spot_imgspot_img
Beritasumbar.com

Inisiasi Pengembangan Wisata Edukasi di Kawasan Bukit Nobita Kota Padang
I

Kategori -
- Advertisement -

Padang,BeritaSumbar.com,- Bukit Nobita merupakan salah satu destinasi wisata baru di Kota Padang Sumatera Barat untuk menikmati lanskap Kota Padang dari ketinggian. Bukit Nobita sebenarnya bernama Bukit Batu Jarang, penamaan Bukit Nobita terinspirasi dari bukit belakang sekolah Nobita di dalam film kartun Doraemon yang mempunyai pemandangan bagus.

Banyaknya milenial yang berkunjung ke tempat tersebut, membuat nama Bukit Nobita menjadi viral dan kemudian dibranding oleh masyarakat dan Pemerintah Kota Padang tujuan wisata. Bukit Nobita sendiri bisa ditempuh sekitar 20 menit dari pusat Kota Padang dengan jarak sekitar 10 kilometer.

Dalam pengembangan kawasan wisata Bukit Nobita, Pemerintah Kota Padang bekerjasama dengan FMIPA UNAND. Tim dari FMIPA UNAND kemudian menawarkan Bukit Nobita untuk dikembangkan menjadi wisata edukasi sains yang melibatkan masyarakat, perguruan tinggi, dan pemerintahan. Pada hari Kamis, 30 Juni 2022, Tim dari FMIPA UNAND yang terdiri dari beberapa orang dosen dari Jurusan Biologi, Matematika, Kimia, dan Fisika bertemu dengan pejabat dan tokoh masyarakat Kelurahan Kampung Jua Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang.

Tim diketuai oleh Dr. Resti Rahayu dan didampingi oleh Wakil Dekan I FMIPA UNAND Dr. Mahdhivan Syafwan. Turut juga hadir Dr. Admi Nazra, Dr. Matlal Fajri Alif, Dr. Aadrean, Robby Jannatan, M.Si, Mutya Vonnisa, M.Sc, dan Ahmad Fauzi Pohan, M.Sc. Pertemuan dilakukan di kantor lurah Kampung Jua Nan XX, tim FMIPA disambut oleh Lurah Hj. Yuliar, S.Sos., MM  bersama jajaran Kelurahan dan tokoh-tokoh masyarakat.

Tim FMIPA akan mengintegrasikan pengembangan kawasan wisata edukasi Bukit Nobita ini dengan pengabdian kepada masyarakat, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dan KKN tematik. Kegiatan pengembangan Kawasan Bukit Nobita yang akan dilaksanakan dari bulan Juli hingga Desember 2022. Program-program tersebut merupakan hasil kolaborasi dari Jurusan Fisika, Matematika, Biologi dan Kimia. Kegiatan yang ditawarkan oleh Jurusan Fisika adalah penyuluhan tentang mitigasi bencana (gempa dan longsor) untuk masyarakat tanggap bencana dan potensi air bawah permukaan di kawasan wisata.

Jurusan Marematika akan mengembangkan program kemah matematika tingkat SD, SLTP dan SLTP yang nantinya Bukit Nobita akan menjadi salah satu destinasi kemah edukasi pagi para siswa sekolah dasar dan menengah. Jurusan Biologi akan mengembangkan budidaya galo-galo untuk bekal suvenir dan oleh-oleh dalam rangka peningkatan perekonomian masyarakat di tempat wisata dan pemberian nama ilmiah tumbuhan bernilai konservasi tinggi sebagai edukasi konservasi bagi para pengunjung. Jurusan Kimia akan melakukan pelatihan praktikum kimia sederhana dan penyuluhan potensi kulit pisang untuk pembuatan sabun ramah lingkungan yang juga bisa dikembangkan nantinya menjadi oleh-oleh atau souvenir bagi pengunjung.

Lurah Kampung Jua Nan XX yang akrab disapa Ibu Yuliar ini menyambut dengan baik inisiasi yang diajukan oleh FMIPA dalam melakukan pengembangan wisata edukasi di Kawasan Bukit Nobita dan meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar. Dr. Madhivan Syahwan selaku Wakil Dekan 1 FMIPA mengharapkan kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga nantinya Bukit Nobita sebagai Kawasan Wisata Edukasi bisa terwujud seiring dengan pembangunan infrastruktur pendukung.

Tokoh masyarakat yang hadir juga menyambut dengan baik kegiatan yang akan dilakukan dan berharap nanti Pemerintah Daerah juga memberikan perhatian khusus dalam pengembangan jalan yang ada di kawasan wisata Bukit Nobita. Rangkaian kegiatan yang dilakukan oleh tim FMIPA UNAND ini diharapkan menjadi salah satu bentuk peran perguruan tinggi dalam pengembangan daerah dan masyarakat khususnya di Sumatra Barat.

Oleh: Robby Jannatan, M.Si.,
Dosen Biologi FMIPA UNAND

- Advertisement -
- Advertisement -

BERITA PILIHAN

- Advertisement -
- Advertisement -

Tulisan Terkait

- Advertisement -spot_img