Jakarta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengakui partisipasi Pilpres 2014 menurun dan tidak sesuai target yaitu 75 persen dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT).

“Secara kuantitas menurun, secara kualitas jauh lebih hiruk pikuk,” kata Ketua KPU Husni Kamil Manik di kantornya, Kamis (24/7/2014)

KPU mengklaim Pilpres 2014 lebih ramai diperbincangkan ketimbang Pemilu 2004 dan 2009.

“Penerimaan masyarakat menyaksikan debat yang disiarkan oleh lembaga penyiaran, kita hanya kalah dengan siaran bola, dan itu partisipasi juga,” ujarnya.

Pada proses rekapitulasi masyarakat juga aktif mengikuti web KPU yang mempublikasi form C1 (rekap tingkat TPS). Ada pihak yang menghitung sendiri, bukan hanya orang-orang kampanye, masyarakat umum juga.

“Ada yang merespon hasil-hasil itu langsung ke kami juga. Ini adalah bentuk pengawalan yang baik,” ujarnya. (inilah/rok)

loading...