercayaan Masyarakat Untuk di Vaksinasi

Untuk lahirkan Kepercayaan Masyarakat Pada Vaksin Covid-19 pemerintah perlu lebih transparan soal vaksin Covid-19, terutama pada aspek keamanan dan biaya.

Waspadai ! Perbudakan Intelektual dibalik Akreditasi Perguruan Tiggi

Perguruan Tinggi / Kampus adalah salah satu wadah pendidikan yang sangat berperan penting untuk kemajuan peradaban bangsa dengan mencetak para intelektual yang berkualitas. Melalui keilmuan yang dimilikinya mereka akan terjun kemasyarakat untuk menyelesaikan berbagai problem yang dihadapi.

Menkes: Bantu para Tenaga Medis dengan Patuhi Protokol Kesehatan

Upaya keras pemerintah dalam menghadapi dan menangani pandemi Covid-19 di sisi hilir tidak akan lengkap bila tanpa dibarengi dengan upaya di sisi hulu atau pencegahan. Maka itu, kesadaran seluruh pihak untuk melakukan upaya proaktif mencegah penyebaran Covid-19 amat diharapkan.

Keuntungan Berbisnis Kotoran

Mungkin agak tekesan jorok istilah keuntungan berbisnis kotoran ini kita dengar. Tapi hal ini sangat membantu meningkatkan ekonomi para petani. Kotoran disini yang dimaksud adalah kotoran binatang ternak seperti sapi, kambing, kerbau atau lainnya yang banyak di pelihara masyarakat.

Universitas Bung Hatta Padang Tekan MoU dengan Yayasan Madani

Kamis 17 Desember 2020, bertempat di ruang Rektorat Universitas Bung Hatta Padang telah ditanda tangani kesepakatan atau MOU antara universitas Bung Hatta Padang dengan Yayasan Madani yang mempelopori gerakan Kembalikan Marwah Minangkabau.

Politik Dinasti dan Gerbang Meritokrasi

Bagi banyak individual, tata aturan kekerabatan tidaklah secara teoritis mengesampingkan aturan politik. Menurut definisi morgan terdahulu, kekerabatan megatur keadaan socitas dan yang kedua mengatur civitas. Atau menggunakan terminologi yang sering digunakan sekarang ini yang pertama merujuk pada struktur-struktur respositas dan kedua merujuk pada dikotomi yang jelas.

Simalakama Pandemi: Liburan atau Stay at Home?

Oleh : Niken Februani dan Siska Yuningsih - Mahasiswa Biologi FMIPA Universitas Andalas Corona sudah menjadi beban dunia sejak pertama kalinya China melaporkan adanya penyakit...

Budidaya Sri Rejeki, Pilihan Bisnis Santai Namun Menjanjikan Saat Pandemi

Oleh: Iga Permata Hany & Jelita Putri Adisti Mari mengenal salah satu jenis tumbuhan yang sedang marak dibudidayakan dikalangan ibu-ibu saat ini, siapa lagi kalau...

Indikasi Bunuh Diri Relawan Covid-19 China di Brasil, Ada apa dengan Pengujian Klinis Vaksin Covid-19?

Oleh : Ramadhila Sari - Penulis adalah Mahasiswa Biologi Universitas Andalas Kasus infeksi Covid-19 meningkat di 80 negara sebagian orang di belahan bumi utara menghabiskan...
- Advertisement -