Padang – Kepengurusan KNPI Kota Padang periode 2012-2015 akan berakhir. Untuk memilih kembali kepengurusan terbaru, KNPI menggelar Musyawarah Kota (Muskot). Direncanakan, Muskot XIII dilaksanakan akhir September ini.

Ketua Organization Committee Panitia Pelaksana Muskot KNPI Kota Padang, Yaldi mengatakan Muskot pemilihan pengurus KNPI Kota Padang periode 2015 – 2018 akan digelar 29 September ini.

“Muskot XIII KNPI akan kita laksanakan di Hotel Mercure,” terangnya, kemarin.

Muskot XIII KNPI Padang akan melewati sejumlah tahapan pelaksanaan. Sebelum dilakukan pemilihan kepengurusan, akan dilaksanakan sosialisasi agenda Muskot XIII selama dua hari, 13-14 September. Kemudian dua hari setelah itu, Rabu (15/9), panitia pelaksana Muskot membuka pendaftaran bakal calon Ketua KNPI.

“Pendaftaran kita buka selama sembilan hari, 15 hingga 23 September. Syarat bagi bacalon yang mendaftar harus didukung oleh 4 PK dan 1 OKP. Seiring dengan itu di hari yang sama kita juga menerima pendaftaran OKP serta penyerahan rekomendasi calon pengurus KNPI periode 2015 – 2018 dari PK KNPI dan OKP tingkat kota,” tambah Yaldi.

Setelah dilakukan penjaringan bacalon Ketua KNPI, panitia pelaksana Muskot diagendakan akan menerima berkas pendaftaran dari bacalon tersebut, Kamis (24/9). Sehari setelah itu dilakukan verifikasi berkas calon.

“Seleksi administrasi dilakukan 26 September. Mereka yang lolos administrasi akan kita umumkan 27 September,” tukuk Yaldi.

Panitia pelaksana dan panitia pengarah Muskot KNPI XIII ini ditetapkan setelah rapa pleno DPD KNPI Kota Padang pada 7 Juli lalu. Seluruh personalia panitia Muskot tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Keputusan DPD KNPI Kota Padang Nomor: 005/KPTS/SEK/VII/2015.

“Setelah ditunjuknya panitia Muskot, dengan itu artinya pengurus KNPI periode 2012-2015 dalam posisi demisioner,” tegas Ketua KNPI Kota Padang, Andree H. Algamar.

Andree berharap pada Muskot kali ini akan banyak bermunculan kader yang mendaftarkan diri sebagai calon Ketua KNPI untuk masa selanjutnya. Calon Ketua KNPI tentunya diharapkan sesuai dengan UU Nomor 40 tentang Kepemudaan dimana pemuda haruslah berusia di bawah 30 tahun dan di atas 16 tahun.

“Kita harapkan Muskot berlangsung damai dan badunsanak. Semoga nantinya pemuda yang terpilih akan lebih baik dari sebelumnya dan mampu mewujudkan mimpi kita untuk memiliki ‘youth center’,” papar Andree. (Charlie)

loading...